Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu,

Mati adalah sebuah keniscayaan yang wajib dan pasti. 'Setiap yang bernyawa
akan mati' begitu Allah Subhaanahu wa ta'ala mengingatkan. Kepada
orang-orang yang beriman diingatkan agar mempersiapkan 'mati' itu dengan
sebaik-baiknya. 'Walaa tamuutun na illaa wa antum muslimuun' firman Allah di
ayat yang lain. Mati bisa saja dalam keadaan baik-baik, baik menurut takaran
Allah maupun takaran manusia. Mati yang seperti ini disebut husnul
khaatimah, sebuah akhir yang hasan, yang baik. Lawannya adalah suul khatimah
atau sebuah akhir yang suu', yang buruk. Yang paling tahu tentang kualitas
kematian seorang hamba, apakah husnul khatimah atau suul khatimah tentu
Allah Ta'ala saja. Manusia yang masih tinggal hanya dapat mereka-reka, yang
rekaan mereka mungkin benar mungkin juga salah.

Seboleh-bolehnya kita berprasangka baik sajalah. Mudah-mudahan sesiapa itu
mati dalam husnul khatimah, apatah lagi ketika kita mengenal sifat-sifat
baiknya selama ini, keperduliannya, kesopanannya, keadilannya,
kerendahhatiannya dan sebagainya. Meskipun tentu saja disamping itu ada pula
sifat-sifat buruknya sebagai manusia. Namun....., kita tetap hanya
mereka-reka, hanya berprasangka saja. Allah lah Yang Maha Tahu nilai
sebenarnya sesiapa itu.

Begitupun adakalanya kita berprasangka sebaliknya. Karena yang kita kenal
dari sesiapa itu hanya hal-hal yang negatif belaka. Kekasarannya,
kesleborannya, kepremanannya, kepembohongannya, keganasannya dan sebagainya.
Tapi tetap Allah saja Yang Maha Tahu siapa orang itu sebenarnya. Entah-entah
beberapa ketika sebelum ajalnya, Allah memberinya kesempatan untuk berubah
total, tanpa banyak orang yang tahu.

Mati tidak dapat kita nilai kwalitasnya dari caranya maut datang. Hamzah,
paman Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam yang menemui maut di ujung
lembing Wahsyi adalah seorang syuhada, tapi tidak setiap yang mati di ujung
lembing adalah syahid. Matinya seratusan orang lebih pada musibah pesawat
Mandala di Medan tadi pagi sepintas seperti mirip belaka. Tapi kwalitas mati
setiap ahli musibah itu hanya Allah saja Yang Tahu.

Mati adalah terminal kehidupan yang penuh misteri. Setiap kita hendaknya
mempersiapkan mati itu dengan baik, dengan upaya dan doa agar kiranya kita,
tiap-tiap kita yang beriman, menemuinya dalam keadaan berserah diri secara
kaffah.

Wassalaamu'alaikum,

Lembang Alam



Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

Kirim email ke