Waalaikumsalam.Wr.Wb.

Hmm,..ngak enak juga dipanggil ngak nyahut,
seolah-olah istileh kerennya : " Pantang diarok".
Naudzubillahi mindzalik, saya ngak punya sifat semacam
itu, insyaAllah saya bersedia diminta bantuan apa
saja, ditanya, atau apa saja, selagi saya mampu akan
saya jawab, akan saya bantu. 

Mulanya sih, tujuan saya pertama unsubscribe,
sejujurnya, seperti kata da Mulyadi, emang hebat da
Mulyadi ini, sangat faham watak perempuan, "Ima lagi
merajuk" yah,.bener sih, sungguh, saya perempuan
perajuk.

 Tegas, berani seperti kata da Syahril, dan itu benar,
berani menegakkan kebenaran pada siapapun, tanpa
pandang bulu, yang tua, muda, atasan, pejabat, bahkan
menteri sekalipun, pernah keberanian saya ini sampai
disana(ditingkat menteri), kalau yang benar itu tetap
benar, salah tetap salah, tapi saya sangat takut
dengan binatang menggigit( nantik saya ceritakan,
insyaAllah perjalanan saya ke Padang Sahara, yang
berhadapan dengan binatang, padang pasir, dllnya,
insyaAllah), tetapi tetap saja watak keperempuanan
saya ada, perajuk. Bukan marah, atau emosi,kalaupun
emosi, saya cepat redanya, tapi watak yang sulit saya
hilangkan itu dianya merajuk.

Lantas kenapa saya merajuk ? Yah,..sekali-kali merajuk
ngak papakan..? Saya menganggap orang-orang di milist
RN ini sudah seperti saudara saya
sendiri,ayah/ibu,uda, uni adik, mamak dsbgnya. 

Saya menginginkan RN selain silaturrahmi, bicara
tentang kemajuan Sumbar, bukan NATO, dan jangan sampai
dilupakan agama, ajarannya, didalami benar agar
berjalan sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah dan
RasulNya.tempat curhat, canda/gurau, walau gurau yang
santai, tidak menyinggung hati orang lain, juga tidak
terlalu lama, sampai menghabiskan waktu, pokonya
sebagai rileks sajalah canda itu.

Saya inginkan siapa saja yang bisa/ pintar dalam
agama, walaupun bukan sekolah/tammatan, ataupun
specifik agama, pokonya apa saja ia bisa memberikan
ilmu agamanya, dituangkan dimilist ini sebagai siraman
ruhani setiap hari.

Saya melihat diskusi saya dengan Taufik malin,
sepertinya menghabiskan waktu saya, kalau habis waktu
saya ngak papa, asal ada gunanya buat semua, terutama
lawan diskusi itu. Tapi ini tidak, tetap juga ditulis,
ngotot atas pendapatnya yang salah itu. OK,.yang sudah
mengikuti diskusinya bisa faham dan mengerti mana yang
benar.

 Yang saya khawatirkan, tulisan2 ia selanjutnya kalau
tetap memakai yang salah, anggota yang baru masuk,
tentu akan membaca yang salah itu, dan bisa menganggap
itu benar, karena pakai ayat dan hadist, padahal ngak
benar hadistnya, ngak nyambung apa yang disampaikan
dsbgnya.

Dan pendapat-pendapatnya yang salah itu terus di
kirimkannya dimilist lain, padahal sudah dikritik oleh
kita. Cobalah kita renungi, bentuk semacam apakah
orang ini? Tidak lain dan tidak bukan punya tujuan
tertentu. Kalau orang bodoh, diberitahu ia sadar,
karena kebodohannya, dan akan merubahnya, tetapi ini
lain. Sulit bagi saya menjelaskan pada netter, siapa
orang ini, saran saya hanya, cobalah benar-benar
dengan hati yang tenang, dingin dan lama memperhatikan
semua tulisannya, sekarang ia ada di Hidayatullah
dengan nama lain lagi, dan saya membalas postingannya
disana, belum ada sahutan.Ya Alah jauhkan diriku dari
berniat gunjing,ngak lain dan tidak bukan sebagai
penjelasan kenapa aku keluar tadinya.

Tapi ada satu mail masuk dijapri saya dengan ID lain
lagi, dan saya bisa menebak siapa orangnya, karena isi
mailnya. Dan saya tidak jawab,yang pasti dari isi di
japri jelas orang itu adalah yang baru berdiskusi
dengan saya dan mengatakan berteman saja. Sayang
sekali saya bukanlah type perempuan yang gampang
dirayu,dipuji2 oleh orang yang aneh, tapi gampang
sekali dirayu, digodain, dan suka dipuji oleh suami
saya sendiri.

Allah sudah mengingatkan kita ciri-ciri hamba
'ibadurrahman' sebagaimana yang tercantum dalam surah
Al Furqan, kalau saya tidak salah ada disurah itu : "
Dan orang-orang yang berpaling dari sesuatu yang
sia-sia, (canda, pembicaraan, diskusi, perdebatan,
dllnya yang sia-sia hasilnya). Bukan sekedar sia-sia,
tetapi bisa berdampak merusak agama bagi yang belum
tahu, dan tidak mengikutinya. Itu saja.

Semoga dapat difahami penjelasan saya ini, dan akan
saya copykan postingan saya yang ada di Hidayatullah.

Wassalam. Rahima.








--- Sutan Sinaro <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Assalamu'alaikum.w.w.
> 
> Ambo raso iko harus dikonfirmasi ko.
> Alun baliak baliau lai doh. Sabab indak ado
> jawek dari kontak Palai Rinuak doh. antah kok 
> salah ambo, batua palai rinuak.
> 
> Wassalam
> 
> St. Sinaro
> 
> 
> --- Hendrizal Piliang <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> 
> > assalamualaikum w w 
> > uninda rahima nan ambo hormati ,,, amiennn,,
> > alhamdullillahh,,,  uni
> > lah baliak heheheh,,,,kalo uni ka pai juo carian
> > ganti nan bantuak uni
> > dulu baru pai,, hehehe jang pai juo lai uni,,,
> ndak
> > ado ganti nyo nan
> > bantuak uni doh ,,,
> > 
> > 
> > wassalam, hendri 
> > 
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around 
> http://mail.yahoo.com 
> 
>
_____________________________________________________
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda,
> silahkan ke: 
> http://rantaunet.org/palanta-setting
>
------------------------------------------------------------
> Tata Tertib Palanta RantauNet:
> http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
> ____________________________________________________
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke