Wa'alaikum salam wr wb.,
Penjelasan bu Isna lebih pas dan lebih memberikan pencerahan bagi saya.
Hadits untuk dicerna dan dipahami makna dibalik apa yang tersurat.

Rasanya perintah atau ajaran Islam berkaitan dengan menghilangkan sifat riya
dan sombong atau angkuh itu sudah banyak dan diajarkan tidak hanya dalam
hadits tetapi di Al Qur'an. Jadi tulisan di Palanta sebelumnya berkaitan
dengan Korupsi pun akan sejalan. Karena saat ini banyak sekali kasus
korupsi - terutama untuk yang besar besaran, tidak terjadi untuk hanya
memenuhi kebutuhan hidup wajar, tetapi untuk memenuhi nafsu riya. Misalnya,
nafsu untuk memiliki mobil mewah karena kolega juga sudah memilkinya.

Korupsi untuk memperkaya, dipergunakan untuk konsumsi berlebihan, haramnya
berlipat-lipat. Sudah mencuri uang rakyat banyak, dipakai pula untuk riya.

Wassalam,
R Sampono Sutan



----- Original Message -----
From: "Isna Huriati" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "1972 putra" <[EMAIL PROTECTED]>; <[email protected]>
Sent: Friday, June 17, 2005 7:39 PM
Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Hadits Menurunkan Sarung


> Assalamualaikum wr wb.
> Jadi jelas inti dari hadist tersebut adalah sifat rya, sombong dan
> bangga diri. Jadi persoalannya bukan pada kain yang dipanjangkan. Hadist
> itu kontekstual, maksudnya orang zaman dulu apabila dia memanjangkan
> kainnya mungkin  menunjukkan dia orang kaya.  Rya , sombong dan bangga
> diri dijelaskan dalam Al Qur'an, Allah swt membencinya. Nah andaikan
> waktu itu sudah ada wanita Indonesia yang naik haji dengan mukenah
> sutera, lalu bertanya kepada nabi, saya yakin beliaupun akan menjawab
> haram.  Atau misalnya kalu nabi saw hidup saat ini, kalau ada yang
> bertanya bolehkah hotel bintang lima didirikan dihalaman  Mesjidil
> Haram, beliaupun pun mungkin akan menjawab haram . Atau banyak lagi
> misal misal yang lain .
>
> Sekian sajo, sekedar ikuik manyolo, bagi yang tidak berkenan mohon maaf.
>
> Wassalam Isna
>



_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke