Isi al Qur'an itu hanya bisa diterima oleh manusia melalui Qalbunya, dimana 
Qalbu nya itu pun sudah disucikan dan setelah itu pemahaman dan penghayatan 
dari isi Al Qur'an itu ditransfer melalui otak dan diungkapkan dalam suatu 
bahasa melalui mulut.
Begitupun Nabi Muhammad Rasulullah SAW menerima Al Qur'an tidak bersuara dan 
tidak berhuruf.......langsung ke Qalbu beliau dan disampaikan lagi kepada umat 
dalam bahasa Arab
 
Jadi kalau hanya membaca Al Quran dan Tafsir, terus membaca buku2 literatur dan 
research serta diskusi, buat Thesis......tanpa mensucikan Qalbunya.......jauh 
lah api dari panggang dan akan menimbulkan 
pertengkaran/perkelahian/pereperangan sesama yang mengaku Islam.....
 
Orang2 yang telah mensucikan Qalbuya itu.....ibarat 2 orang yang telah meminum 
teh dari satu teko yang sama......sehingga apa pun tentang cerita rasa dan 
kandungan yang diminum sudah sama2 mendapatkan.....dan kalaupun diucapkan dalam 
bahasa yang berbeda akan ada titik temu........
 
Jadi haruslah cari tahu bagaimana Methode Mensucikan Qalbu

 
Wassalam
Eky
 

darul <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamulaikum WW.

Ini memang sesuatu yang terjadi turun temurun, selama mengaji di surau saat
kecil dulu, hanya ditekankan untuk pandai membaca dan termasuk
menyanyikannya. Hanya sampai disitu yang sanggup atau banyak melakukannya.
Karena setelah masuk SMP yang lokasi sekolahnya sangat jauh dan bersamaan
dengan itu PR dari sekolah sudah banyak, maka praktis mengaji disurau sudah
berkurang sekali, malah sudah terhenti. Sehingga banyak dari teman saya juga
banyak yang lainnya mungkin, al Quran bisanya membaca saja, tanpa mengetahui
artinya.

Sewaktu ditanya di pengajian, apa yang disebut membaca al Quran yang diberi
pahala oleh Allah tersebut adalah yang membaca tulisan/bahasa Arabnya?
Bagaimana kalau hanya membaca terjemahannya? Jawaban ustaz tetap menyatakan
bahwa pahala membaca al Quran itu huruf per huruf yang dibaca, maksudnya
huruf perhuruf Arab-nya. Malah menekenkan kita harus mempelajari supaya
mengerti bahasa arab tersebut. Coba bayangkan, berpa orang yang sanggup dan
mempunyai waktu untuk belajar bahasa arab. Apa iya yang orang Islam itu yang
dapat mengerti bahasa arab saja yang ber Islam dengan baik?

Mohon tanggapan dari para ahli, karena saya berpendapat, lebih baik membaca
terjemahan dan tafsir al Quran dari pada mendendangkan bahasa yang tidak
dimengerti. Rahima mungkin dapat berkomentar.

Wassalam WW
St.P

----- Original Message -----
From: 
To: 

Sent: Wednesday, May 25, 2005 12:06 PM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Banyak Tak Mengerti Makna Al-Quran


Assalamualaikum Wr. Wb.,

Banyak Tak Mengerti Makna Al-Quran
Oleh admin padek 1
Rabu, 25-Mei-2005, 14:14:41 0 klik

-------------kud(uang)--------------------------

Dikatakannya, faktor yang melatarbelakangi minimnya pemahaman umat
terhadap kandungan ayat Al-Qur'an, salah satu sebabnya tumbuh
mengakarnya anggapan bahwa membaca Al-Qur'an hanyalah cukup sekadar
menbaca, tanpa diiringi dengan upaya mengartikan dan memahami kandungan
artinya. Dan anggapan ini pun telah ditekankan oleh guru-guru mengaji
sewaktu belajar di TPA atau pun TPSA. Mengakibatkan nilai-nilai Al-
Qur'an tidak hidup dalam aktifitas keseharian umat.

"Apalagi demi memperkuat kebenaran anggapan tersebut, umat diiming-
imingi akan balasan pahala sekian persen. Iming-iming demikian
senantiasa diulang-ulang ketika umat memulai membaca ayat-ayat suci
Al-Qur'an, lambat laun tumbuh mengakar dalam diri umat. Parahnya,
pemahaman tersebut juga diturunkan kepada generasi berikutnya,"
ungkapnya.

Menurut Farida, pemahaman demikian perlu dipangkas dan diarahkan kepada
upaya membaca ayat al- Qur'an sebagaimana harusnya. Umat tidak hanya
diarahkan kepada sekadar sekedar membaca, namun juga mampu

-------------kud--------------------------

(r)


_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

                
---------------------------------
Yahoo! Mail Mobile
 Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone.
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke