PT KAI Buka Jalur ke MIA
* Setelah Tiga Tahun Vakum

Kamis, 16-Juni-2005, 

Padang, Padek 
 
PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Cabang Padang bakal
beroperasi kembali menyusul akan operasikannya Minangkabau
International Airport (MIA) Juli 2005. Pihak PT KAI tengah menunggu
persetujuan resmi Departemen Perhubungan untuk membuka akses ke
bandara. Selain itu, terbuka peluang kerja sama pengangkutan batubara dengan PT 
Karpindo.

Humas PT KAI Cabang Padang, Zulkifli Kiram menyebutkan, rencana membuka akses 
ke bandara merupakan program penting bagi PT KAI. Upaya ke arah itu telah 
dilakukan dengan mengajukan usulan ke Departemen Perhubungan.
Secara prinsip, pusat menyetujui langkah itu, namun jawaban resmi
tertulis masih ditunggu.

Meski rencana ini sangat realistis bagi pengembangan PT KAI Cabang
Padang, namun untuk membuka akses ke sana butuh biaya besar. Karena
itu, Departemen Perhubungan dan juga PT KAI pusat sendiri perlu
melakukan pengkajian mendalam terhadap rencana itu. Antara lain
mengkalkulasi dana yang dibutuhkan, jelasnya.

Menilik kondisi kereta api di Sumbar saat ini, ia mengatakan, sejak
produksi PT BA (perusahaan batubara, red) tidak beroperasi, telah tiga tahun 
kereta api tidak jalan. Sehingga, karyawan yang berjumlah 1400 orang ditanggung 
perusahaan pusat. Dari jumlah itu, 350 orang selain pindah, juga ada yang 
pensiun.

Penumpang kereta api wisata tidak bisa diharapkan lagi, karena pasca
gempa dan isu tsunami, masyarakat takut ke pantai. Namun demikian,
karena pertimbangan pemeliharaan dan penjagaan aset, yang meliputi
kereta api itu sendiri, rel, ampang dan persinyalan, maka sesekali
kereta harus jalan, selain juga untuk menunjang wisata. Sekali jalan
saja butuh dana operasi Rp5 juta untuk membiayai semua pihak yang
terlibat, ya masinis, petugas ampang, petugas terminal, bahan bakar dan 
sebagainya. Ini akan tetap dilakukan meski dari hitung-hitungan
perusahaan sama sekali tidak mendatangkan pemasukan. Jika tidak, aset akan 
rusak atau diserobot masyarakat,tuturnya prihatin.

Dalam keprihatinan itu, akses ke MIA menjadi secercah harapan baru bagi PT KAI.

Selain itu, saat ini tengah dilakukan penjajakan kerjasama dengan
sebuah perusahaan batu bara, PT Karpindo di Kabupaten Sawahlunto
Sijunjung. Jika itu terealisasi, perbaikan rel harus diselesaikan.
Sekitar 6 km antara Muaro Kalaban dan Padang Sibusuk, rel tergantung.

Jika dilihat secara menyeluruh, kondisi rusaknya tubuh ban atau tanah kedudukan 
rel banyak ditemukan pada berbagai tempat. Yang masih bagus saat ini hanya 
sampai ke Lubuk Alung, untuk terus ke Kayu Taman masih meragukan, tuturnya.

Simpang Susun Duku Diaspal

Dinas Prasarana Jalan (DPJ) Sumbar mendukung sepenuhnya rencana
pengoperasian Minangkabau International Airport (MIA) tanggal 23 Juli 
mendatang. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah dengan mengaspal 
kawasan sekitar fly over Simpang Susun Duku yang merupakan simpang masuk menuju 
bandara. Dengan dilakukannya pengaspalan atau pembenahan sekitar lokasi fly 
over, diharapkan kawasan tersebut menjadi lebih bersih, tertata dengan baik dan 
tidak menganggu kelancaran transportasi baik pada saat peresmian maupun 
selanjutnya, kata Wakil
Kepala Dinas Prasarana Jalan (DPJ) Ir H Doddy Ruswandi MSCE kepada
koran ini, Selasa (14/6).

Untuk sementara, dalam upaya mendukung operasional MIA, kita baru bisa 
melakukan pengaspalan dan pembenahan sekitar lokasi fly over yang menurut 
rencana akan mulai kita kerjakan dalam minggu ini.

Sementara penyelesaian jembatan belum bisa kita lakukan secepatnya,
karena butuh biaya yang cukup besar dan waktu yang juga cukup lama
untuk penyelesaian tersebut. Kita harapkan dengan selesainya
pengaspalan itu, bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang
melewati jalur sekitar jalur fly over, ucapnya.(haj/ita)



__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke