> > Tentang kurang bergemanya festival di Sumatera Barat sendiri, sejumlah > seniman > mengakui sebagai akibat kegiatan ini lebih didominasi kepanitiaannya > oleh > kalangan birokrat dan sedikit mengabaikan para seniman di daerah ini.
*** CUTT**CUTTT**CUTTT*** > Menurut dia, kalau dikelola orang birokrat, mentalnya masih mental > proyek, > sedangkan kalau pengelolaannya diserahkan kepada lembaga kesenian dengan Assalamualaikum, wr, wb, artikel yg perlu, dan pendapat di atas juga betul2 pas dan kena... sudah dari semenjak bomb bali kalangan pariwisata non-pemerintah IND dan LN berusaha utk mengalihkan konsentrasi pariwisata ke daerah lain, khususnya SUM-Barat. Tapi ya itu, setiap trade show international di gelar, selalu saja daerah Bali lagi yg diutamakan dan di market habis2an. Padahal pasar dan pelaku pariwisata LN dan DN sudah meminta daerah alternatip selain bali, terutama sumtra barat, karena faktor pasar yg jenuh, harga terlalu murah (htoel2 banyak yg banting harga, menyebabkan wholesaler di eropa tidak ada profit margin) tapi tampaknya pemerintah masiiih saja mengharapkan bali. seharusnya bali sudah di kembalikan ke pasar high-end market seperti dulu, tidak lagi di obral seperti phuket dan pattaya yg sudah ngga bisa lagi naik value nya. semoga kali ini pemerintah mau dengar saran dari pelaku pariwisata/sektor non-formal dan mampu membaca SWOT Sumatra Barat/Minang utk menentukan pasar yg cocok. dan bila target wisatwan tercapai, semoga pemda dan pelaku pariwisata setempat juga tidak terjebak pada pola short-term: obral, buka charter flight yg murah, meng kompromi adat-istiadat setempat demi meng akomodir wisatwan dll... wass, da.34.mdly. -- _______________________________________________ Get your free email from http://ehotelier.com Designed for hotelier's on the move Powered by Outblaze ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

