Aaa ini baru sabana Minang��
Yang mengadakan festival orang-orang yang punya DNA pedagang, nama boleh Keseniaan, tetapi isinya dagangan Yang membuat laporan orang-orang yang punya di DNA pengarang, biar yang diceritakan itu sesuatu yang centang perenang, membacanya orang tetap tersengeng-sengeng senang. Jadi klop lah Wassalam, Bandaro Kayo (sedikit perintang-rintang duka dalam mengikuti nestapa yang sedang menimpa saudara-saudara kita yang sering membuat kita berderai airmata�.) --- In [EMAIL PROTECTED], "RaNK MaRoLa" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Crosposting dari ranah-minang.com > --------------------------------- > > Festival Minangkabau, Festival Seni atau Pembangunan? > 27/12/2004 - 18:23 > --------bakuduang > Tapi walau bagaimanapun, festival ini sudah dilaksanakan, walaupun > sebenarnya lebih layak disebut sebagai pameran pembangunan, karena lebih > banyak menampilkan perusahaan atau daerah lain yang melakukan promosi > tentang kesempatan dan peluang berinvestasi di daerahnya masing-masing. > Sehingga tidak heran jika kemudian ada seorang pengunjung yang justru > menyebut festival itu sebenarnya lebih layak disebut sebagai pasar > malam. > > Tapi setidaknya, festival ini memberikan kemudahan bagi ibu-ibu yang > ingin berbelanja murah. Semuanya tersedia. Celana dalam, pakaian anak, > cendol, sepeda motor, beras, telepon seluler, balon warna-warni, sate > dan teh talua, semuanya ada di sini. Harganya pun di diskon! (Bonk/RM) > ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

