Just for your info, negri tercinta ini sekarang adalah net-oil-importer > dg. besaran : > * refining fuel : 400.000 bpd > * crude oil : 350.000 bpd > * Saat ini harga crude sudah hampir menyentuh 61 USD/barrel, jadi > tingggal nunggu bangkrut-nya saja. > * Utk kepentingan bersama, tdk ada salahnya himbauan di bwh ini > dipraktekkan, krn 90% konsumsi BBM adalah TRANSPORTASI. > * Lebih sip lagi kalau himbauan "gunakan listrik seperlunya pd saat > beban puncak" (pkl 18:00 - 22:00) juga dilakukan, ini jelas akan > mengurangi beban PLN utk pengadaan BBM yg tahun ini naik dari 8.5 jt > kiloliter ke 11 jt kiloliter. > * Pekan depan, khabarnya pemerintah akan menerbitkan regulasi tentang > penghematan penggunaan BBM, terutama pada sektor penting spt. bangunan
> komersial, kantor pemerintah, transportasi, dan industri. Kemungkinan PLN > juga akan memberlakukan aturan tambahan dengan memberikan insentif bagi > konsumen yang menggunakan listrik di luar waktu beban puncak. Sementara, > bagi pelanggan yang menggunakan listrik pada saat beban puncak pun akan > dikenakan penyesuaian tarif. > * Subject: Sharing Hemat BBM > * > * Rekan semuanya, > * Berikut saya sharingkan beberapa trik untuk hemat BBM. > * Hemat dari sudut perilaku. > * 1. Kebiasaan keluar kantor makan siang/malam, sementara ini > dikurangi dulu, sebaiknya bawa bekal/delivery supaya bensin mobil nggak > terbuang sia-sia terkena macet, dll. > * 2. Jika mau bepergian, ajaklah keluarga/rekan kantor yg mau > pergi juga sehingga tidak perlu pakai dua mobil lebih. > * 3. Manfaatkan angkutan umum seperti busway, KA, metromini > sebisa mungkin. > * 4. Dalam kondisi jalan macet (luar kota), sebaiknya menepi > saja, sekalian makan/buang air/isi bensin serta istirahat, tunggulah > sampai jalanan tidak macet lagi baru berangkat. > * 5. Cara mengemudi harus smooth, kurangi frekwensi pengereman. > * Antisipasi traffic di depan anda, kalau di depan ada lampu merah, > * nggak > * perlu menggeber gas, biarkan mobil meluncur, toh kena lampu merah > juga. > * Ingat, jangan nge-gas lalu nge-rem, energi terbuang sia-sia di ban > * dan > * kampas rem. > * 6. Carilah rute/jalan alternatif yg tidak macet, agak jauh > sedikit tidak apa-apa, tetap lebih irit asal lancar. > * > * Hemat dari sudut teknis: > * 1. Tekanan ban di angka 32-34 psi (sedikit diatas rekomendasi > pabrik) > * 2. Lebar telapak ban jangan lebih dari 215 > * 3. Saat meluncur/turunan, persneling jangan di posisi N, > biarkan di D. > * Efek engine brake terbukti lebih menghemat bbm daripada stasioner. > * 4. Nyalakan AC seperlunya saja. Tapi saat ditol, justru > nyalakan AC, jangan buka jendela, untuk mengurangi drag. > * 5. Turunkan muatan-muatan tak berguna yg selalu ada di mobil. > Pilih karpet mobil yg ringan tapi kuat. > * 6. Minta bengkel melakukan setting timing yang tepat sesuai > dengan BBM (Premium/Pertamax/Pert+) untuk mobil Anda. Timing terlalu maju > bisa menyebabkan ngelitik-boros. Timing terlalu mundur juga bisa boros. > * 7. Bersihkan saringan udara (bisa dilakukan sendiri) per 2500 > km atau tergantung kondisi. > * > * Hemat dari sudut pandang teoritis: > * 1. Jangan memanaskan mobil terlalu lama, maksimum 2 menit saja. > * Warming-up mesin selama 30 menit, sama artinya dengan terjebak macet > selama 30 menit juga. Bandingkan dengan, jika Anda menjalankan mobil > tersebut dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam, selama 30 menit, maka Anda > sudah mencapai jarak 30 km. > * Kasus I. Memanaskan mesin 30 menit, jarak tempuh 0 km. > * Kasus II. Mobil berjalan 30 menit dengan speed rata-rata 100 km/j, > jarak tempuh 50 km. > * > * Konsumsi BBM juga fungsi dari waktu, bukan fungsi dari jarak tempuh > saja. > * ... Jika diasumsikan mobil Anda rata-rata konsumsi BBM-nya 10 km/l, > * maka untuk > * Kasus II akan menghabiskan 5 liter BBM > * Kasus I, tergantung cc mobil Anda, makin besar cc-nya maka makin > boros. > Untuk < 1000cc, selama 30 menit akan menghabiskan sekitar 0,5-1 lt BBM > Untuk 1000cc-2500cc, selama 30 mnt akan menghabiskan sekitar >1-1,5 ltr > BBM Untuk > 2500 cc, selama 30 menit akan menghabiskan sekitar > 1,5 liter > BBM Semakin tinggi cc mobil Anda, maka konsumsi BBM cenderung fungsi waktu > daripada fungsi jarak. Sebaliknya, jika cc mobil Anda kecil,maka konsumsi > BBM cenderung ber-korelasi dengan jarak, bukan waktu. > Pengalaman pribadi: > BDG-JKT via puncak (170km), makan waktu sekitar 5 jam, konsumsi BBM > sekitar 22 liter. > BDG-JKT via cikampek (160km), makan waktu sekitar 3,5 jam, konsumsi BBM > sekitar 19 liter. > BDG-JKT via cipularang (130km), makan waktu sekitar 1,5 jam, konsumsi BBM > sekitar 12 liter. > Silahken email ini di-forward biar konsumsi BBM bisa turun drastis. > Atau barangkali ada yg mau menambahkan? > Seandainya 1 mobil bisa berhemat 2 liter per hari, bayangkan berapa banyak > Mobil/motor yg tertolong... :-) > Silahkan mencoba barang kali ada manfaat buat kita semua. Website http://www.rantaunet.org _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ------------------------------------------------------------ Tata Tertib Palanta RantauNet: http://rantaunet.org/palanta-tatatertib ____________________________________________________

