Hari ke 20

INDAHNYA KAYA ILMU DAN HARTA

Written by Taufikmalin.

Saya berlindung kepada Allah dari tipudaya setan yang terkutuk.

I seek the refuge in God, from satan the rejected.

Atas Nama Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

In the name of God, Most gracious and Most Merciful

 

Allah Maha Kaya Raya dan Maha Pemberi rezeki. Kekayaan Allah berlimpah ruah,  
kasih sayang Allah tak ada batasnya. Al Qur�an adalah sumber ilmu yang luas tak 
terbatas dan sumber hikmah. Nabi Muhammad saw adalah sari tauladan kita dalam 
mencari nafah yaitu berdagang.

 

Waktu kecil, masih dibangku sekolah dasar dan sekolah menengah, sering 
mendengar nasehat atau cerita surga dari kakek atau guru ngaji saya, bahwa 
surga itu banyak orang-orang miskin dan di neraka banyak wanita.   

 

Diceritakan pula bahwa  banyak harta dan uang, nanti ditanya oleh malaikat di 
Padang Mahsyar. Kalau orang yang punya banyak harta akan banyak mendapat 
pertanyaan, sehingga susah masuk surga. 

 

Setiap barang akan ditanya dari mana datangnya dan bagaimana menggunakannya. 
Bila  barang-barang itu tidak halal, kita akan dimasukkan ke neraka, yang 
apinya dari harta kita itu sendiri. Tapi kalau kita tidak punya barang, alias 
miskin, tentu tidak banyak pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu  dari 
malaikat, dan mudah masuk ke surga yang penuh kenikmatan.

 

Ditambah lagi, kalau kita banyak harta dan uang, pusing mengurusnya dan stress, 
serta mudah melupakan shalat karena sibuk. Apa artinya banyak harta kalau kita 
masuk neraka. Carilah hidup sederhana saja, karena Nabi dan para khalifah yang 
lurus, hidupnya sederhana. 

 

Demikian cerita waktu kanak-kanak. Dan setelah membaca sendiri kitab pedoman 
hidup manusia yaitu Al Qur�an, saya baru mengerti benar bagaimana hidup yang 
sesungguhnya menurut Allah swt. 

 

Di antara firman Allah swt dan sabda Nabi yang saya baca antara lain: 

1.      Carilah apa yang telah di berikan oleh Allah kepadamu (untuk 
kebahagian) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagian dari 
kenikmatan dunia dan berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana Aku berbuat 
baik kepadamu." ( QS.28:77 ). 

2.      Allah lebih menyukai muslim yang kuat iman dan ekonominya, dari pada 
muslim yang lemah iman dan ekonominya. (Hadits)

 

Ya Allah, Ya Rabbi, terimakasih atas petunjuk-petunjuk-Mu. Jika bukan karena 
firman-Mu tentu aku dan anak-anakku hidup  tanpa  harta dan ilmu. Tentu aku 
tidak bisa menyekolahkan anak-anakku ke perguruan tinggi, tentu aku tidak bisa 
naik haji dan berzakat, tentu aku tidak bisa banyak membantu anak-anak yatim 
dan fakir, tentu aku tidak bisa mendirikan sekolah, rumah sakit, dan 
pabrik-pabrik tempat pemuda dan pemudi bekerja, tentu aku tidak dapat memiliki 
mobil atau naik pesawat terbang, tentu aku tidak bisa banyak beramal saleh, 
tentu aku tidak bisa masuk ke surga, karena amal  saleh atau karya bermanfaat 
tidak ada, atau sedikit sekali. 

 

Ya Allah, aku takut ke nerakamu. Ampunilah dosa-dosaku dan bimbinglah aku ke 
jalan yang Engkau ridhai. Sekarang aku bekerja keras, dan mensyukuri waktu, 
akal, tenaga, ilmu yang Engkau berikan  untuk berbuat kebaikan dan berkarya 
sebanyak mungkinkarena Mu yaa Allah  untuk kepentingan umat manusia yang banyak 
pula. 

 

Walau sibuk bekerja beramal saleh, tetapi shalat, puasa dan mengingat Allah 
tidak kulalaikan.                      

Firman Allah: 

"Bermegah-megahan (dengan harta, pangkat, anak dan istri) melalaikanmu,  sampai 
kamu masuk kubur. Sekali-kali jangan begitu, nanti kamu akan mengetahui. 
Kemudian sekali-kali jangan begitu, hingga kalian akan mengetahui.  Sekali-kali 
jangan begitu, kalau kalian mengetahui dengan ilmu yang yakin. Sesungguhnya 
kamu akan melihat neraka. Kemudian kamu akan melihatnya dengan mata keyakinan. 
Kemudian kamu akan ditanya perbuatan-perbuatan kamu tentang segala nikmat yang 
telah diberikan ( harta, pangkat anak-anak, dan  istri yang kamu miliki 
sementara...)" (QS.102:1-8).

 

Seorang muslim, dengan demikian, boleh mencari harta dan uang sebanyak banyak 
mungkin. Dan harta itu hendaklah digunakan dan dimanfaatkan untuk manusia 
banyak dan  di jalan yang telah ditentukan oleh Allah pula. Tidak boleh 
digunakan mendirikan pabrik minuman terlarang, berternak babi dan lain-lain. 
Atau mendirikan rumah-rumah hiburan, diskotek, berjudi. Dan harus pula disadari 
bahwa semua harta itu adalah milik Allah semata. Maka haruslah digunakan 
menurut pemiliknya, yaitu menurut Allah swt.

Firman Allah  

"Allah pemberi karunia rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa dihisab.� 
(QS.3:37)" 

Hadits Nabi: 

"Sebaik baik pertolongan atas taqwa kepada Allah swt adalah "harta-uang".  
(Betapa tidak, seseorang yang tidak memiliki harta-uang (alias miskin), akan 
habislah waktunya untuk mencari makan, pakaian, rumah dan kebutuhan anak-anak, 
sekolahnya, kebutuhan pokok lainnya dalam kehidupan sehari harinya. Belum lagi 
diharapkan kepada kesulitan-kesulitan yang tidak bisa diatasinya, kecuali 
dengan harta-uang. Hal mana akan menghalangi dia untuk berzikir dan berpikir. 
Kemudian tidak akan mendapat kesempatan beribadah  haji, zakat, sedekah dan 
amal-amal saleh lainnya. Kemiskinan mudah menjadikan orang kepada kufur.

 

Maha Suci Allah Yang Maha Tahu dan Bijaksana. Allah swt sangat menginginkan 
umat muslim kuat iman dan ekonominya agar bisa beribadah dan mengabdi dengan 
baik kepada Nya.

 "Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, adalah serupa dengan 
sebutir benih, menjadi tujuh tangkai, tiap tangkai 100 biji padi.� (QS.2:261). 
"Siapakah yang memberi kamu rezeki dari langit dan bumi." (QS.34:24."Pedagang 
pedagang yang jujur, timbangan yang benar, maka Tuhan memberikan tempat yang 
sama dengan orang-orang yang saleh." (Al-Hadits)

 

Demikianlah terimakasih semoga Allah memberikan kita ilmu yang luas, harta yang 
banyak, dan dapat pula menyantuni orang yang memerlukannya.

Kalau benar itu datang dari Allah dan kalau salah itu datang dari kelamahn kami 
jua mohon dimaafkan dan ditegur.

 

Wassalamu�alaikum wr wb.

 

Menuju masarakat yang bermanfaat didunia berarti di akhirat. Berzikir, pikir 
dan ikhtiar

Keep your hands busy with works; keep your mouth busy with remembrance of Allah 
and leave inheritance as much as possible. 

Perintah Allah kepada Nabi Musa; Love your neighbor as you love yourself�

Hadist Nabi Muhammad saw; Kamu belum beriman kepada Allah kalau kamu belum 
mencintai tetangga kamu(islam dan non islam)

 



                
---------------------------------
Yahoo! Mail Mobile
 Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone.
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke