Wapres MJK dan Ketua MPR Hadiri Penobatan Irwan
Prayitno
Padang-RoL --Anggota DPRRI Dr Irwan Prayitno (PKS),
Ahad dikukuhkan sebagai pemangku adat dalam kaumnya di
Padang. Ia dipercaya memakai gelar pusaka Datuk Rajo
Bandaro Basa dari suku Tanjung, Taratak Paneh, Nagari
Pauh IX, Kuranji Padang.
Helat adat itu dihadiri oleh Wapres Jusuf Kalla, Ketua
MPRI Hidayat Nur Wahid serta sejumlah menteri.
Penobatan akan berlangsung meriah. Maklum Irwan adalah
anak muda yang ketokohannya sudah menasional. Ia
bahkan kini sudah menjadi bakal calon (balon) gubernur
Sumbar dari partainya. Ia berpasangan dengan Ikasuma
Hamid Datuk Gadang batuah (PBR).
"Jadi datuk dulu, baru jadi gubernur," kata salah
seorang kemanakan Irwan kepada Republika dengan
bangga. Seseorang yang menjadi penghulu (datuk) di
Minangkabau, punya peluang untuk lebih dihormati.Ketua
Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar Haji
Kamardi Rais Datuk P Simulie kepada Republika kemarin
menyebutkan, pengangkatan Irwan sebagai datuk
merupakan sebuah peristiwa adat yang patut disyukuri.
"Kita memerlukan pemimpin yang bijaksana," kata Pak
Datuk Kamardi Rais.
Sejak sebulan lalu, persiapan penobatan Irwan sebagai
datuk sudah terasa. Beberapa spanduk di sisi jalan By
Pass di dekat tanah pusaka Irwan sudah dipasang. Irwan
bagi orang kuranji adalah tokoh muda yang dihormati.
Tidak bisa dielakkan, helat penobatan Irwan menjadi
datuk, apalagi dihadiri Jusuf Kalla, memiliki nuasa
kuat bagi pencalonannya sebagai gubernur Sumbar.
Gubernur sendiri baru akan dipilih rakyat dalam
pilkada akhir Juni mendatang.
Sejak beberapa hari ini, persiapan di rumah Irwan
dilakukan secara maraton. Kesibukan laur biasa
terlihat. Tamu-tamu dari Jakarta mulai berdatangan.
Tak biasanya, seseorang jadi datuk, dihadiri oleh
seorang Wapres. Sebelum ini, anak Jusuf Kalla sendiri,
diangkat jadi datuk di kampungnya, Lintau. Menjelang
pemilu legislative lalu, Taufik Kiemas diangkat pula
jadi datuk, di Sabu, sebuah nagari yang disebut-sebut
sebagai negeri leluhurnya.
Kini Irwan Prayitno, dinobatkan oleh kaumnya sendiri
menjadi datuk, yaitu menjadi pemimpin kaum, semacam
gubernur di tingkat keluarga. Segala sesuatunya harus
diberitahu kepada sang datuk. Belajar dari kaum, Irwan
kemudian mengepakkan sayapnya hendak menjadi gubernur.
Kini sejumlah nama sebagai balon-gub Sumbar sudah
muncul. Diantaranya Gamawan Fauzi, bupati Solok, juga
seorang datuk.
Sumber: Republika Online, Ahad 27 Maret 2005
__________________________________
Yahoo! Messenger
Show us what our next emoticon should look like. Join the fun.
http://www.advision.webevents.yahoo.com/emoticontest
____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________