Sanak di palanta,
Nan pasti "pilkada" bukanlah pe paubek kada atau puru atau pakuang.
Namun badoa awak semoga hasil pilkada beko indak manambah parah
kada Minangkabau.
 
wass/ajoduta
 
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
 
Senin, 21 Maret 2005
Pemilihan Cagub PPP: 
Zainal Bakar Tersingkir 



PADANG -- Semula banyak pihak yang meragukan Kapitra bisa lolos di partai Islam 
itu. Kapitra Ampera, pengacara urang awak yang selama ini berdomisili di Riau 
memenangkan pemilihan kandidat gubernur Sumbar di tubuh PPP setempat. Dalam 
pemilihan yang dilangsungkan kemarin (20/3), ia meraih 40 suara, menyisihkan 
sejumlah kandidat lainnya termasuk mantan gubernur Sumbar, Zainal Bakar.

Dalam pemilihan itu, Zainal Bakar hanya mendapat 38 suara. Sementara dosen 
Universitas Andalas (Unand) Najmuddin Moh. Rasul (38), mantan Kapolda Sumbar 
Dasrul Lamsuddin (24), dan Sekretaris DPW-PPP Ibrahim 16 suara. Namun Kapitra 
belum bisa bernafas lega, karena hasil pemilihan interen di Bukittinggi itu, 
akan dibawa dulu ke dalam rapat unsur pimpinan wilayah yang akan dilangsungkan 
di Padang, Selasa besok. Hasilnya akan diumumkan menjelang 1 April mendatang, 
saat partai mendaftarkan kandidatnya ke KPUD setempat.

Sampai kemarin bakal calon (balon) pasangan gubernur/wagub yang sudah pasti 
baru dari koalisi PKS-PBR, yaitu Irwan Prayitno (anggota DPRRI dari PKS), dan 
Ikasuma Hamid (mantan bupati Tanah Datar). Kemudian koalisi PBB-PDIP, Gamawan 
Fauzi (bupati Solok) dan Marlis Rahman (Rektor Unand Padang).Salah seorang 
pengurus DPW-PPP Sumbar, Masful menyebutkan, hasil pemilihan oleh semua DPC 
itu, akan diputuskan dalam rapat pimpinan wilayah. Calon peraih suara terbanyak 
diminta menghadirkan calon wakil gubernurnya. Jika tidak bisa maka kesempatan 
diberikan pada calon berikutnya. Masful tidak mau menyebutkan, apa pertimbangan 
lainnya untuk memutuskan kandidat pasti dari PPP.

Jika demikian, belum tentu Kapitra yang akan jadi cagub PPP, sebab akan ada 
rapat terakhir yang lebih menegangkan. Namun menurut sumber Republika, rapat 
Selasa besok hanya formalitas belaka. ''Kapitra sudah pasti,'' kata dia. 
Apalagi, partai untuk koalisi PPP yang masih tersisa satu-satunya hanyalah 
Partai Demokrat (PD). PD sejak pagi-pagi sudah mendukung habis Kapitra. 
Disebut-sebut Kapitra akan memilih Darizal Basyir (Bupati Pesisir Selatan) 
sebagai cawagubnya. Darizal adalah teman satu angkatan Susilo Bambang Yudhoyono 
yang sekarang jadi presiden. 

Yang jelas, Kapitra Ampera, bisa bernafas lega, karena ia telah melalui 
hari-hari yang melelahkan. Ia hanya mendaftar ke PPP. Tidak seperti sebagian 
calon lain yang juga mendaftar pada partai lain pula. Semula banyak pihak yang 
meragukan Kapitra bisa lolos di partai Islam itu. Namun kenyataan berkata lain. 
Apalagi, sebelum pemilihan oleh DPC-DPC PPP se Sumbar itu, publik melihat telah 
terjadi pertarungan hidup mati antara Kapitra dengan mantan gubernur Sumbar 
Zainal Bakar. Zainal sudah punya investasi politik di Sumbar, sementara Kapitra 
masih nol.

Namun akhirnya, terbukti Kapitra berhasil melewati kesulitan itu, dengan 
mengalahkan para lawannya. Yang menarik salah satu pesaing kuatnya justru 
Zainal Bakar, calon kuat gubernur Sumbar untuk periode mendatang. Peluang 
Zainal sebenarnya sudah habis sejak Ahad kemarin. Kini tinggal di Golkar. Tapi 
partai Jusuf Kalla ini mendrop calon dari Jakarta yaitu Irzal Djamal, arstek 
bus way. Menurut informasi, Gubernur DKI Sutoyoso turun-tangan menemui petinggi 
Golkar, termasuk Jusuf Kalla untuk memberikan garansi pada lelaki kelahiran 
Pariaman itu.

Jika begitu, maka peluang Zainal di Golkar juga tertutup. Tinggal di PAN. 
Partai Amien Rais ini punya segudang kandidat, belum lagi kandidat titipan dari 
Muhammadiyah. Salah satunya Jeffrie Goevanie. Nama ini sudah direkomendasikan 
oleh Amien Rais sendiri. Tapi pengurus DPW-PAN Sumbar menyatakan, Jeffrie belum 
diputuskan sebagai calon PAN. Diputuskan atau belum, Jeffrie sudah menggebrak 
Ranah Minang dengan iklan-iklan dirinya. Foto besar setengah badan muncul 
sehalaman penuh di setiap koran lokal hampir tiap hari. Tiap ada iklan, ia juga 
menurunkan iklan lain, yaitu tulisan yang berisi tentang pendapat pribadinya 
tentang sesuatu hal.
(rul ) 
____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke