Kok pulang ka Interrnational Airport Padang tantu disambuik jo Pesta Rabano sarato Siriah jo Carano. Eh, apokoh siriah adat awak ko mukaruah pulo di Nagari Arab?
Mancaliak last namenyo Maliki, apokoh itu unsur nan mabuek baliau basikareh jo perdebatan Hanafi jo Syafei tu? Mungkinkah karano Hanafi jo Maliki tu agaak dakek pulo? Mungkin baliau lah bangga dibari namo sajak ketek sabagai kaluarga Maliki?
Dari Jauah di Subarang Lauiktan Basa, di Tapi Riak nan Badabua, MakNgah mangucapkan salamat berhasilnyo Ad Dukturah Elywarti Maliki. Samoga sukes dalam maamakan ilimu nan ditarukonyo di Al Azhar, Nagari Masia tu.
Salam,
-- Mak Ngah
X___________________________________________Sjamsir Sjarif
Indonesian Translator, Interpreter, and Cultural Consultant
335 Gault St. #1, Santa Cruz, CA 95062, USA
Email: [EMAIL PROTECTED] Tel. (831)-426-1333 Fax (831)426-8907
http://www.usindo.net/hambo
Member of:
ATA, American Translators Association http://www.atanet.org/
NCTA, Northern California Translators Association http://www.ncta.org/
IPA, Indonesian Professional Association http://www.ipanet.org/
=======================================================37407
From: Rahima <[EMAIL PROTECTED]> Date: Sun Feb 27, 2005 4:57pm Subject: [EMAIL PROTECTED] Wanita Minang meraih gelar Doktoral di Al Azhar
Waalaikumsalam.Wr.Wb. .............
Suatu kebanggaan bagi masyarakat Minang, karena baru pertama sekali ada mahasiswi asing, berasal dari Indonesia, khususnya Minang lagi, yang berhasil mencapai tingkat doktoral dengan nilai cumlaude.
Seorang perempuan yang mempunyai sosok berkemauan keras, gigih, dan energik, suka melakukan hal-hal pembaharuan dibidang kewanitaan. Sangat pantas untuk dijadikan menteri bahagian wanita dimasa yad. InsyaAllah. " Allahumma laamaani'liman a'thaita, walaamu'tiliman mana'ta".
Suatu prestasi yang cukup membanggakan dan perlu didukung oleh masyarakat Minang khususnya, Indonesia umumnya.
Hal yang menarik dan membuat susasana begitu tegang, seru, dan penuh perdebatan, perbedaan pendapat antara pendapat promotor, penulis dan penguji, saat munaqasyah tersebut adalah pembahasan mengenai hadist " laanikaaha illa biwaliyyin ". (Tidak sah nikah tanpa adanya wali.).
Apakah mungkin seorang wanita yang berakal, baligh, mampu memanage keuangannya sendiri, lantas untuk masalah kehidupannya, masalah masa depannya dalam berumah tangga lantas untuk menentukan dan untuk menikah harus pakai wali, dan diatur oleh walinya..?
Permasalahan yang cukup menarik saat itu terjadi. benar-benar seru ! dikahiri dengan tepuk tangan yang riuh, karena promotor (Prof.Dr. Su'ad)bersikeras dengan pendapatnya, dan mengatakan, jangan masukkan racun didalam madu. jangan persamakan kebebasan yang diajukan dunia Barat yang ingin menghancurkan islam dengan permasalahan kebebasan yang diharapkan Islam bagi wanita.
Disana diperdebatkan antara madzhab Syafi'i ( yang cenderung kepada kehati-hatiannya)dan Hanafi ( cenderung pada keringanan bagi wanita).
Ini saja sebagai tambahan tulisan yang dikemukakan oleh da Zulharby dan baba anak-anak saya, Abdurrahim Sumin.
Sekali lagi " Selamat dari kami sekeluarga buat kak Ely dan da Fuad, semoga kesuksesan terus diraih, dan dapat memajukan wanita Islam Indonesia kelak, dan semoga bisa pejabat Indonesia mempertimbangkan kecerdasan wanita seperti kak Elywarti ini untuk ikut andil dalam memajukan bangsa Indonesia !. Amin
Wassalam. Rahima.
Internal Virus Database is out-of-date. Checked by AVG Anti-Virus. Version: 7.0.300 / Virus Database: 265.8.7 - Release Date: 2/10/2005
____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

