MENGATASI WABAH PEMURTADAN (12)

PERLAWANAN PENYELENGGARA PEMERINTAH

Dunia ini adalah arena pertarungan, begitu kata orang bijak. Banyak
pertarungan terjadi, mulai dari pertarungan antar pribadi, kelompok,
kepentingan sampai pertarungan keyakinan. Masing-masing peserta pertarungan
itu berebut piala kemenangan dan tak satupun ingin kalah. Umat Islam adalah
salah satu peserta pertarungan itu.

Dibidang keyakinan, pertarungan sengit terjadi antar umat Islam dan Kristen,
mereka berebut wilayah penyebaran aqidah. Umat Islam berada dalam posisi
bertahan, mereka kerepotan mempertahankan wilayahnya dari serbuan misionaris
Kristen. Umat Kristen ingin menaklukan umat Islam dibawah bendera Yesus
Kristus. Targetnya umat Islam murtad. Dan menjadi domba yang jinak dibawah
asuhan Kristiani.

Untuk itu semua lini pertahanan umat Islam harus diperkuat. Semua kekuatan
harus mengambil peran secara maksimal. Saudara kita yang tergabung dalam
penyelenggara pemerintahan di negeri ini, merupakan kekuatan yang luar biasa
dalam agenda pertahan aqidah umat Islam, untuk itu perannya sangat
diharapkan oleh umat. Karena ia diberi hak secara legal untuk mengolah
negara ini.

Sekarang peran apa yang bisa dimainkan oleh saudara kita yang berposisi
sebagai penydenggara pemerintahan? Menurut hemat penulis peran yang paling
mungkin dimainkan adalah peran pengambilan kebijakan. Seorang pejabat
diharapkan mengupayakan lahirnya kebijakan yang mampu melindungi umat Islam
dari bencana Kristenisasi.

Tidak saatnya lagi kita ragu berbuat untuk kepentingan Islam, sebab kita
punya kewajiban terhadap sesama muslim untuk saling melindungi. Soal negara
kita punya warga negara yang beragam, jangan pula membuat kita ragu untuk
berpihak, sebab ini merupakan. Peluang amal besar yang diberi Allah untuk
mendulang pahala sebagai bekal menghadap-Nya. Jangan disia-siakan kesempatan
yang ada ditangan, ambillah pena anda dan berfikirlah untuk membuat
kebijakan yang bisa melindungi umat ini.

Sudah saatnya seorang pejabat pemerintah dan kalangan muslim berpihak secara
penuh terhadap umat, sebagaimana orang Kristen beipihak kepada umatnya.
Posisi yang ada digunakan untuk kepentingan umat dengan jalan membuat
kebijakan yang bisa menghindari umat dari bahaya Kristenisasi. Seperti;
Undang-undang, Peraturan Daerah, dan lainnya. Yang penting adalah adanya
semangat keberpihakan umat dalam menghadapi masalah ini.
(bersambung)



____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke