Bangun Sumbar Butuh Riset
* Jeffrie-Dasman Dideklarasikan
Oleh Redaksi
Selasa, 05-April-2005, 04:20:59 551 klik


Padang, Padek�Bakal calon gubernur (Balongub) Sumbar dari Dewan Pimpinan 
Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Jeffrie Geovanie mengatakan, Sumbar 
merupakan daerah yang sangat berpotensi. Baik itu
dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun dari segi Sumber Daya Alam (SDA). 
Namun, sejauh ini belum lagi dapat menguntungkan bagi masyarakat.








Kenapa demikian, untuk mengetahuinya, lanjut Jeffrie yang ketika itu didampingi 
bakal calon wakil gubernur (Balonwagub) Drs H Dasman Lanin MPd, perlu dibentuk 
tim riset.

Dengan demikian, pembangunan di Sumbar ke depan akan lebih terarah dan 
terfokus. Bukan asal-asal saja atau apa yang ingat, itu yang dibangun.

�Ini sudah komitmen saya. Saya ingin membangun Sumbar ini lebih terarah dan 
terfokus. Pembangunan dimaksud bukan saja ditinjau dari segi fisik.

Tapi, juga pembangunan mental bagi masyarakat Sumbar. Kenapa Sumbar ini 
tertinggal dibandingkan daerah lain, padahal potensinya sangat besar.

Inilah tugas tim riset yang kemudian akan menjadi acuan bagi pemimpin Sumbar ke 
depan,� kata Jeffrie geovanie didampingi Dasman Lanin kepada wartawan usai 
deklarasi di Hotel Pangeran Beach, kemarin.

Pada acara yang dipandu Sandrina Malakiano (presenter Metro TV) tersebut, 
tampak hadir pada deklarasi tersebut, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam 
Minangkabau Drs H Kamardi Rais Dt P Simulie, Bundo
Kanduang Sumbar Prof Dr Hj Nurhayati Abizar, Ketua Pimpinan Wilayah 
Muhammadiyah (PWM) Sumbar Drs Shofwan Karim Elha MA, Plt Sekretaris DPW PAN 
Sumbar H M Zen Gomo, mantan Ketua DPRD Sumbar yang juga
mantan Ketua DPW PAN Sumbar dan mantan PWM Sumbar H Arwan Kasri, dan Pimpinan 
Daerah Muhammadiyah (PDM), Aisyiah, kabupaten/kota. Bahkan juga hadir Wakil 
Ketua DPW PPP Sumbar Drs H Guspardi Gaus MBA,
Sekretaris Koalisi Sakato H Marlis dan lain-lainnya.

Pada kesempatan tersebut Jeffrie mengungkapkan, karena tim tersebut saat ini 
masih dalam melakukan riset, maka belum bisa dipastikan program utama bila 
terpilih jadi gubernur. Karena, dari hasil riset
tersebut akan diketahui apa sebenarnya kelemahan dan kekurangan Ranah Minang 
ini.

�Jujur saya akui. Saya tidak begitu mengenal Sumbar secara menyeluruh. Karena, 
meski saya asli Minangkabau yakni Payakumbuh. Tapi saya dilahirkan di Jakarta. 
Oleh karenanya tim riset inilah yang akan
memberikan laporan nantinya tentang apa yang meski dibangun di Sumbar. Ini akan 
lebih mengarahkan pembangunan di Sumbar. Saya betul-betul ingin mengabdi untuk 
nagari,� kata Jeffrie.

Serahkan pada Masyarakat

Sementara itu, dalam pidatonya Jeffrie Geovanie mengajak kepada seluruh 
kandidat Balongub/Balonwagub agar berkompetisi secara sehat dan menyerahkan 
seluruhnya kepada masyarakat untuk memilih pemimpin
yang sesuai dengan hati nuraninya.

�Kepada Balon kepala daerah, saya mengajak, mari kita berkompetisi secara 
sehat, jujur, adil dan mari pula kita tegakkan demokrasi di Ranah Minang yang 
kita cintai ini. Mari kita lihat pada masyarakat
kita yang telah mendapat kepercayaan ini sangat menjunjung tinggi 
demokrasi,�ajak Jeffrie.

Bagi saya selaku Balongub dari PAN dan Pak Dasman sebagai Balonwagub, lanjut 
Jeffrie, kandidat lain yang akan berkompetisi nantinya bukan lawan. Tapi, 
adalah kawan untuk berkompetisi.

Masyarakat selaku pemegang kekuasaan untuk memberikan suara, kata Jeffrie, 
hendaknya memberikan dukungan sesuai dengan hati nurani tentang figur pemimpin 
yang dianggap mampu untuk membawa perubahan di
Ranah Minang ini.

Merasa Diuntungkan

Di sisi lain, Jeffrie Geovanie merasa diuntungkan dari ketidakpopularitasannya 
di Sumbar. Calon Gubernur yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) Sumbar ini 
merasa, waktu hingga Juni (masa kampanye)
lebih dari cukup untuk menampilkan dan memperkenalkan dirinya.

�Saya lakukan berbagai hal untuk mempercepat perkenalan diri saya di Sumbar. 
Mulai dari menulis di koran-koran lokal, membuat kalender dan stiker yang 
disebar di semua tempat, termasuk kedai-kedai dan
tempat-tempat umum lainnya,� ungkap Jeffrie.

Ditanyakan soal dicopotnya poster-poster besar dirinya di berbagai lokasi di 
Sumbar Jeffrie mengaku memang sedikit kecewa. Sebab ia memasang itu untuk 
mensosialisasikan dirinya di Sumbar lewat biro
iklan dan bayar pajak.

Tetapi jika itu menjadi kebijakan pemerintah daerah dan KPU ia tentu harus 
menerima sebagai ketaatan dengan kebijakan pemerintah yang ada.

Sementara itu, Jeffrie mengaku tidak melihat peran Cawagub di pemilihan nanti.

Sebab, menurutnya yang terpenting adalah calon gubernurnya. Masyarakat memilih 
gubernurnya, bukan wakil. Pasangan lebih untuk melengkapi kekurangan-kekurangan 
yang ada, terutama untuk sosialisasi.

Untuk kekuatan kampanye dan sosialisasi, Jeffri mengaku siap dengan bantuan 
jaringan Muhammadiyah di Sumbar. Jaringan ini teruji sangat kuat dan akan mampu 
mensosialisasikan dirinya dengan baik.

Hentikan Pertikaian

Sementara itu, Plt Sekretaris DPW PAN Sumbar H M Zen Gomo dan Ketua PWM Sumbar 
Drs H Shofwan Karim Elha MA mengimbau pada seluruh kandidat 
Balongub/Balonwagub, agar menghentikan segala bentuk
pertikaian dan persoalan lainnya, seiring dengan telah dideklarasikannya 
pasangan Jeffrie Geovanie-Dasman Lanin ini.

�Ini sudah dipilih secara demokratis. DPW PAN sudah memutuskan dan memberikan 
dukungan terhadap pasangan Jeffrie-Dasman. Dan DPP PAN pun telah memberikan 
do�a restu. Mari kita menangkan Pilkadal di
Sumbar dan mengantarkan pasangan Jeffrie-Dasman sebagai pemimpin di Ranah 
Minang ini untuk lima tahun mendatang,�ajak Zen Gomo.

Ditegaskan Zen Gomo, dengan telah dideklarasikannya pasangan Jeffrie-Dasman 
ini, maka keputusan partai tidak akan ada perubahan lagi. Sekali layar 
terkembang, pantang untuk surut kembali.

Senada dengan itu juga disampaikan Shofwan Karim. �Mari dihentikan segala 
bentuk saing menyaingi untuk menjadi Balongub/Balonwagub di PAN seiring dengan 
telah dideklarasikannya pasangan
Jeffrie-Dasman. Mari kita berjuang bersama untuk memenangkan calon pemimpin 
kita,�ajak Shofwan.

Secara organisasi yang cocok mendampingi Jeffrie Geovanie adalah saya, karena 
saya adalah Ketua PWM Sumbar, lanjut Shofwan.

Namun ternyata kehendak lain dan itu pun diterima. Karena demokrasi di PAN dan 
Muhammadiyah dalam menjaring Balongub/Balonwagub Sumbar sudah dilaksanakan 
secara demokratis.

Ketua Tim Pilkadal Sumbar PAN, Ir Yosmeri Yusuf dalam sambutannya 
mengungkapkan, mekanisme penjaringan Balongub/Balonwagub dari PAN di Sumbar 
sudah dilaksanakan sesuai petunjuk pelaksana (Juklak) yang
dikeluarkan DPP PAN.

http://www.padangekspres.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=7825
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
JAPAN.co.jp - find the underbelly of the Japanese Internet

____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke