Jeffrie Geovanie, Cagub Penuh Harapan Oleh Redaksi Selasa, 05-April-2005, 04:15:27 247 klik
DI ANTARA sisi pandang dalam melihat pemilihan umum kepala daerah langsung (Pilkadal) adalah, kemampuan kandidat melihat realitas obyektif dan tantangan masyarakat/daerah provinsi Sumatera Barat serta gagasan/inovasi yang disarikan untuk menjawabnya, potensi/kemampuan sang kandidat dalam memanfaatkan setiap peluang yang terbuka dari/oleh kebijakan/pelaksanaan otonomi daerah, dan ekspektasi/kesegaran/dinamika baru yang berdasar/realistis/bukan sekedar janji politik. Sisi-pandang ini menentukan secara konsekuensi/implikatif terhadap kriteria dan parameter yang akan diajukan untuk digunakan. Kalau mencermati penuangan visinya dalam kolom-kolom pendeknya di beberapa media terbitan Padang, agaknya di antara dimensi-dimensi itu kelihatan pada pasangan calon gubernur (Cagub) yang diusung Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Sumatera Barat H Jeffrie Geovanie, yang berpasangan dengan Drs H Dasman Lanin MPd, Petinggi Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat dan dosen Universitas Negeri Padang (UNP). Pertanyaannya, betulkah Jeffrie/Dasman merupakan cagub/cawagub penuh harapan bagi masyarakat/daerah provinsi Sumatera Barat? Apakah pemilih akan memberikan kepercayaan pada pasangan ini? SAYA termasuk yang mengembangkan perspektif, mungkinkah Pilkadal tak sekedar mengganti pimpinan daerah melalui pemilihan langsung - sebelumnya dipilih para anggota DPRD. Mungkinkah, daerah dan masyarakat Sumatera Barat mendapatkan pimpinan daerah yang tidak hanya menjadi administrator, tapi, memiliki/merealisasikan gagasan/inovasi baru yang membangun harapan baru/yang membalik sisi-pandang apriori - yang melihat otonomi daerah sebagai �merugikan� masyarakat/daerah Sumatera Barat! Justeru Sumatera Barat memerlukan pimpinan daerah yang memiliki perspektif ke depan! Secara simplistis/tidak proporsional/tidak adil, seakan-akan agar mampu memandang realitas obyektif daerah dan masyarakat Sumatera Barat - menemukan di mana letak keunggulan/potensi dan di mana letak kelemahan/tantangannya serta apa yang harus/dapat dilakukan, baik dalam konteks melihat ke dalam maupun dalam konteks wilayah/interdependen regional, cagub/cawagub seakan harus mampu menarik diri mereka ke luar (obyektivitas-subyektif) atau tidak terjekak (trap) karena berada di luar masalah/realitas obyektif tersebut. Dalam hal ini, positif saja kalau Jeffrie baru sekarang mudik dan ikut berlaga dalam Pilkadal Sumatera Barat. Soal kemampuan memandang potensi/realitas/tantangan riil daerah dan masyarakat Daerah Sumatera Barat, adalah daya intelektualitas yang dapat dilakukan sendiri oleh cagub/cawagub dan atau melalui observasi/penelitian oleh para ahli yang sengaja diminta melakukannya. Jadi, untuk dapat mengetahui dengan baik kondisi obyektif daerah dengan semua problema/tantangan, tidak mesti cagub/cawagub berada pada daerah yang bersangkutan. Sebaliknya cagub/cawagub yang justeru berada di dalam obyek jadi terjebak/terpenjara, dan lebih menampilkan dimensi pandang membenahi apa yang lemah/kurang pada gubernur sebelumnya. Tapi - jangan salah, tidak otomatis cagub/cawagub yang berada di dalam obyek masalah/tantangan selalu terjebak/terpenjara/melihat ke dalam bilamana ia dapat mengembangkan pendekatan obyektivitas-subyektif (menarik diri ke luar sehingga terdapat jarak dengan obyek yang dipandang). Kemampuan itu, sesungguhnya, ada pada diri para pemimpin/cendekiawan/intelektual sejauh mereka selalu melatih/mengasahnya. Hanya masalahnya, dalam banyak kesempatan selalu muncul tudingan �ibarat katak di bawah tempurung� - think every things were okay (semuanya sudah cukup baik, tinggal memperbaiki saja di sana-sini). Kiranya pimpinan daerah yang terpilih dalam Pilkadal 27 Juni 2005 tidak semata mengajukan program membenahi organisasi pemerintahan dan meningkatkan kualitas integritas/komitmen moral/profesionalitas sumberdaya manusia (SDM) aparatur belaka - membangun good local gorvernance/clean gorverment, tapi, mampu membangun harapan baru dengan mengembangkan gagasan/inovasi baru/terobosan yang mungkin berdasarkan kondisi obyektif dengan memaksimalkan potensi yang sudah dikembangkan dan menggali/mengembangkan potensi yang belum terjamah sesuai kemampuan daerah dan secara bertahap. AKAN halnya cagub/cawagub DPW PAN Sumatera Barat Jeffrie Geovanie/Dasman Lanin - keduanya didukung rapat PWM dengan pimpinan-pimpinan daerah muhammadiyah (PDM-PDM) se-Sumatera Barat, yang pasti sudah ditetapkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN sebagai cagub/cawagub yang akan berlaga/berkompetisi dalam Pilkadal 27 Juni 2005 untuk memperebutkan kursi Gubernur/Wakil Gubernur Sumatera Barat periode 2005-2010 nanti. Dengan ditetapkan/dideklarasikannya Jeffrie/Dasman, berarti sudah terdapat lina pasangan cagub/cawagub yang sudah pasti - tinggal satu pasangan lagi dari Koalisi Sakato (pada rapat Koalisi Sakato Senin malam, 3/4). Kelima cagub/cawagub itu adalah (menurut urut deklarasi) Dr H Irwan Prayitno Dt Rajo Bandaro Basa Psi. MSc/Brigjen TNI Purn H Ikasuma Hamid Dt Garang Batuah (koalisi PKS/PBR), H Gamawan Fauzi Dt Rajo Nan Sati SH MM/Prof Dr H Marlis Rahman MSc (koalisi PBB/PDIP), H Leonardy Harmainy/Drs H Rusdi Lubis (Partai Golkar), H Mohammad Kapitra Ampera SH/Drs H Dalimi Abdullah Dt Indokayo SH (koalisi PPP/PD) yang dideklarasikan Minggu (2/4), dan H Jeffri Geovanie/Drs H Dasman Lanin MPd (PAN) yang dideklarasikan Senin (3/4). Kecuali Gamawan, semua cagub memiliki rentang obyektif-subyektivitas, paling tidak mereka bukan �orang pemerintahan�. Dari jajaran cagub/cawagub itu, kita mencermati cagub yang relatif berusia cukup muda dan muda- rang mudo manganduang ragam/bukankah di masa awal kemerdekaan ada banyak pemimpin sudah tampil ke panggung ketika berusia di bawah 30 tahun? Yang berusaha sangat muda Jeffrie (36, Payakumbuh), Kapitra (39, Pondok, Padangpariaman), dan Irwan Prayitno (41, Taratakpaneh Kuranji, Padang). Yang berusia muda (di bawah 50 tahun), Gamawan Fauzi (48, Lembahgumanti, Solok) dan Leonardy Harmainy (48, Agam). Bila Koalisi Sakato melolosakan salah dari H Zainal Bakar SH dan Mayjen TNI Purn H Syamsul Jalal SH, keduanya memang cukup berusia tua. (H Sutan Zaili Asril) http://www.padangekspres.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=7820 ^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^ JAPAN.co.jp - find the underbelly of the Japanese Internet ____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

