MEMBAHAS
FIKIH LINTAS AGAMA (FIKIH PARAMADINA)
(18)

Oleh :
Drs. H. HARTONO AHMAD JAIZ
AGUS HASAN BASHORI, Lc. M.Ag
------------------------------

PUNCAK PEMBATALAN SYARIAT ALLAH

Telah tuntas pembahasan tentang nikah beda agama. Telah terkuak kesembronoan
FLA yang sangat menyesatkan umat Islam dan bermuatan pemurtadan itu. Narnun
masih ada pernyataan yang lebih gawat lagi dari FLA, dan merupakan puncak
pembatalan Syariat Allah Subhanahu wa Ta'ala. Yaitu ungkapan FLA:

"... amat dimungkinkan bila dicetuskan pendapat baru, bahwa wanita Muslim
boleh menikah dengan non Muslim, atau pernikahan beda agama secara lebih
luas amat dibolehkan, apapun agama dan aliran kepercayaannya. (FLA, halaman
164).

Ungkapan "pernikahan beda agama secara lebih luas amat dibolehkan, apapun
agama dan aliran kepercayaannya" (FLA, halaman 164) itu adalah pembatalan
syariat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang jelas tercantum di dalam Al-Qur'an:

"Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu
perempuan-perempuanan yang beriman, maka hendaklah kamu uji (keimanan)
mereka. Allah lebih mengetahai tentang keimanan mereka; maka jika kamu telah
mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman maka janganlah kamu kembalikan
mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal
bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi
mereka. Dan berikanlah kepada (suami-suami) mereka mahar yang telah mereka
bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada
mereka maharnya. Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan)
dengan perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu minta mahar yang telah
kamu bayar; dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah mereka bayar.
Demikianlah hukum Allah yang ditetapkan-Nya di antara kamu. Dan Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Bijaksana. " (Al-Mumtahanah: 10)

Juga ayat AI-Qur'an:

"Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman.
Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dan wanita musyrik,
walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang
musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya
budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu.
Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan
izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada
manusia supaya mereka mengambil pelajaran ". (Al-Baqarah: 221)

Karena tim penulis FLA sudah terbukti ungkapannya yang menggugurkan dan
membatalkan syariat Allah dengan tulisannya seperti itu, maka pembicaraan
mereka mengenai pembatalan-pembatalan syariat Allah Subhanahu wu Ta'ala yang
ada didalam Hadits di antaranya tentang tidak saling mewarisi antara Muslim
dan kafir, sudah kami cukupkan dengan apa yang telah kami singgung di bab
lain. Astaghfirullahalazhiem!
(tammat)
--------------------------
Bagi dunsanak yang ingin mambaca pembahasan FLA secara utuh dan dilengkapi
dengan matan Hadist dan Ayat Al-Qur'an atau lihat sumber / reverensi klik
di : http://www.geocities.com/al_haqa/fla.html

Baca juga :
1. "Kerancuan Metodologi Draft Kompilasi Hukum Islam" Pantas disebut dengan
Komunis !?
Draf Kompilasi Hukum Islam (KHI) yang disusun oleh Tim Pengarusutamaan
Gender (PUG) bentukan Departemen Agama telah memicu kontroversi besar di
kalangan umat Islam Indonesia. Bagi banyak kaum Muslim, belum terbayangkan,
dari perut Departemen Agama, akan keluar satu rancangan keputusan penting
yang membongkar sejumlah aspek hukum Islam yang 'mapan' dan telah disepakati
keabsahannya sejak zaman Nabi Muhammad saw.... baca selengkapnya klik di :
http://www.swaramuslim.net/more.php?id=2443_0_1_0_M

2. "Pelajari Filsafat Harus Kuat Akidah",
Tidak ada ilmu yang tidak berguna, semuanya saling melengkapi. Walaupun
harus diakui pertentangan atau kontroversi dalam suatu disiplin ilmu kerap
terjadi. Tak terkecuali adalah filsafat. Apalagi filsafat adalah ilmu yang
mengedepankan rasio, akal, pikiran, sehingga masalah yang tidak terlihat
bisa diperdebatkan di dunia filsafat. Belum lagi ditambah filsafat adalah
ilmu yang membicarakan tentang manusia, agama, tuhan,liberalisme, atheisme,
marxisme, dan komunisme, yang terkadang bertentangan dengan Islam.....
baca selengkapnya klik di :
http://www.swaramuslim.net/more.php?id=2441_0_1_0_M

3. "Oknum mahasiswa yang telah menghina Islam wajib dihukum mati. Hal ini
sesuai dengan fatwa FUUI No 02/Dzulqo'idah/1421, mengenai Penghinaan
Terhadap Islam"

Jumat, 27 September 2004, sore hari. Ratusan mahasiswa Universitas Islam
Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, melakukan prosesi penerimaan mahasiswa
baru atau yang biasa disebut taaruf.Sebagai institusi Islam, taaruf juga
akan mempelajari masalah keislaman secara sepintas. Mereka akan mempelajari
bagaimana Islam dulu, kini, dan masa depan, serta bagaimana peluang UIN
dalam kehidupan bermasyarakat pada masa depan.

Pada hari itu pula, panitia yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa,
akan memperkenalkan seluruh organisasi mahasiswa yang berada di lingkungan
UIN. Di saat pembawa acara memanggil setiap jurusan untuk maju ke atas
panggung dan memperkenalkannya, suara riuh dan sorak sorai mahasiswa baru
menggema. Bahkan tidak segan mereka melakukan tepuk tangan dan mengikuti
ucapan Allahu Akbar, ketika diinstruksikan oleh senior di jurusannya.

Hal berbeda terjadi pada Fakultas Ushuluddin. Fakultas yang terdiri dari
lima jurusan yakni, Sosiologi Agama, Perbandingan Agama, Tafsir Hadits, dan
Aqidah Filsafat ini, disambut dengan tangisan sebagian mahasiwa. Bagaimana
tidak, sejak memasuki ruangan fakultas ini dan menaiki panggung, seorang
dari mehasiswa yang menjadi pembawa acara untuk fakultas itu, memulai dengan
perkataan, ''Selamat bergabung di area bebas tuhan''.

Jurusan Sosiologi Agama punya gaya sendiri menyambut yuniornya. ''Mahasiswa
sosiologi agama adalah insan kreatif inovatif yang sosialis demokratis. Beri
kesempatan kepada teman-teman kami yang senantiasa mencari tuhan,'' ungkap
ketua himpunan jurusan sosiologi agama. Pernyataan yang lebih menakutkan
keluar dari mulut salah satu diantara mereka. ''Kami tidak ingin punya tuhan
yang takut pada akal manusia,'' katanya. Namun perkataan itu tidaklah
berarti ketika seorang mahasiswa dari jurusan Aqidah Filsafat, mengepalkan
tangan dan meneriakkan, ''Kita berdzikir bersama anjing hu akbar,''
teriaknya lantang.

Acara taaruf pun segera berbuah kecaman. Ulama Bandung, Athian Ali M Dai,
menyatakan benih-benih materialis, atheis, dan komunis ternyata telah tumbuh
liar dan mencemarkan integritas dan citra UIN SGD Bandung. Ditambahkannya,
benarkah hanya IAIN saja yang mengalami nasib seperti ini? Karena yang
sangat faktual kader-kader anti Islam dan anti tuhan mulai menampakkan diri
secara jalang.

Menurut Athian, ilmu filsafat memang gampang menjadikan orang 'terpeleset'.
Hal ini disebabkan filsafat sering melogikan tuhan. Padahal tuhan mempuanyai
dogma dan tidak bisa dilogikakan oleh siapapun. Karena tuhan adalah zat yang
paling mulia. ''Mereka dari jurusan aqidah filsafat, jadi sebenarnya apakah
aqidah yang di filsafatkan atau filsafat yang di aqidahkan?'' katanya.
Karena, sambung Athian, kalaupun Aqidah yang difilsafatkan, hal ini tidak
akan terjadi. ... baca selanjutnya klik di :
http://www.swaramuslim.net/more.php?id=2434_0_1_0_M

Wabillahittaufiq wal hidayah.
Mohon maaf,
Wassalamualaikum, ww
Z. Rangkayo Mulie











____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke