Makasih uni...
Saya juga menangkap penjelasan Uni  tersebut dengan meperhatikan kata
"Kalau". Sepertinya saya nggak misinterpretasi.

Saya pribadi sadar akan kebodohan saya dalam Ilmu Islam ini. Nggak saya aja,
tapi saya sering menemukan teman-teman seperti saya. Pengeen belajar Islam
sekalipun telat. Karena mulai tumbuh kesadaran bahwa belajar Islam itu
perlu. Motivasi udah punya. Mungkin waktu yang dipunya untuk masuk pesantren
atau lain-lain nggak punya. Cara yang paling mudah adalah ikutan milis, baca
buku atau dengerin pengajian. Mungkin sih nggak bener ya, kalau belajar
Islam lewat milis. Tapi bisa jadi banyak orang yang punya pemikiran
sederhana semodel itu.Karena itulah tempat yang paling mudah diakses Saya
mungkin salah seorang di antara mereka.

Bayangan si bodoh ini adalah, dia akan menemukan banyak senyum, ketenangan
dan ketentraman bathin, persahabatan dan ujar-ujar penyemangat, untuk bisa
mengisi seditik dua detik waktu pemberian Allah ini dengan lebih baik.
Kebayang nggak yah, betapa kagetnya sibodoh, pas melihat kenyataan tempat
yang ingin dikunjunginya. Tempat yang dia bayangkan bak taman semerbak penuh
bunga, ternyata seperti padang kuru setra, tempat orang saling bunuh, saling
bacok bahkan saling gigit.
Setiap ikut milis dan melihat para pendekar ilmu sedang saling serang
menggunakan dalil-dalil pamungkas, saya suka kebayang. Bahwa orang semodel
saya dan teman-teman lainya, akan mundur teratur nggak jadi belajar Islam.
Tadinya pengen mendekat dengan perasaan malu bercampur takut-takut, malah
jadi berobah serem dan nggak berani balik lagi.

Semoga dunsanak dan handai taulan, yang punya ilmu, yang sadar akan
tanggungjawab da'wah, sudilah kiranya memperhatikan hal ini. Saya cuman
khawatir, ada sikap kita yang justru membuat da'wah malah jadi terhambat.
Ini sih tidak bermaksud untuk menafikan sisi "ketegasan" yang juga
diperlukan.

Wallahu a'lam.


----- Original Message -----
From: "Rahima" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, October 31, 2004 9:55 PM
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Dari Seorang Nasrani : Mengapa Umat Islam (
hmmm..)


> Dik Udrekh,..jangan sampai keluar donk dari milist
> ini, uni jadi sedih lho,..? habis uni menantikan
> postingan antara jakarta- Tokyo dari dik Udrekh.
> Lagian kita kan sedang diskusikan tentang bagaimana
> kemajuan kampung kita, dan uni sependapat dengan sik
> Udrekh, juga mak darul itu, kita-kita yang jauh di
> rantauan ini, mungkin sikap kita mendukung untuk itu.
>
>  ( begitu mak darul,.? namun tetap
> pelaksanaannya,.lebih ditekankan pada  sanak yang ada
> di Indonesia ).
>
> Kalau di LN, sifatnya mendukung yang baik itu. Kalau
> gulanya yang kurang, kita usahakan tambah gula dari LN
> ( Bukankah begitu bagi sanak yang ada di LN ?, atau
> saya salah..? ). kalau butuh spirit agar turis asing
> datang ke Sumbar, itu juga tugas yang ada di LN
> bersama yang ada di DN. ( bukankah begitu ? ).
>
> Kembali kita kepersoalan tadi.
>
> Sejujurnya uni cuman menasehatkan sanak Yunirmal,
> kalau beliau kurang senang dengan postingan da
> Adrisman ( adeer ), didelete saja, ngak usahlah sampai
> dipermasalahkan pula ? Itu tujuannya, agar ngak
> berkepanjangan.
>
> Apakah salah uni menasehati ini..? karena secara
> pribadi uni merasakan postingan da Adrisman ( adeer )
> , tersebut ngak ada salahnya, bahkan menjadi informasi
> bagi uni yang jauh di perantauan ini.
>
>
>  uni malah senang, karena info bagi uni.
>
> Jangan pergi yah dik..? cerita lagi donk..? Begitulah
> dunia maya ini dik..? banyak mis..mis ..nya....nya
>
> Demikian aja. Wassalam.
>
> Rahima.
>
> --- udrekh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> > Mm, tadinya saya nggak mau membaca posting dengan
> > topik ini. Tapi kok pas
> > saya baca ujungnya jadi bingung, terus saya coba
> > runut ke tulisan awal, jadi
> > makin nggak ngerti yang dipermasalahkan.
> >
> > E-mail ini awalnya berasal dari pak Adeer (?).
> > Isinya merupakan sebuah cerita pertanyaan umat
> > nasarani "Mengapa Umat Islam
> > menganggap Injil dipalsukan..?". Di e-mail tersebut
> > diceritakan pertanyaan
> > tersebut termasuk alasan-alasan yang mendukung.
> > Tetapi e-mail ini juga
> > "MENYERTAKAN  JAWABANNYA" yang mungkin disampaikan
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
> ____________________________________________________
>
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
> http://rantaunet.org/palanta-setting
> ------------------------------------------------------------
> Tata Tertib Palanta RantauNet:
> http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
> ____________________________________________________


____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke