Sambungan berita ini :
----------------------

Fokal Ancam Segel Kantor KAN
*Jika Tuntutan Bersatunya Ninik Mamak Tak Direspon
Oleh Redaksi Selasa, 12-Oktober-2004, 04:50:56 21 klik

Lubukbasung, Padek-Para pemuda Kenagarian Lubukbasung yang tergabung dalam
Forum Komunikasi Peduli Nagari Lubukbasung (Fokal) bereaksi keras, menyusul
tidak diresponnya tuntutan mereka agar dua kepemimpinan lembaga KAN di
Nagari Lubukbasung membubarkan diri.

Bahkan mereka memprotes pernyataan Ketua KAN Lubukbasung, M Dt Maruhun yang
menyebut tidak adanya perpecahan di Nagari Lubukbasung dan balik menuding
para pemuda mengeluarkan pernyataan asal bunyi.

Menurut para pemuda, kondisi Nagari Lubukbasung saat ini semakin memilukan,
karena tidak adanya itikad baik kalangan ninik mamak untuk berdamai dengan
ninik mamak lain, yang justru berpengaruh terhadap pembangunan Nagari
Lubukbasung. Bahkan para pemuda ini juga mengaku takkan mengakui hasil
pertemuan Rabu (13/10) besok yang disponsori walinagari Lubukbasung.

Pernyataan keras Fokal ini, disampaikan 19 anggota Fokal di gedung PWI
Perwakilan Agam, menyusul tanggapan ketua KAN Lubukbasung, M Dt Maruhun
sebelumnya. Seperti disampaikan juru bicara Fokal, Drs Marzaini, Oki
Rinaldi, Vera Cristian, Yu Naro, Bujang, ING dan beberapa anggota lain
kepada wartawan sore kemarin, kondisi riil saat ini justru sudah
memperlihatkan terjadinya perpecahan ninik mamak.

Secara prinsip, Fokal yang menginginkan adanya persatuan ninik mamak dan
satu visinya kalangan ninik mamak memandang permasalahan nagari, merupakan
anti klimaks perjuangan mereka, bahkan seluruh anggota Fokal siap menempuh
apapun bentuk resiko yang akan terjadi, menyusul aksi mereka.

Bahkan kemarin, Marzaini menyampaikan ungkapan prihatin dan kecewa. Pasalnya
aksi dan aspirasi mereka justru ditanggapi berbeda, bahkan justru mencari
akar permasalahan lain yang intinya tidak berupaya menyelesaikan benang
kusut yang sudah puluhan tahun terjadi di Nagari Lubukbasung.

Secara tegas, Fokal menolak adanya rencana pertemuan yang akan digelar Rabu
besok di kantor Nagari Lubukbasung, bahkan mereka mengancam akan menyegel
kantor KAN yang belum diserahterimakan pemakaiannya dari panitia pembangunan
pada nagari tersebut Rabu besok, jika aspirasi mereka belum dibahas.

Bahkan menurut Marzaini, pihaknya justru prihatin dengan mencuatnya
serangkaian isu terutama aksi Fokal didanai dan diback-up penuh oleh IKSA
Padang. Padahal aksi mereka justru dilandasi keinginan murni untuk
menyatukan komponen ninik mamak dan membentuk pengurus KAN yang betul-betul
menjiwai semangat adat yang berlaku di Minagkabau.

"Termasuk adanya isu akan dibentuknya Fokal tandingan, jika prinsip dan
tujuan riilnya sama, takkan ada masalah, kita akan berikan dukungan, yang
penting ninik mamak bersatu dan pembangunan di Nagari Lubukbasung berjalan
baik,"tegasnya serius.

Beberapa pengurus Fokal Lubukbasung itu juga mengungkap beberapa masalah
krusial, termasuk sudah terjadinya aksi bakuhantam antar sesama ninik mamak
yang justru dipicu perpecahan yang terjadi di kalangan ninik mamak
Lubukbasung. "Jita kondisi ini dipertahankan terus, akan terjadi kasus yang
lebih brutal,"ulas Yu Naro dengan nada tinggi.

Sementara upaya koran ini untuk mendapatkan pernyataan resmi dari berbagai
lembaga resmi di nagari Lubukbasung tak berhasil hingga Senin sore kemarin,
namun disebutkan jadwal pertemuan ninik mamak Rabu besok, akan tetap
berlanjut sesuai dengan agenda yang sudah ditetapkan sebelumnya. (men)



____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke