> Pandapek sanak Mus tapek sakali. Nan sikap melayani (service mindset) > ko, iyo agak maha di awak. Mungkin karano awak bapandapek bahwa karajo > malayani tu randah.
Ass,wr,wb, th 1996-97, ambo ikut memberikan training pada minggu2 pertama Sedona Bumi Minang (padang) beroperasi. Menurut pendapat ambo pribadi, saat itu semua staff termotivasi utk bisa BERKARIR di industri jasa ini, maka dari itu, training yg kami sediakan amat sangat di minati. bila kemudian hari, para staff yg awalnya sangat termotivasi ini bisa menjadi pesimis dan kehilangan service-mind set nya, menuruik ambo itu bisa terjadi karena staff mulai berpikir bhw kesempatan BERKARIR nya di industry ini ternyata tidak secerah yg semula di harapkan (hotel mulai tua, management tidak ada perhatian, tamu sedikit dll) Ambo memang tidak banyak mengetahui perkembangan industry jasa di Minang saat ini, tapi di daerah lain selain Minang, bahkan Jakarta dan Bali pun, komplen2 seperti yg di sebutkan bisa saja terjadi. Di Eropa dan Amerika, hotel-staff lebih 'kejam' lagi. Ambo malah pribadi beranggapan bhw hotel-service di eropa jauh lebih 'dingin', walaupun memang fasilitas tersedia lebih lengkap. Di sana, mungkin bukan karena faktor lingkungan, tapi memang karena faktor individu nya yg tidak punya service mind-set (racism, tidak pernah senyum, tip-minded etc) Jadi, di Indonesia/Minang khususnya, mungkin bukan individu nya yg menjadi sebab, tapi faktor sekeliling individu tsb yg berpengaruh. wass, dino.33.mdly. -- _______________________________________________ Get your free email from http://ehotelier.com Designed for hotelier's on the move Powered by Outblaze ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

