Assalamualaikum.Wr.Wb.

Semoga dokter rahyu dan keluarga sehat selalu dan
dalam rahmat Allah selamanya.

Dokter ada yang uni ingin tanyakan sama dokter.
Dulu sewaktu baru pertama sekali hamil, uni di minta
periksa darah dan di check apa-apa yang perlu.

Setelah selesai , kertas hasilnya kita serahkan ke
dokter yang menangani kehamilan uni tersebut. lantas
dokter itu bilang kenapa yang paling penting belum ada
hasilnya ?

Lha..apa itu,.suami uni tanya ?

Itu RH nya ( apa benar RH, uni lupa, soalnya kertasnya
hilang sih ).
Tapi yang jelas setelah suami uni tanya kenapa begitu,
kenapa harus diketahui RH itu. Dokter itu menjelaskan
begini :

RH ( ? ) itu harus diketahui dari awal lagi, terutama
yang diperiksa adalah RH sang istri, karena kalau RH
sang istri positive, maka RH sang suami harus di
periksa. 

Kalau ternyata kedua-duanya sama-sama Positive, maka
ada kemungkinan janin dan bayi lahir kurang baik.

Tetapi bila sang istri RH nya negative maka suami tak
perlu diperiksa pakah positive atau negative tidak
jadi masalah. Anak akan lahir normal InsyaAllah.

Namun bila istri positive suami negative juga ngak
masalah.
Yang penting adalah kondisi sang istri.


Yang ingin uni tanyakan,..apa memang benar begitu
menurut dunia kedokteran..? Apa itu RH.
lantas kenapa semua tergantung di wanitanya ?

Di Saudi uni dengan dengar, kalau mau menikah sang
calon suami dan istri diperiksa dulu ( ngak tahu apa
yang diperiksa), yang pasti untuk menentukan mereka
ini dapat menghasilkan keturunan normal kelak atau
tidak, maka diperiksa, dan harus ada keterangan dari
dokter bahwa keduanya bisa kawin ( bersatu ).

Uni heran, orang zaman dahulu sepertinya ngak pakai
periksa itu segala ? kawin..yah kawin aja. Jadi juga
toh anak-anak mereka normal. tetapi memang ada uni
lihat anak-anak yang pertumbuhannya kurang normal, dia
sudah berumur 12 tahun, namun tingkahnya msh seperti
umur 1 thn, ngomongnya juga ngak lancar.

Uni lihat , kenapa ia seorang, lantas kakak2nya yang
lain normal, ada pa..? Apa salah obat,.atau apa..?

Uni setiap hamil, karena mitos orang tua-tua : hamil
itu dijaga sekali, jangan sampai mencaci orang cacat,
kelak anaknya akan cacat, sampai2 kalau hamil, uni
takut lihat orang cacat, kelihat tak sengaja, uni
langsung berpaling dan mengucap astagfirullahal adzim.

 Ya Allah ampuni aku, meski dalam pertanyaan, kenapa
ia sampai begitu yah..? cacat lahir atau setelah
lahir? namun karena hamil semua itu uni kikiskan.
percaya sih sama takdir Allah, semua itu kan sudah
takdir Allah, tapi terkadang uni ingin tahu apa
penyebabnya, paling tidak kita bisa menjaganya atau
mencegahnya baik untuk uni pribadi atau anak-anak uni
kelak, juga keluarga uni. yah..seperti kurang normal
pertumbuhan akalnya , atau buta sejak lahir, sumbing
dan sebagainya itu. 

Maaf bukan apa-apa , cuman ingin tahu biar bisa
menjaga buat keluarga uni itu saja tujuannya. Karena
pengetahuan uni dalam hal ini sangat kurang sekali,
walaupun sering baca medical di majalah atau internet.

Uni dengar ada yang karena obat atau lainnya itu. Bisa
ngak dokter lebih menjelaskan masalah ini ? maksudnya
supaya bisa menjaga saja.

Maaf satu lagi aja yang ditanya. Apa bisa ngak ada
cara untuk mengatasi kehamilan. 

Begini maksudnya, Misalkan ada seseorang yang sudah
berhubungan intim, namun tidak mau hamil, lantas tanpa
disadari yang namanya sexualitas itu ngak tahu kita
entah kapan datangnya.

Mereka hubungan tanpa pakai alat pengaman, juga sang
istri tak pakai KB apapun.

Di karenakan rasa khawatir hamil, ada ngak sebelum
masa haid sang istri minum obat atau suntik untuk
menjatuhkan maaf ( sperma yang telah masuk itu tadi ),
khawatir kalau-kalau saja jadi.

Atau kalau sudah sebulan, ngak jug adatang haidnya,
ternyata hamil belum sampai dua bulan baru 1 bln
beberap ahari saja. kalau di kairo bisa pakai suntikan
agar itu bibit jatuh ( karena belum jadi janin dan
belum ditiupkan ruh, menurut sebagian pendapat ulama
sepanjang belum ditiupkan ruh, masih bisa digugurkan
).

Namun kalau ternyata tidak gugur juga, ada ngak
pengaruh suntikan obat itu bagi sang bayi bila lahir
kelak..?

Demikian maaf dokter banyak sekali pertanyaannya,
jawab sesempat dokter aja yah. jangan dipaksakan.
Okay. Makasih sebelumnya.

Oh yah,.mudah2an uni jadi pulang thn depan itu
sekaligus periksa sensitivitas ( oh yah apa sih
namanya sdh lupa lagi, benar ngak sensitivitas ? )
itu. Yang penting ngak disuntikkan kalau periksa itu ?
tapi banyak amat bahannya sampai 46 jenis..?
Wow..berapa lama diperiksa sebanyak itu. Duh..masuk RS
saja sudah gemetaran. 

Wassalam. Rahima.





                
__________________________________ 
Do you Yahoo!? 
Check out the new Yahoo! Front Page. 
www.yahoo.com 
 


____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke