Waalaikumsalam.Wr.Wb.

--- taufikmalin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalamu'alaikum wr wb
> Bismilahirrahmanirrahiim.

>  
> 1. Saya bukan lah anti sunnah, tapi saya tidak
> mengikuti 100% apa yang dikerjakan Rasul. Rasulullah
> saw adalah malaksanakan dan mencontohkan kepada umat
> perintah2 Allah as a role model, baik beribdah
> kepada Allah maupun berhubungan dgn manusia. Sunnah
> yang berdasarkan kepada perintah Allah wajib kita
> ikuti, seperti cara2 shalat, puasa, naik haji,zakat,
> dll 
> Tapi sunnah yang berkenaan dengan budaya Arab,
> seperti beliau berpakaian, soroban, makan tidak
> boleh dgn sendok dll, bukanlah syariat islam yang
> wajib dilakukan. bagi orang2 Arab saya kira wajib
> meniru Rasul 100%. 

Tidak sama pernyataan sanak dengan kenyataan yang
sanak tuliskan kemaren.

Kita bicara kemaren bukan tentang pakaian rasulullah,
makan dan serban, karena dalam hal inipun BUKAN WAJIB
DIIKUTI, tetapi bila diikuti maka mengikuti sunnah
Rasulullah SAW. Itu saja.

Pembicaraan kita sanak mengatakan hadist-hadist yang
shahih disebutkan kemaren sanak katakan bertentangan
dengan ayat-ayat Allah. Padahal TIDAK SAMA SEKALI,
sanak salah pemahaman. Kalau sudah salah pemahaman
tentang hadist pelajari dulu dengan baik,
renung-renungkan dengan hati jernih dan keimanan.
Karena kalau hadist shahih sudah diakui oleh ulama
hadist, ulama tidak bertentangan mengenai hadist
shahih. Mengikutinya. Hanya saja hukumnya ada Sunnat,
dan Wajib. Itu saja.




Sebab orang Arab wajib
> melaksanakan sunnah yang diperintahkan oleh Allah(al
> Quran) dan juga peraturan2 adat istiadat Arab.

Tidak juga mengenai peraturan adat istiadat, itu
dugaan sanak saja, saya sudah lama di Arab ini tahu
bagaimana mereka.


 Tapi
> bagi umat islam di Indonesia tidak wajib menirunya.

Tidak ada perbedaan antara Islam di Arab dan Islam di
Indonesia, semua berada dalam satu wadah Islam yang
satu. Hanya caranya saja yang berbeda. 


> Boleh diikutti, boleh tidak. Jadi dibilah bilah
> sunnah itu. Satu lagi contoh yang jelas. Rasul
> mempunyai istri 9 orang, saya kira umat islam tidak
> perlu menirunya. 

Dalam hal istri Rasul Allah Muhammad SAW 9 orang ummat
Islam sudah tahu koq, kalau itu pengkhususan, jadi
bukan ini yang dipertentangkan.

Rasul menyampaikan perintah Allah
> lewat mulut Rasul, laki laki boleh mempunyai istri
> sampai 4, kalau bisa berlaku adil. Kalau tidak bisa
> berlaku adil, cukup satu saja. Jelas sekali umat
> islam wajib mengikuti Al Quran, bukan sunnah Rasul
> tentang budaya Arab.

Sama dengan diatas.


 Ada peringatan2 dari Khalifah
> abu Bakar dan Imam Safie serta Istri beliau Aisyah.
> 
> Khalifah Abu Bakar dan imam Safie berkata;
&#8220;kalau
> aku menjalankan Al Quran maka ikutilah aku, kalau
> aku salah benarkanlah aku, kalau aku menyimpang dari
> Al Quran maka janganlah aku diikuti&#8221;.
Hendaknya
> Ulama2 berpendapat demikian pula.

Tetapi sayangnya manusia ngak tahu apa itu ulama,
siapa yang dikatakan ulama, tak semua orang bisa
dikatakan ulama.

> 
> Istri Nabi, Aisyah memberi nasehat kepada seseornga
> yang bertanya,&#8221;Bagaimanakah akhlaqnya
Rasulullah saw
> wahai aisyah?,Aisyah menjawab,&#8221; Akhlaqnya
Baginda
> adalah Al Qoran. Jelaslah bagi kita dari keterangan2
> diatas bahwa tidak ada yang mengatakan ikutilah
> hadist2 atau sunnah. 

Aisyah mengatakan akhlaq Rasulullah SAW adalah
AlQuran, dalam AlQuran sendiri sudah jelas firman
Allah " Ikutilah Allah dan RasulNya", perkataan dan
jaminan apa lagi selain dari Firman Allah, sanak
katakan TIDAK ADA, jelas ini sudah salah sekali.


Hadist2 atau sunnah yangdikuti
> adalah apa yang dilakukan oleh Rasulullah sesuai
> dengan Al Quran dan hadist2 yang memberikan
> penjelasan kepada ayat2 Allah seperti cara shalat
> dll.

Fungsi Sunnah Rasulullah bukan sekedar memberi
penjelasan saja. Disini letak kekurang mengertian
sanak tentang sunnah, karena sanak sendiri sudah malas
akan mempelajari sunnah, buang-buang waktu saja sanak
katakan. Ini sudah salah besar. Padahal Allah sudah
berfirman : " Hendaklah segolongan ummat Islam pergi
menuntut ilmu AGAMA (yang didalamnya tafaqquh fiddin,
agama tidak hanya AlQuran saja, tapi ada hadist Rasul
Allah).


> 
> Hadist.."Jangan kamu tuliskan ucapanku2 selain
> daripada Al Qur'an.."

Sayang sekali sanak hanya mengambil potongan hadist
saja, tanpa mengetahui asbabunnujul ucapan tersebut.

Ucapan itu diucapkan oleh rasulullah ketika dalam
priode penulisan AlQuran. Jadi demi mejaga
kehati-hatian agar jangan bercampur baur antara mana
AlQuran mana hadist maka rasulullah kala itu melarang
penulisan AlQuran, dan setelah AlQuran
terkumpul/dituliskan baru dibolehkan.

Tapi sanak Taufik yang kurang mengerti hadist hanya
mengambil sepotong-potong saja, yang anehnya hal ini
diambil pula sebagai hujjah, bahwa ummat islam tidak
boleh menuliskan hadist. Aneh bukan? Kalau kita ingin
bicara masalah agama, masalah hadist hendaknya
dipelajari betul semuanya sebelum disampaikan keorang
lain, khawatir bukan saja kita yang berdosa, orang
lain juga turut. 

Makanya, soal ijtihad, soal penafsiran ulama Islam
menetapkan undang-undang siapa yang berhak untuk itu.
Jadi Islam ini bukan barang mainan, yang seenaknya
saja dicopot sana-copot sini, potong sana sini. Asal
ambil saja, ngak tahu mana yang busuk, mana yang
segar.Bendingan buat diri sendiri, kesalahan
ditanggung sendiri, ini dibagi-bagikan keorang lain
lagi. 


> 
> 2. Satu hal yang saya dan sdr Rahima sependapat
> dengan saya, yaitu bahwa sudah banyak hadist2 yang
> palsu, lemah, dalam buku2 Hadist. Ulama2
> mengingatkan bahwa hati2 membaca buku2 hadist. Kedua
> semenjak dikumpulkan oleh perawi2, sudah terjadi
> pertentangan2 mana Hadist2 yang sahih, mana ahadist
> yang lemah. 

Tapi kita tidak sependapat dengan hadist shahih, dan
hadist lemah sekalipun, hadist lemah bagi saya tidak
bisa menjadikannya hukum, kalau sanak diambil juga.
Beda kita bukan?

Sanak bersikeras mengatakan : " Tidak beriman salah
seorang kamu, sehingga ia mencintai saudaranya muslim
dan non Muslim", sementara saya bersikeras akan firman
Allah " Muhammad Rasul Allah, dan orang-orang
bersamanya berkasih sayang diantara mereka dan tegas
terhadap orang kafir(yang merupakan non Muslim) ".

Aneh bukan, AlQuran jelas dalam hal ini. 


Pertentangan yang besar mengakibatkan
> terpecahnya umat islam menjadi dua yang besar yaitu
> Syiah yang mengakui Hadits2 dari khalifah Ali dan
> kawan2nya. Sedangkan Sunni mengakui hadist2 yang
> berasal dari sahabat2 Nabi dan kawan2nya. 

Ulama juga tidak memakai syi'ah koq. Soal ada ulama
syi'ah, sunni, bukan berarti ini gara-gara hadist,
tetapi dikarenakan rasa kesukuan yang tinggi,
sementara hadist-hadist yang menyebutkan kelebihan
imam Ali ra dari sahabat lainnya, kebanyakan bukan
berasal dari rasul Allah, tetapi yang dibuat-buat
golongan syi'ah itu sendiri.

 Ummat Islam harus jeli dan pintar donk, bukankah
punya akal, lantas karena melihat ada hadist palsu
semacam itu, kenapa dipakai jadi sandaran hukum,.dalam
hal ini siapa yang salah..? Wonk kita diberi aqal koq.


Masih ada
> lagi golongan kecil yang tidak sependapat dengan
> perawi2 satu dgn yang lain. Jadi kalau kita samakan
> dgn kitab Injil yang banyak nama2 perawi2;  
> Matthew,  Mark, Luke, John, Acts, Roman, Philippians
> dll Kita sebahagian menganggap kitab injil tidak
> asli lagi bukan. Begitu pula buku2 hadist dengan
> banyak nama2nya.

Hadist-hadist shahih, ulama sudah sepakat dengan
ketsiqqahan mereka(dapat dipercaya semua), tidak ada
dalam hadist shahih ataupun hadist hasan, yang ulama
tidak sepakat dalam penentuan derajat hadist tersebut.
Setelah melalui jalur yang sangat ketaklah maka
terkumpullah hadist shahih, dan ummat harus
mengikutinya, karena Hadist shahih adalah sumber hukum
kedua setelah AlQuran.

 Bagi yang mempertentangkannya dengan AlQuran, apalagi
tak mempercayainya setelah semua ulama sepakat akan
keshahihan hadist tersebut, orang ini dikatakan ingkar
sunnah. 

>  
> Bagi saya hadist2 yang sahih itu hanya adalah
> hadist2 yang menjelaskan ayat2 Allah dan peraturan2
> Allah yang di turunkan kepada Nabi2 Musa dan Isa.

SALAH BESAR, penjelasan sudah saya sampaikan diatas.


> Misalnya. Perintah Allah kepada nabi Ibrahim, "anak 
> laki2 wajib disunatti" Hadist untuk ini ada.
> Kedua,"love your neighbor as you love yourself"
> hadist buat ini adalah," kamu beum beriman kepada
> Allah kalau kamu belum mencintai tetanggamu(islam
> dan non Islam).

Salah, bukan untuk non Muslim, karena firman Allah
sudah menegaskan untuk hal ini. Tidak saya temukan
dalam satu hadistpun ada perkataan Rasulullah untuk
MENCINTAI non muslim, tetapi yang ada hanyalah
perilaku rasulullah terhadap tetangganya, sekedar
menghormati non Muslim.

Namun hadist yang sudah jelas-jelas ada untuk
mencintai sesama muslim sangat banyak, dijelaskan ada
KATA MUSLIMNYA, sementara KATA Kafir, Musyrik, non
Muslim TIDAK ADA. Ada ngak hadist yang mengatakan : "
Cintailah orang kafir, musyrik..? ". kalau ada tolong
kasih kesaya. Masak rasulullah harus menyalahi
perintah Allah dalambersikap TEGAS terhadap sesama
muslim, ini baru bertentangan namanya. Allah bilang
kita tegas, lantas rasul bilang kita Cintai non
Muslim..? Masuk akal ngak,bukankah akhlak rasulullah
SAW adalah AlQuran?. 

Subhanallah, betapa rasulullah hati-hati dalam
berucap, syukur saja tidak ada diucapkan beliau untuk
mencintai non Muslim ini, kalau saja
ada,.wah..bisa-bisa ini dijadikan dalil bagi non
Muslim atau yang tidak suka Islam,atau yang ingkar
sunnah, sebagai dalil untuk berkasih sayang sesama non
muslim dan mencintai mereka, kemudian so pasti buah
dari cinta itu adalah PERNIKAHAN. Alhamdulillah hal
ini tidak pernah ada disebutkan oleh rasulullah. Sanak
Taufik telah mengada-ada apa yang tidak dikatakan oleh
rasuLullah dan telah memberikan pertentangan dengan
firman Allah.

Rasulullah SAW bersabda : " Barang siapa yang
mengada-ada dan memberikan pendustaan terhadapku, maka
kelak tempatnya adalah dineraka Jahannam ".( H.R.
Bukhari, Muslim dan lainnya).

Allah berfirman : " Dan dari sebahagian manusia ada
perkataan mereka tentang masalah kemajuan duniawi
menyenangkan dan menarik hati kamu, dan
dipersaksikannya kepada Allah atas kebenaran isi
hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling
keras"( Q.S. Al Baqarah 204).




>  
> Hadist2 yang bukan menjelaskan ayat2 Allah swt, saya
> berkeyakinan adalh hadist2 yang menjelaskan adat
> istiadat orang Arab. 

Tidak, karena hadist bukan sekedar memberi penjelasan
ayat-ayat Allah saja, tetapi banyak fungsi hadist.
Adat istiadat Arab, ngak perlu dijelaskan oleh
rasulullah. 


bagi orang Arab wajib
> melaksanakannya, tapi umat islam selain orang Arab
> tidak wajib mengikuti budaya2 Arab.
>  
> 3. "Beriman kepada Allah swt dan RasulNya....dst"
> Pemahaman dari ayat diatas bisa saya berbeda dengan
> Sdr Rahima. Saya berpendapat beriman kepada Allah
> dan RasulNya, adalah umat islam wajib mengikuti
> peraturan2 Allah yang tertulis dalam Al quran dan
> yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad saw bagaimana
> menjhalankan peraturan2 Allah tersebut. Kembali lagi
> setiap apa yang dikerjakan oleh Rasul sesuai dengan
> al Quran(peraturan2 Allah swt atau tali Allah)

Saya tidak ada katakan imanilah budaya Arab, karena
rasulullah sendiri tidak ada menjelaskan budaya Arab.
Saya hanya menyampaikan firman Allah, ikutal Allah dan
rasulNya. Apa saja, kalau itu sudah menjadi hukum
Islam, harus diikuti, bukan budayanya. Apakah pakai
jilbab juga merupakan budaya Arab..? Wow...tidak !
karena ada yang mengatakan jilbab itu adalah budaya
Arab tidak..sekali lagi tidak..,.itu perintah Allah,
bukan budaya Arab.
Budaya Arab mana yang sanak maksudkan Rasulullah
mengatakannya sebagai penjelasan.




> ikuttilah, dan selain dari itu umat islam tidak
> wajib melakukannya karena adalah adat istadat Arab,
> kecuali orang Arab wajib melakukannya. 

Wong orang Arab sendiri banyak yang makan pakai sendok
koq, banyak yang pakai dasi koq,..?
Apa yang wajib mereka lakukan,.tidak ada..? Sorban..?
Kalau wajib itu dipakai, semua orang Arab pakai
sorbanlah,.toh..ini banyak diantara mereka tak pakai
sorbankan..?

Soal jenggot panjang, ini merupakan sunnah Rasulullah,
yang sunnah diikuti, berpahala bila dikerjakan, tidak
berdosa bila ditinggalkan, karena ada memang hadist
rasulullah untuk memelihara jenggot, tetapi itu bukan
perintah Wajib, sekedar sunnah. Jadi tidak semua
hadist itu hukumnya Wajib, tetapi Sunnah.

Jadi tidak
> semua yang dikerjakan oleh Rasul adalah peraturan2
> Allah.
>  
> Kalau saya tidak salah mengerti, Sdr Rahima
> mengartikan bahwa semua yang dikerjakan oleh Rasul
> adalah wajib di kerjakan atau di-imani, kan begitu?

Sanak taufik salah mengerti, saya tak mengatakan semua
hadist Rasulullah hukumnya Wajib, tetapi ada Sunnat.
tetapi ikuti perintah Allah dan RasulNya. Yang
merupakan perintah hukumnya Wajib, yah..wajib
dilaksanakan donk,.selain itu silahkan, mau ambil
sunnah, dapat pahala, kalau ngak,.ngak dapat pahala,
tetapi ini.

Saya mengatakan itu, karena kemaren sanak mengatakan
bahwa " hanya AlQuran saja jadi pedoman hidup, selain
itu tidak apa-apa bila tak diimani, makanya saya
sampaikan " Iman itu ada kepada Allah, dan RasulNya,
kemudian ta'ati Allah dan RasulNya. Baca-bacalah
kembali postingan sanak dan renungkanlah dalam-dalam,
setelah saya kemukakan pembicaraan sanak Taufik. 

  
> Bagi saya pemahaman Sdr Rahima saya hormati, silakan
> pakai, bagi saya tidak demikian.
>  
> Orang bijak menasehati: 
> Kalau ingin mengetahui sebuah batang mangga baik
> atau buruk, maka lihatlah buahnya. Kalau buahnya
> manis dan dapat memberikan menfaat yang baik (hidup
> sejahtera, damai dermawan dll) kepada orang2
> sekelilingnya maka tanamlah batang mangga itu. Tapi
> kalau buahnya tidak bagus, busuk dll maka janganlah
> ditanam batang mangga itu. Kalau ditanam juga
> seperti pohon mangga yang banyak daunnya menjulang
> tinggi (umatnya) tapi tidak berbuah yang manis,
> kecewa bukan?  Artinya pohon mangga itu tidak
> memberikan manfaat kesejahteraan, keharmonisan,
> kedamaian kepada manusia.

Hmm..kedamaian..? tanyalah hati dan nurani sendiri,
serta realita yang ada, apakah ada kedamaian sekarang
ini yang diciptakan non Muslim? . 

Biarlah berperang dijalan Allah demi tegaknya kalimah
Allah. Iming-iming kedamaian ini hanyalah kamuflase
belaka dari non muslim agar ummat islam bisa bersatu
berdamai, harmonis dengan non Muslim, yang pada
akhirnya ujung-ujungnya boleh menikah sesama muslim,
boleh mengikuti dan mengucapkan selamat atas perayaan
non muslim dan lain-lainnya.


Dan nasehat bijak lagi : " Jangan salah memilih buah
semangka, kelihatan dari luar merah merekah, setelah
dibuka isi dalamnya asem bahkan busuk ".

Tujuan hidup satu-satunya penciptaan manusia didunia
ini hanyalah untuk menyembah Allah secara murni. Bukan
untuk selamanya, dunia hanya persinggahan sebagai
bekal diakhirat. Iming-iming kemajuan dunia yang
dijanjikan oleh orang hanyalah kamuflase belaka.Allah
sudah berfirman : "Akhirat itu lebih utama bagi kamu
dari kehidupan dunia ". " Dan berbekallah kamu, maka
sebaik-baik perbekalan adalah ketaqwaan ".

>  
> Apa yang kita lihat sekarang ini di Timur Tengah,
> dimana selalu terjadi keributan2, pembunuhan2,
> lapangan kerja yang kurang, ekonomi  dan pendidikan
> yang lemah karena kesalahan ilmu yang dipakai, bukan
> al Quran sebagai buku pedoman hidupnya yang utama,

Sanak taufik salah lihat. Timur tengah ada
keributan,pembunuhan siapa dalangnya, Amerika, Yahudi,
non Muslim Bukan..?.


> tapi saya lihat mereka merujuk kepada hadist2 yang
> berbeda beda pemahamannya satu sama lain, terutama
> pengikuti Syiah dan sunni. 

Saya sudah belasan tahun di Mesir, tidak seperti yang
sanak katakan, karena soal ikuti Syi'ah Sunni, bukan
di Timteng saja.Pedoman utama mereka adalah AlQuran,
jangan sanak memfitnah ummat Islam yang ada di Timteng
ini.Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan lho..?



Sekiranya mereka
> berpegang kepada Al quran ayat 49:11, maka
> perselisihan tidak akan terjadi sebagaimana sekarang
> ini. sayangnya mereka tidak mematuhi perintah Allah
> surat 49:11.

Surat ke 49;11...? Coba deh sanak buka AlQuran, lihat
betul isinya, jangan pakai surat 49:11, dan jangan
memotong-motong ayat atau hadist..? 
>  
> Saya mengharapkan kepada Sdr Rahima, walaupun kita
> sedikit berbeda pendapat, mari kita pegang nasehat
> Allah diatas dan nasehat Rasulullah saw. 

Nasehat Allah, Muhammad bersama Rasul Allah
orang-orang yang bersamanya berkasih sayang dan tegas
terhadap orang kafir..?

Sementara sanak bilang tidak beriman, kalau tidak
mencintai muslim dan NON MUSLIM( yang saya tekankan
adalah NON MUSLIMNYA). Apa kaitan Iman dengan Non
Muslim..? 



Siapa disini yang lebih memakai Firman Allah, saya
atau sanak taufik?



, Mari kita
> saling mengingatkan dalam kasih sayang dan bersabar.

Dan mari kita saling menasehatkan agar mengikuti
perintah Allah dan rasulNya, bukan AlQuran saja. Dan
jangan bawa-bawa orang ingkar sunnah, dan
mempertentangkan AlQuran dan Hadist, karena AlQuran
dan hadist tak pernah bertentangan, sanak sudah
katakan kemaren bahwa hadist kemaren bertentangan
dengan Firman Allah, dan sanak sudah mengatakan cukup
hanya beriman pada AlQuran saja, ngak apa-apa kalau
yang lain tidak ada, cukup satu saja. Ini pernyataan
salah!, dan pernyataan orang ingkar sunnah.


> Mohon maaf saya, walaupun kita berbeda pendapat,
> tapi pendapat sdr. Rahima tetap saya hormati. 
>  
> Demikianlah pokok2 keyakinan saya. Saya kira mari
> kita tutup diskusi tentang hadist2. Diskusi2 Hadist
> tidak akan habis2nya sampai hari kiamat. 

Nasehat saya, bila mengeluarkan hadist-hadist
perhatikan betul sebab turun hadistnya, perhatikan
betul keshahihannya, jangan pakai hadist yang kita
tidak tahu asal usulnya, apalagi memakai hadist bukan
hadist rasulullah, dijadikan dalil penguat lagi. Kalau
kita bukan ahli hadist, jangan mengambil hadist palsu,
tetapi silahkan ambil hadist shahih, dan lihat-lihat
maksud hadist sebenarnya, jangan katakan bertentangan
dengan ayat-ayat Allah.

Kalau istilah kasarnya : " Jangan berbicara sesuatu
hukum mengenai agama, akidah Islam, hadist-hadist,   
kearah yang salah, syukur kalau ada yang menegur,
kalau tidak ada, dosa siapa ini..? ".

Sebagai ummat Islam, sudah berkewajiban membela
AlQuran dan Sunnah Rasul Allah, dari hal-hal yang
salah. Cinta pada Allah, bukan sekedar shalat, puasa
zakat aja, tetapi juga membela agama Allah, membela
junjunganNya Muhammad SAW, agar tidak terjadi
kedustaan/fitnah, bid'ah pada rasul Allah.

Wassalam. Rahima.


> wasalamu'alaikum wr wb
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke