dari tetangga sabalah...maaf kalo ado pangulangan..

Kemarin di Fuji TV ada acara yang bagus banget 
tentang gempa. 
Disitu dijelasin apa penyebab gempa dan apa 
impact-nya. 
Bagi yang belum tau, kayaknya informasi kayak  gini
penting juga 
untuk diketahui... 

Gunung mau meletus masih relatif memungkinkan 
diketahui dari awal 
lewat pemantauan aktivitas perut gunung. Angin typhoon
mau  dateng 
juga masih memungkinkan dibaca arahnya dan diukur 
kecepatannya. 
Tapi kalo gempa sama sekali nggak bisa diprediksi
kapan akan  
terjadi... 
Nggak ada penelitian yang bisa sama sekali  tepat
memprediksi gempa. 
Itulah makanya gempa itu sangat berbahaya.   

Tapiiiiii... biarpun  susah diprediksi, ada beberapa
fenomena alam 
yang patut dicermati dan  bisa dianggap "alert"
sebagai tanda akan 
adanya gempa.  Niih tanda-tandanya   

1. Mulai sekarang kalo jalan jangan suka nunduk. 
Liat-liat deh ke 
langit... Kalau di langit keliatan ada awan yang
bentuknya seperti 
angin tornado atau seperti  pohon atau seperti
batang.. pokoknya 
bentuknya  berdiri... bisa dibilang itu adalah awan
gempa yang 
biasanya muncul  sebelum gempa terjadi. Liat deh
gambar yang ada di 
attachment. Itu foto awan  yang muncul di Kobe, Jepang
sebelum 
tragedi gempa besar Kobe  17 Januari '95. 
Awan yang bentuknya aneh itu terjadi karena adanya 
gelombang 
elektromagnetis berkekuatan hebat dari dasar bumi,  
jadinya 'menghisap' daya listrik di awan.. makanya
bentuk awannya 
jadi  kayak tersedot kebawah. Gelombang
elektromagnetis berkekuatan 
besar  itu sendiri terjadi akibat adanya patahan atau
pergeseran 
lempeng  bumi.  
Tapi belum tentu juga kalau ada awan seperti itu di 
langit berarti 
mau ada gempa. Bisa aja memang bentuknya seperti itu. 
Naaah untuk 
tau apakah itu awan gempa atau bukan, coba liat no.   


2. Coba diuji medan  elektromagnetis didalam rumah.   

- Cek siaran TV, brebet-brebet apa  enggak 
- Kalo ada mesin fax, cek apakah lampunya blinking 
biarpun lagi gak 
transmit data. 
- Coba suruh orang lain kirim fax ke kita, cek apakah 
teksnya yang 
diterima brantakan atau  enggak. 
- Coba matiin aliran listrik. Cek apakah lampu neon 
tetap menyala 
redup/remang-remang biarpun nggak ada arus  listrik. 

Kalo tiba-tiba TV brebet-brebet, lampu fax blinking 
padahal lagi 
gak transmitting, teks yang kita terima berantakan dan
neon  tetap 
nyala biarpun gak ada arus listrik, itu berarti memang
sedang ada 
gelombang elektromagnetis luar biasa yang  sedang
terjadi tapi kasat 
mata dan gak bisa dirasa  manusia. 

Tapi belum tentu juga kalau ada awan gempa di langit
dan  ada 
gelombang elektromagnetis luar biasa menandakan ada
gempa. Untuk 
lebih  memastikan lagi, coba liat no. 3 

3. Perhatikan hewan-hewan. Cek apakah hewan-hewan 
seperti "menghilang", lari,  atau bertingkah laku
aneh/gelisah..  
insting hewan  biasanya tajam dan hewan bisa merasakan
gelombang  
elektromagnetis. 

Naaaaah kalo tiga tanda-tanda itu ada atau terlihat 
dalam waktu 
bersamaan, segeralah bersiap-siap untuk evakuasi.    

Tiga tanda tersebut kemungkinan besar menunjukkan kalo
 memang mau 
ada gempa berkekuatan besar.   

Walaupun demikian, adanya awan gempa yang bentuknya
aneh  itu tetep 
nggak bisa memastikan kapan gempa terjadi. Awan
seperti itu 
keliatan  di Kobe 8 hari sebelum gempa.  Tapi di
Niigata, awan  
seperti itu keliatan hanya 4 jam sebelum gempa Niigata
Oktober 2004. 

Oleh karena itu jangan tunggu-tunggu lagi... sebisa 
mungkin 
langsung lakukan tindakan penyelamatan diri untuk
menghindari  hal-
hal yang paling buruk. 

Kalo skala gempanya besar dan episentrumnya terletak
di  laut, kita 
harus selalu aware akan datangnya gelombang tsunami.
Tingginya  
gelombang bisa puluhan meter, bisa juga cuma dua
meter. Tapi biarpun 
cuma 2  meter, gelombangnya nggak main-main.
Kekuatannya dahsyat 
(seperti nggak  habis-habis) dan tekanannya bisa
mencapai 190 
kilogram.   

Beberapa tanda akan terjadi gelombang tsunami adalah 
laut tiba-tiba 
menyurut dan  burung-burung laut terbang dengan
kecepatan tinggi ke 
arah  daratan.   

Kalo liat dua tanda seperti itu, langsung selamatkan 
diri ke daerah 
yang lebih tinggi. 

Tapi kalo nggak sempet lari sementara tsunami udah di
di  depan 
mata, jangan berlindung di balik bangunan yang terbuat
dari 
tembok/beton..  karena bisa hancur dan malah
membahayakan orang yang 
berlindung.   

Sebisa mungkin berlindung di balik daerah rimbunan
(pohon, tanaman,  
semak-semak, rawa). Karena kekuatan gelombang jadi 
terpecah dan 
nggak memusat kalau membentur semak. 

Terakhir, banyak-banyak berbuat kebaikan... 


Salam ,

Sutan Palito Alam


Lautan Sati Rantau Batuah
 
Sutan Palito Alam
33 th




__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke