Angku Darwin,

betul yg dikatakan oleh Dwi W Soegardi, sampai
Jumat lalu, kami ummat Muslim di jantung kota, sebagian
shalat di lantai bawah gereja besar dan kuno/antik.
Gereja ini terletak di perempatan King Street dan Church St.

Lantai bawah ini bisa menampung jemaah 4-5 ratus orang kira²,
dan sampai kini tidak jelas bagi ambo apakah ini disewa
atau kerelaan hati pihak gereja.
Di pintu masuk ditulis oleh pihak gereja waktu penggunaan
ruangan bawah tanah ini dan diharapkan siapapun tidak
boleh membikin ribut dikala itu. Begitu benar toleransi
kaum gerejani kepada ummat Islam.

Benar kata Sdr. Dwi W Soegardi, sudahkah kita memfasilitasi kelompok
non-muslim dinegara indonesia? bukankah ummat islam adalah mayoritas 
di negara ini?


wassalam, 
boes






----- Original Message ----- 
  From: Darwin Bahar 
  To: [EMAIL PROTECTED] ; [email protected] 
  Sent: Tuesday, August 30, 2005 3:43 PM
  Subject: [surau] Dari Sebuah Diskusi Di Milis Wanita Muslimah


  Date: Tue, 30 Aug 2005 07:46:22 -0400
  From: "Dwi W. Soegardi" <[EMAIL PROTECTED]>
  Subject: Re: Re: Yang ditutup bukan gereja, tapi rumah yang berubah 
  fungsi jadi gereja

  Salam Ustadz Darwin,

  Saya baru baca sekilas sejarah Islam di Kanada.

  Di awal-awal penyebarannya, di tahun 1930-an, komunitas muslim imigran 
  berkumpul beribadah di salah satu ruangan lantai dasar sebuah gereja. 
  Gereja tsb dari denominasi United Church yang memang dikenal toleran. 
  Sampai sekarang hubungan muslim dengan United Church ini sangat baik.

  Dari peristiwa penutupan gereja ini, meski ada suara-suara yang membela 
  kaum minoritas tertindas ini, adakah yang berinisiatif memfasilitasi 
  tempat ibadah untuk kaum minoritas. Saya bayangkan pesantren2 
  mempersilakan kaum pendatang nonmuslim untuk beribadah di hari Minggu di 
  salah satu ruangan kelas di pesantren.

  Kalau ada yang malah protes, sebaiknya baca sirah Nabi, tentang 
  kunjungan delegasi Nasrani dari Najran ke Madinah, ketika Rasulullah  
  mempersilakan mereka untuk beribadah di masjid Nabawi.

  (Tapi apalah awak ini)???

  salam,
  DWS

  Darwin Bahar wrote:

  (Salam kangen sama Ustadzah Mia c.s)

  Umat Islam Indonesia, disadari atau tidak, sebenarnya paling jago dalam 
  melanggar SKB mengenai rumah ibadah. Setiap jumat berapa banyak 
  pelataran parkir, auditorium dan lain-lain yang berubah fungsi menjadi 
  masjid tanpa perlu memenuhi ketentuan SKB? Sewaktu saya masih bekerja 
  dan berkantor di jalan Melawai Kebayoran Baru, kalau tidak sedang 
  bertugas keluar ke daerah saya hampir selalu jumatan di Hal Tenis di 
  kompleks PTIK.

  Sewaktu bertugas ke Manokwari saya pernah jumatan di masjid yang 
  dibangun oleh TNI AL. Di Jayapura saya melihat ada masjid yang dibangun 
  oleh Polri sedangkan di Merauke saya lihat ada masjid yang dibangun oleh 
  TNI AD. Saya berbaik sangka saja bahwa pembangunan masjid-masjid 
  tersebut sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan SKB.

  Tetapi apa sih sebanarnya yang telah dilanggar sengaja atau tidak 
  sengaja oleh sebagian umat Islam Indonesia: keadilan, yang merupakan
  salah satu pilar ajaran Islam.

  Bukankah Al Qur'an mengatakan bahwa keadilan itu sangat dekat dengan  
  takwa, derajat tertinggi seorang manusia dalam pandangan Allah SWT?

  Saya pernah nulis di sebuah milis orang kampung saya: kita dekat dengan 
  Al Qur'an. Tetapi sebenarnya jauh.

  Tapi apalah awak ini

  Wassalam, Darwin



  -----------------------------------------------------------------------
                  "Sudahkah anda shalat dan berinfaq hari ini ?
  ========================================================================
  Info Islam-Minangkabau, kunjungi: http://www.surau.org




------------------------------------------------------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS 

    a..  Visit your group "surau" on the web.
      
    b..  To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]
      
    c..  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 


------------------------------------------------------------------------------


Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

Kirim email ke