Tumben... :-))
bagarah se nyoh yo...
wassalaam,
Ronald
[EMAIL PROTECTED]
Sent by: To:
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED] cc:
ntaunet.org Subject: RE: [EMAIL
PROTECTED] PKS Gelar AKSI bingkainya "Solidaritas Fallujah
-Iraq"
12/02/2004 02:40 PM
Please respond to palanta
-----Original Message-----
Muhammad Arfian :
Ronald, take it easy se lah. Di palanta ini kan bermacam-macam
orangnya, jadi kalau Ronald posting tentang PKS wajar saja kalau
bermacam-macam reaksinya.
harman:
Bijaksana sekali, tapi kan sanak kita Ronald juga sudah
menyadarinya tapi ko' ya tetap diteruskan juga ya??
Saya jadi ingat waktu mengikuti kursus dan salah satunya adalah
bagamaina menjaga hubungan baikatau ketika baru mau menjajaki
hub. baik (introduction).
Dari sana si trainer memberikan pesan, bhw ada bbrpa hal yang
mesti dihindari untuk melakukan dua hal tersebut, yg olehnya
dikatakan sebagai topik2 yg sensitif, yaitu:
1. Bertanya/memperbincangkan agama --> SARA
2. Menayakan sudah nikah atau belum
3. Bicara mengenai POLITIK, dlm artian partisan
4 - 6 <saya lupa>
Trainer mengatakan untuk membicarakan hal2 sensitiv tsb harus
dilihat tempat dan waktunya.
Mengenai informasi, menurut saya kalau memang ingin menyampaikan
atau ingin tahu informasi kegiatan sebuah partai, saya rasa kita
semua sudah tahu kan bhw ada milis dan website resmi partai? jadi
tinggal dikunjungi dan dilihat-lihat saja asli deh ga' ada yang
bakal protes :-))
Dan kalau ada sebuah isyu kebetulan yg satu infonya itu beraroma
partisan sementara yang satunya independen, saya rasa mending
sampaikan saja dari sumber ke-2, tokh tujuan dan isinya sama, itu
klo memang pure ingin menyampaikan informasi ttg ranah minang
atau isyu2 nasional lainnya, kecuali memang ada sedikit hiden
agenda ya itu lain soal dan itu tidak menutup kemungkinan akan
adanya respon balik yg selain terkait dengan isyu, juga sedikit
menyentuh hiden agendanya itu.
Ada temen saya yg kalau di sebuah komonitas tampak sangat
independen dan tidak kelihatan partisannya, pdhl saya tahu betul
klo dia itu die hard nya sebuah partai dan hal itu dia tampakan
hanya pd komonitasnya. Mungkin kalau dia mau, dia bisa menyampai
kan isyu nasional dari tokoh2 partai tsb tapi nampaknya dia
lebih cenderung untuk memilih dari yang non partisan.
Contoh lainnya adalah Buya Hamka dan Amien Rais, mereka meski
sangat MD minded tapi ketika mereka berada di komonitas NU atau
komonitas yg heterogen lainnya, mereka tidak memperlihatkan ke
MD-annya itu.
Ini cuman memberikan sedikit gambaran bhw ada tempat dimana kita
bisa berjibaku memperlihatkan jati diri tapi di tempat lain
ada baiknya kita menahan diri, kalau dalam perang kan selalu
harus berdiri dan melepaskan tembakan.
he...he..saran sanak Arfian ini memang 'cerdas' dan ko' saya jadi
ingat suasana sidang DPR ya? kata koalisi Kebangsaan ini adalah
win-win solusion dr kami, eh kata koalisi kerakyatan (oleh seorang elite
dikatakan Gerbong Kenabian, glek?!) itu bukan WWS
tapi inilah yg WWS.
wassalam,
harman
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________
--
This e-mail may contain confidential and/or privileged information. If you are
not the intended recipient (or have received this e-mail in error) please
notify the sender immediately and destroy this e-mail. Any unauthorized
copying, disclosure or distribution of the material in this e-mail is strictly
forbidden.
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________