Waalaikumsalam.Wr.Wb.
Sekali lagi Tanggapan saya tetap pada semula: "
Silahkan sanak berpendapat sebagai pendapat sanak,
biarkan saya berpendapat sebagaimana saya ".
Sanak baru mengemukakan dalil, saya sudah
berkali-kali.Okay,.namun tetap saya sebagaimana
pendapat saya yang terdahulu, saya hargai pendapat
sanak, karena tetap kita akan berbeda dalam memandang
agama itu.
Bukankah sudah dari awal saya katakan, sanak
mengatakan boleh marah , tetapi saya tetap mengatakan
" Wajib Marah " ( dalam koridor agama ) ( karena saya
juga punya dalil untuk itu yang telah saya kemukakan.
Tapi saya ngak berani mengatakan " Ulama yang salah
dalam berfatwa dan sampai salah masuk neraka ".
Karena saya tahu betul ijtihad ulama akan dapat
pahala.Benar ataupun salah.itu sebabnya saya selalu
menghargai perbedaan pendapat orang lain, yang jelas
berbeda dengan saya, saya tahu kebenaran yang hakiki
dari Allah, itu sebabnya selalu saya katakan "
Kebenaran dari Allah ".
Karena saya yakin memang benar dari Allah, tidak ada
kontradiksi di dalamnya. hanya manusia saja yang
berbeda dalam menafsirkannya.
Sekali lagi semoga saya tidak pernah sebagaimana yang
pernah sanak lakukan pada orang lain, dengan
mengatakannya " Kafir ", sementara saya hanya sebatas
menyampaikan : " Perbuatannya seperti orang kafir ".
Dua kalimat yang berbeda, jangan samakan bemo dengan
pesawat meskipun sama-sama roda tiga. Jangan samakan
helm dengan payung meski kedua-duanya sama-sama untuk
melindungi.
Dan sebagaimana yang saya katakan dari awal juga : "
Ajaran agama itu tergantung dari si penerimanya " ,
sanak bertanya, saya menjawab, tugas saya sudah
selesai.
Silahkan sanak dengan pendapat sanak, saya tetap pada
pendapat saya. Sanak mungkin merasa benar dengan
pendapat yang sanak kemukakan itu, dan itu saya
hargai, tetapi izinkan saya juga tetap sebagaimana
pendapat saya karena saya yakin juga itu benar karena
saya juga punya dalil dan hujjah untuk itu, tolong
hargai pendapat saya, jangan ngotot terus.
Wassalam. Rahima.
--- IkhWah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalamualaikum wr wb,
> Menurut Sanak Azhari, bahwa suatu debat itu mestilah
> Hujjatul Syar�I vs Hujjatul Syar�i. Tapi perlu saya
> jelaskan, bahwa ini bukanlah debat. Berawal dari
_______________________________
Do you Yahoo!?
Declare Yourself - Register online to vote today!
http://vote.yahoo.com
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________