dari sisa kisah kriminil ,pembunuhan santri Aa Gym,beberapa bulan yg 
lalu di daerah Cimahi-bandung ( dakek rumah rang gaek uda Adrisman) , 
ternyata beralur panjang ceritanya. 
Ternyata keponakan da Ad, sempat jadi korban juga sebelumnya, tapi 
hanya luka luka saja,jadi kelompok tsb sudah sering melakukan 
aksinya .

Setelah kejadian tsb, dimana dikatakan pelakunya orang seberang ( 
sumatera), marah lah orang sunda karena ,tanah pasundan dibuat 
ribut ,dikotori oleh orang seberang , sampai beberapa tokoh Sunda spt 
Acil Bimbo, menyatakan bahwa orang sunda pun bisa marah, kalau orang 
seberang yg ada di bandung sering berbuat kerusakan, selain 
sebelumnya juga sering membuat kekacauan karena pedagang kaki lima, 
berdagang di mana2. ( sindiran utk pedagang kaki lima rang awak )

setelah kasus tsb, maka di daerah Cimahi, sempat resah lah para 
perantau dari Sumatera, yg kebanyakan adalah rang awak, batak dan 
palembang. Tapi urang awak agak tenang , karena mustahil sampai ada 
rang awak yg tega membunuh gadis berkerudung pulang ngaji. yg paling 
was was adalah orang batak, karena memang supir angkot ( yg jadi 
target tertuduh) kebanyakan adalah orang batak.

ternyata setelah tertangkap polisi ( 3 dari 6 tersangka) , ternyata 
pelakunya orang palembang,yg memang selama ini dikenal banyak 
terlibat kriminalitas , khususnya di bandung, kebanyakan copet yg 
tertangkap adalah orang palembang. ( maaf utk rang palembang )

tapi ambo, jadi kaget pulo, karena ternyata dari gerombolan pembunuh 
tsb, satu orang adalah rang awak , pareman rang awak yg spt tak 
diakui lagi oleh keluarga nya karena kelakuan jelek nya. sehingga 
bergaul lah ia dg preman2 dari palembang tsb , tak lagi tinggal di 
rumah rang gaek nyo. keluarga nya mungkin secara ekonomi lumayan 
juga, karena mereka punya toko, berdagang kain.

Ternyata ada juga urang awak yg jadi pembunuh keji , di jakarta saya 
sering dengar pula banyak pemuda minang yg jadi copet, perampas dan 
pelaku kriminal lain nya.

Sungguh menyedihkan , karena selama ini kita mengenal pemuda minang, 
paling rendah juga adalah jadi pedagang kali lima di pinggir jalan, 
dan tak sampai jadi pelaku kriminil , yg sering kita gambarkan sbg 
stereotipe pemuda batak atau palembang.

kalau ada pemuda minang yg jadi pareman berlaku kriminil apalagi yg 
kejam, berarti sudah tak ada lagi mekanisme sosial -budaya, mamak 
mengendalikan kemenakan nya , setelah rang gaek nyo pun tak peduli.

menandakan mekanisme sosial- kekerabatan matrilineal, dan sistem 
sosial budaya minang, sudah mulai luntur

sekian dulu carito dari banduang nan dingin berselimut kabut

wassalam 

HM





____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke