Alaikum salam wr.wb.

Rahima, home work ni Ben telah dikirim terdahulu dari ini, khusus pada Rahima.
Pada email ini di copykan pertanyaan dan usul pada bu guru dlm pelajaran-1 
ini.

Questions/ Suggestions:
 
 
1a.  Bagaimana kalau kita sepakat memakai alphabet yg di usulkan St. Sinaro?
 Rasanya lebih tepat bagi disini.   
Atau alphabet yg international/lazim dipakai dinegeri sana?
 
Pokoknya kita perlu menetapkan kesatuan pemakian alphabet di kelas ini.
 
1b. Tolong di disesuaikan kembali pemakaian huruf2 pada Darsan-1 dg memakai 
alphabet yg akan kita pakai dlm kesatuan kita tsb.
 
2.  Tolong di berikan istilah ‘Arab nya pada setiap istilah dlm Darsan-1, spt:
Isim tananman:  apa istilah “arab nya utk tanaman pada pembagian isim ini?
… dst.
Mohon di berikan contoh2 dlm bhs ‘Arab utk setiap pembagian kata2 pada 
Darsan-1, sbg penambahan/peningkatan vocabulary kami. 
(Kalau untuk kata kerja berikan juga bentuk tensis nya, kalau utk kata benda 
berikan
single dan plural nya.)
Bagaiman Kata Fi’il utk future (akan)?
Sepertinya pada bhs Indonesia kita hanya menambahkan kata “akan”.
Bagaimanahal ini kalau dlm bhs ‘Arab?
 
Pada Ya, Muhammad uktub darsaka
 
Kenapa tidak dipakai Iktub ?
Apa2 saja yg menetukan tanda/huruf  I, u, atau a, …(dll mungkin?) pada 
permulaan Fi’il Amr?
Tolong di berikan semua huruf dzar itu. 
Bagaiman dg “wa” (wau kasra), adakalanya setelah wa, kata berikutnya juga 
berakhran kasra.  
Bagaiman dg “au”  (alif dan waw), la (lam alif), fa,… ….dll?

Sebagai kunci (jawaban) dari bu guru, mohon di bicarakan (uraikan) kata demi 
kata dari assignement ayat tsb.
SAlam, maaf dan terima kasih,
Nurbaini McKosky

In a message dated 7/16/2005 4:35:21 AM Eastern Standard Time, 
[EMAIL PROTECTED] writes:
Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamualaikum warahmatullaahi wabaraakaatuh

Cukup bagus sekali pertanyaan mak Boe, mengenai "
wa'tasimuubihablillah ", " berpegang teguh pada tali
Allah".

Agar sekali berjalan dua tiga pulau terlampaui,
permintaan ni Ben, da Sutan dan dunsanak semuanya
terkabulkan tanpa buang-buang waktu lagi akan saya
mulai saja, bahasa Arab jalan, tafsir jalan dan
pertanyaan mak Boes saya jawab. 

Maka, sebelum menjawab pertanyaan mak Boes ini, saya
jelaskan dulu dari awal. Apa itu isim(noun), apa itu
fi'il( verb), dan apa itu huruf.

A). Pembagian kalimah.

Pertama : Isim. Apa itu isim..?
Isim adalah segala sesuatu yang menunjukkan atas dzat
Isim Insan : Muhammad, Ahmad dst..
Isim hewan : Kuda, Keledai, Singa, Kucing
Isim Jamad( benda yang beku), Pena, Rumah, sekolah dst
Isim Tanaman : gandum, kapas, durian, mangga dst
Isim Sifat : Putih, cantik, besar dst

Kedua : Fi'il Apa itu fi'il..?
Fi'il adalah Segala sesuatu yang menujukkan atas
kejadian, terbagi kepada tiga.
Fi'il maadi( yang telah berlalu) contoh : " Ka-Ta-Ba
"( ktb)= ia telah menulis. " Kataba Muhammadun darsan"
( Muhammad telah menulis pelajaran)

Fi'il Mudhari' ( Kejadian sekarang, atau yang sedang
berlangsung). Yak- Tu- Bu ( yktb) Sedang Menulis. "
Muhammad Yaktubu darsan " Muhammad sedang menulis
pelajaran

Fi'il Amr ( Perintah ). " Iktub " ( alif k-t-b ) "
Tulislah !
Ya Muhammad Uktub darsaka ( wahai Muhammad tulislah
pelajaran kamu !

Ketiga : Huruf. Huruf itu adalah raabithah, atau
penghubung. 

Contoh, " Min "( mn ) artinya (dari)
Ila (alif, l, y). artinya " ke ".
Fiy ( f,y), artinya : Didalam.
'ala ( 'ain,L,y ) arinya diatas
'an ( 'ain, n), artinya dari juga

Semua huruf diatas termasuk dari huruf
dzar(prepositions), masih banyak lagi huruf dzar ini,
antara lain, " ba" (b), ma'a(m, 'ain), dst. Dan setiap
isim yang dimasuki oleh huruf2 dzar diatas, maka baris
akhir dari isim tersebut adalah baris bawah. (kecuali
ada pengecualian, tetapi ini masalahnya masih jauh)

Contoh isim yang dimasuki oleh huruf dzar. " BismI
llaaHI,rrahmaanirraahiym " .
Kata-kata ismun, masuk sebelumnya huruf dzar yaitu "
ba ", pada kata Bismi, seharusnya ismun, berubah
menjadi ismi.

Contoh lain banyak dalam AlQuran. " Ammaa
yatasaaaluun, 'ANINNABAI ladziim ".
Kata-kata " 'Aninnabai ", (UNTUK LEBIH JELAS BAGAIMANA
HURUFNYA SILAHKAN LIHAT Al Quran surah annaba. ).

Annabaa, berasal dari akar kata (root), " Na-ba-a"(
N,B, hamzah).

Karena masuk huruf dzar : 'An" ( ain dan nun ), tadi,
seharusnya " Nabaa", menjadi " Nabai". 

Semoga faham sampai disini, kalau tak faham, silahkan
Tanya, tetapi sebaiknya lihat AlQuran, biar jelas
hurufnya. Dan tugas dari saya pada sanak RN, Surau,
atau siapa yang mau, silahkan nantik didalam AlQuran
cari kata-kata sesudah huruf dzar diatas, benarkah apa
yang saya katakan, bahwa baris isim dari kalimah akhir
dari kata sesudah huruf dzar tersebut baris atas..?
Silahkan latihan sekaligus membiasakan diri
memperhatikan kitab suci, pedoman hidup  kita itu
sendiri. 

Selama ini kita biasa  sedikit cuek dalam membaca
AlQuran, kurang perhatikan terhadap sisi
grammarnya(qawaidnya), apalagi artinya, tata bahasa,
serta sastranya, ini masih jauh, kelak perlahan akan
kita pelajari, karena dalam pertanyaan mak Boes
diatas, ada sisi sastranya sisi bahasa yang
sangat-sangat tinggi nilainya, insyaAllah akan kita
lihat nantiknya.

Sekarang, silahkan dulu difahami mengenai istilah
isim, fi;il dan huruf ini, silahkan cari dalam AlQuran
ayat apa saja, mana isim, mana huruf, mana fi'il dan
mana kalimah yang dimasuki huruf dzar berbaris bawah
akhirnya.
Selamat mencoba.

Semoga bermanfaat,

Wabillahi taufik walhidaayah,
wassalamualaikumwarahmatullahi wabarakaatuh

Cairo, pertengahan July 2005-07-2005 ( Rahima, 36 thn)
 
Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke