Irwan Prayitno Datuak Rajo Bandaro Basa Di Mata
Pejabat Negara (Bagian 4) 

PKS Online : A. M. Fatwa, Wakil Ketua MPR RI.
Kedekatannya dengan Irwan Prayitno berawal dari
keduanya merupakan alumni Asrama Pelajar dan Mahasiswa
Islam Sunan Giri Rawamangun. Seperti Wakil Presiden
Yusuf Kalla, Fatwa juga mengetahui bahwa Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono sangat mengharapkan Irwan
turut memperkuat Kabinet Persatuan Indonesia

Hanya Dia Ketua Komisi di DPR yang Belum Pernah
Diganti Selama Lima Tahun dan Termuda Usianya

Wakil Ketua MPR RI A.M. Fatwa mengaku, kedekatannya
dengan Irwan Prayitno berawal dari keduanya merupakan
alumni Asrama Pelajar dan Mahasiswa Islam Sunan Giri
Rawamangun. Saat itu Irwan menjabat sebagai ketua
alumni, sementara Fatwa selaku Badan Pembina Yayasan
Asrama Pelajar Islam yang membawahi asrama tersebut. 

Kedekatan Fatwa dan Irwan semakin kental saat keduanya
tergabung dalam Fraksi Reformasi DPR/MPR, yang tediri
dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan
(PK). Saat itu, Irwan dipercaya sebagai Wakil Ketua
Fraksi dan Fatwa duduk sebagai Penasihat Fraksi.
Kedekatan terus berlanjut hingga Irwan terpilih
sebagai Ketua Komisi VIII yang menangani masalah
Energi, Sumber Daya Mineral, Riset, Teknologi dan
Lingkungan Hidup dan Fatwa duduk sebagai Wakil Ketua
DPR yang salah satu koordinasinya adalah dengan Komisi
yang dipimpin Irwan. Ketika Fatwa memimpin delegasi
kunjungan muhibah DPR ke Libya, Irwan juga turut serta
sebagai anggota delegasi. 

Fatwa mengaku dari semua proses pengenalan dan
kedekatan hubungan antara dirinya dengan Irwan,
membuatnya merasa telah cukup mendalam pengenalannya
terhadap kepribadian, karakter, kepemimpinan dan
perilaku politik Irwan. 

Menurut apa yang Fatwa ketahui, hanya Irwan Ketua
Komisi di DPR yang belum pernah diganti selama lima
tahun, padahal Irwan adalah Pimpinan Komisi termuda
pada masanya. 

Seperti Wakil Presiden Yusuf Kalla, Fatwa juga
mengetahui bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
sangat mengharapkan Irwan turut memperkuat Kabinet
Persatuan Indonesia, namun PKS punya perencanaan lain
terhadap Irwan. Karenanya Fatwa menilai, Irwan adalah
kader partai yang loyal dan patuh sepenuhnya terhadap
kebijakan partai, meskipun sekarang ini Irwan hanya
menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PKS di DPR. Fatwa
juga mengetahui bahwa Irwan pernah dinominasikan oleh
PKS untuk duduk di Pimpinan MPR yang kemudian diganti
oleh Hidayat Nur Wahid yang sekarang menjabat sebagai
Ketua MPR.

Pencalonan Irwan oleh PKS sebagai Gubernur Sumatera
Barat, menurut Fatwa merupakan posisi yang sangat
tepat, terlebih Irwan adalah putera daerah yang cukup
terlatih dalam percaturan politik pada level nasional,
ditambah lagi dengan bobot intelektualitas dan
kecerdasan Irwan serta kejujuran dan kesederhanaannya
yang dibarengi dengan sikap rendah hati dengan akhlak
politiknya. 

Ningsih 
Diolah dari buku Kiprah Seorang Asli Putra Minang 



                
__________________________________ 
Yahoo! Messenger 
Show us what our next emoticon should look like. Join the fun. 
http://www.advision.webevents.yahoo.com/emoticontest

____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke