Setelah kena krisis energy yang disebabkan oleh rendahnya produksi BBM dan 
tingginya harga BBM dunia, kita kini terancam krisis pangan karena usia dan 
menurunnya kemampuan petani.

Wassalam,

R Sampono Sutan

75% Petani Sudah Tua
Tahun 2008 Akan Terjadi Krisis SDM Pertanian 
Oleh:Andreas Maryoto



Jakarta, Kompas - Sebuah survei menemukan bahwa sebagian besar petani padi di 
Jawa berumur di atas 50 tahun. Kondisi ini mencemaskan karena produksi pangan 
ditopang petani yang tergolong dalam lapisan usia kurang produktif. Tahun 2008 
diperkirakan akan terjadi krisis SDM di sektor pertanian.

Dari survei terhadap 2.000 petani padi di Pulau Jawa, ternyata sebanyak 75 
persen petani berusia di atas 50 tahun. Sementara sebanyak 13 persen berusia 
antara 30 tahun-49 tahun dan hanya 12 persen yang berusia di bawah 30 tahun.

Direktur Enciety Business Consult dan juga anggota Forum Masyarakat Statistik 
(FMS) Kresnayana Yahya yang melakukan survei itu, Kamis (28/7) di Jakarta, 
mengatakan, dengan melihat komposisi usia petani, terlihat tidak ada regenerasi 
usaha pertanian di dalam rumah tangga petani.

Ini sangat merisaukan. Kita mempertanyakan mengenai kelanjutan sektor pertanian 
kita. Saya memperkirakan pada tahun 2008 akan terjadi krisis sumber daya 
manusia pertanian (SDM Red), kata Kresnayana.

Menanggapi hasil penelitian itu Direktur Lembaga Pemberdayaan Pedesaan dan 
Kajian Global Cindelaras Dr Francis Wahono yang dihubungi di Yogyakarta 
mengatakan, data itu menggambarkan produksi pangan ditopang oleh lapisan petani 
yang mengalami penuaan.

Pertanian tidak bisa menampung seluruh tenaga kerja di pedesaan. Di desa tidak 
ada pekerjaan yang sesuai untuk generasi muda sehingga mereka menjadi lautan 
tenaga murah bagi industri di kota, kata Francis.

Ia menyebutkan, kondisi itu terjadi akibat kebijakan pemerintah tidak berbasis 
pedesaan.

Industrialisasi yang dipilih tidak berbasis pertanian, tetapi industrialisasi 
yang dicangkokkan, yang input, tenaga ahli, dan teknologinya dari negara maju.

Modernisasi yang dilakukan di desa sangat dangkal, yaitu memasukkan bahan-bahan 
kimia ke desa bukan melakukan industrialisasi pedesaan.

Francis mengatakan, pilihan generasi muda di desa menjadi tukang ojek maupun 
buruh merupakan sebuah keterpaksaan bukan pilihan. Sekarang mereka ada yang 
menjadi TKI. Ini sebenarnya bukan peluang kerja, tetapi keterpaksaan. Mereka 
sebenarnya tidak mau pekerjaan itu, katanya.

Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke