Imam baru saja selesai mengucapkan salam penutup shalat subuh
berjamaah pagi ini, ketika mata Salihamidzic tertumbuk pada sesosok
tubuh yang sangat dia kenal.

" Jamal ? " ucapnya berdesis.

Sosok tubuh itu seperti tidak menyadari keterpanaan Salihamidzic.
Dia terus beranjak dan melangkah ke luar masjid.

Salihamidzic buru-buru bangkit dari duduknya dan berusaha meng-
hampiri Jamal. Tubuh itu terus berjalan keluar masjid dan mulai
menapaki tangga?tangga dari besi putih mengkilat menuju ke atas..

Menuju ke atas ? yah, Salihamidzic melihat sendiri Jamal berjalan
menapaki tangga-tangga itu menuju ke atas..

" Jamaluddin " panggil Salihamidzic dengan sedikit berteriak dan
hup.. dengan cepat dia berhasil memegang betis Jamal sehingga
langkahnya terhenti.

Sepintas Jamal menoleh ke arah Salihamidzic?

Deg, sesuatu berdesir didada Salihamidzic, wajah Jamal begitu bersih
dan bercahaya bak bulan purnama. Kok bisa..? batinnya bertanya.

" Apa yang terjadi denganmu Jamal ? "

Jamaluddin tersenyum, " Allah telah mengampuni dan merahmatiku "

" Tapi kami tidak menemukan tubuhmu, tiga hari lamanya
kami mencari.."

" Allah yang menjaganya. Pada hari Operation Badar itu, aku masuk
menerobos bunker Serbia, memberondong mereka sampai sesuatu
terasa menusuk keningku. Kemudian aku terbang jauh keatas dibimbing
oleh dua malaikat meninggalkan tubuhku yang terkapar di bumi.
Di setiap gerbang yang kulewati, mereka mengucapkan salam kepadaku.."

" Apakah ada teman-teman yang lain bersamamu "

" Pada hari Operation Badar itu, sebuah pintu terbuka dilangit. Ruh-Ruh
para syuhada terbang melewati pintu itu dan masuk ke syorga manapun
yang mereka sukai ". Jamal perlahan melepaskan pegangan Salihamidzic
pada betisnya.

" Lalu kapan giliran kami yang disini " Tanya Salihamidzic, seperti
belum ingin melepaskan tangannya dari kaki Jamaluddin.

Jamaluddin hanya tersenyum dan menapaki tangga-tangga itu, terus ke atas..
sampai hilang dari pandangan Salihamidzic.

= = = = =

Bunyi dentuman mortir yang secara tiba-tiba telah membangunkan
Salihamidzic dari mimpinya. Ia terbangun dan sejanak terpana..

" Subhanallah, aku ternyata bermimpi.."
....
= = = = =

Disepanjang zaman dan di semua tempat di bumi ini, Allah selalu memberikan
kesempatan kepada umat terbaiknya untuk berjihad di jalan-Nya.

Para mujahidin di belahan bumi manapun, berjihad dengan senjata melawan
orang-orang yang telah berbuat zalim di atas muka bumi ini. Para Da'i,
berjuang menyerukan amar ma'ruf dan mencegah terjadinya kemungkaran.
Para pedagang, karyawan, guru, nelayan, mahasiswa, pemimpin, mereka juga
berjuang untuk melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah atas diri-diri
mereka. Mencari nafkah, memakmurkan bumi, mendidik tunas-tunas bangsa,
menjadi pengawal aqidah umat, mensejahterakan makhluk hidup lainnya.

Semoga kita termasuk ke dalam barisan para pejuang ini...

= = = = =

" Salam buat para syuhada di Operation Badar, 10 September 1995,
sebuah operasi yang dilancarkan para mujahidin Bosnia terhadap
pasukan Serbia di tanah Balkan, tanah para syuhada.."

" Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan
Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan
mendapat rezki ". (QS  3 :169)

(Ronald, Jkt pagi hari di 19 okt 04)



--

This e-mail may contain confidential and/or privileged information. If you are not the 
intended recipient (or have received this e-mail in error) please notify the sender 
immediately and destroy this e-mail. Any unauthorized copying, disclosure or 
distribution of the material in this e-mail is strictly forbidden.



____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke