Marhaban Ya Ramadhan

Assalamualaikum.Wr.Wb.

Allah SWT berfirman : " Wahai orang-orang yang beriman
telah diwajibkan atas kamu puasa,sebagaimana juga
pernah di wajibkan atas ummat-ummat sebelum kamu semua
itu agar kamu menjadi orang yang bertaqwa "

Kaum Muslimin , Muslimat yang di rahmati Allah :

Sering sekali kita menyatakan " Marhaban ya Ramadhan "
( Selamat Datang wahai bulan yang penuh Rahmat )
Ada baiknya kita saling mengingatkan apa itu makna
kata " Marhaban ",agar kita semakin memahami apa yang
akan kita ucapkan dan lakukan.

" Marhaban ",berasal dari akar kata " rahiba " yang
artinya " selamat datang "." Welcome,bahasa langitnya
"

Kata " marhaban "  ini, juga berarti " kelapangan ",
jadi tamu yang kita sambut penuh dengan kelapangan
hati.Kata ini tidak sama dengan ahlah sa sahlan, yang
berrati sama juga " selamat datang ".. Maknanya lebih
luas.Oleh sebab itu dalam menyambut bulan puasa 
Ramadhan sering di sebut marhaban, bukan ahlan wa
sahlan.

Sementara kata " ramadhan ". berasal dari kata "  Ar
Ramdu ", yang artinya " kegoncangan ", jadi di bulan
ini penuh cobaan dan goncangan.

Mengapa bulan ini dinamakan bulan ramadhan ?

Orang Arab zaman dahulu kala, sebelum ada nama-nama
bulan Islam ( hijriyyah seperti sekarang ini ), mereka
juga punya nama, seperti nadir, dan sebagainya itu.

Namun tatkala Islam datang, maka mulailah di sesuaikan
nama bulan tersebut dengan kondisi yang ada. Seperti
Dzul Qa'edah, yang artinya ( duduk ), maksudnya pada
bulan itu, kala itu orang Arab tidak melakukan
peperanga, atau tidak di bolehkan berperang, maka di
sebutlah bulan yang sesuai dengan kondisinya yaitu "
Dzul Qaedah ". 

Begitupun Dzul hijjah ( bulan untuk berhaji ),dan
sebagainya, maka termasuklah bulan Ramadhan ini,
dimana kala itu cuaca sangatlah panasnya, penuh ke
goncangan, maka disebutlah bulan itu dengan Ramadhan (
goncang ).

Jadi pada bulan inilah muslimin menghadapi
kegoncangan, ujian nan tiada taranya, yang jarang kita
rasakan di hari-hari biasa.Di sana kita bukan sekedar
menahan lapar dan dahaga saja, tetapi nafsu, baik itu
amarah, sexualitas, yang tidak di perbolehkan hubungan
intim di siang harinya.Menahan diri dari segala macam
hal yang dapat merusak pahala puasa itu.

Di dalam bulan Ramadhan ini, ada sebuah hadist
menyatakan bahwa bulan itu, dimana pintu syurga di
buka, di tutup pintu neraka, di belenggu
syetan-syetan.

Bermacam penafsiran ulama dalam hal ini.Ada yang
menafsirkan secara letter, seperti Al Qurthubi di
dalam bukunya tafsir Al ahkam.

Memang di bulan ramadhan itu benar-benar di buka pintu
syurga, di tutup pintu neraka, dan dibelenggu
syetan-syetan. Lantas mengapa sampai ada juga yang
sampai berbuat maksiat di bulan ini ? 

Karena jelas, orang itu sendiri yang membuka buhulnya.
Bukankah ia hanya sekedar di ikat.bayangkan saja kalau
benda di ikat, atau mayat d ikat, masih bisa terbuka
kembali bukan.Jadi ia hanya sekedar mengurangi, bukan
menghilangkan sama sekali, yang mana sewaktu-waktu
bisa terbuka kembali, tergantung si empunya barang
tersebut.

Ada lagi yang menafsirkannya dalam " majazi " ( kiasan
).maksudnya, pintu syurga itu terbuka untuk kita
beramal sebanyak-banyaknya, karena bulan ramadhan amal
ibadah d lipat gandakan.

Dimana pintu neraka tertutup, karena kita menahan diri
dari hal-hal yang terlarang, kecil kemungkinan pintu
neraka itu terbuka.

Kalau pintu neraka sudah tertutup, tentu
syetan-syetanpun terbelenggu.Alias ngak dapat berbuat
apa-apa.

Penafsiran ketiga adalah penafsiran dari Syeikh
Mutawalli As Sya'rawi Ra, yang meninggal kalau saya
tidak salah tahun 1998 kemaren, ulama kontemporer,
yang banyak menerbitkan buku-buku, dimana berpendapat
: yang di maksudkan hadist di atas adalah " kalimat
tersebut merupakan suatu berita , yang berisikan
perintah ".

Maksudnya , jadikanlah oleh kamu wahai ummat yang
beriman, agar pintu syurga terbuka, dengan amalan
ibadah kamu, dan tertutupnya pintu neraka, karena kamu
menjauhkan perbuatan maksiat, belenggulah oleh kamu
Syetan itu dengan amal ibadah dan dzikir pada Allah
SWT.

Itulah penafsiran tentang hadist diatas.yang mana
menurut hemat penulis, tujuannya sama saja, jadi boleh
di pakai yang mana saja. 

Mungkin dalam hal penyambutan bulan ramadhan ini dapat
kita beri contoh Illustrasi didalam sikap seseorang
menyambut bulan suci ini,dengan seseorang yang akan
menerima tamunya.

Ada diantara kita yang bersikap .1 ).Biasa-biasa saja
menghadapi tamu yang akan datang itu. Karena kita
menganggap tamu tersebut tidak begitu penting artinya
buat kita.

2 ) Ada sikap kita Gembira sekali menerima tamu kita
tersebut, karena tamu itu sudah lama kita
nanti-nantikan, dan yang sangat kita harapkan.
Seumpama seorang wanita akan menerima calon pasangan
dan mertuanya yang akan datang melamarnya. Hati kala
itu deg-deg kan, plus kembang kempis nafas.
Takut-takut kalau nantik penampilan dihadapan
mertuanya ngak bagus, atau sikapnya yang ngak beres,
serta pelayanannya baik itu rumah yang kotor,atau
makanan yang kurang enak.

3 ).Menghadapi tamu tersebut dengan sikap kebencian.
Perasaan kita bawaannya kesal saja, kalau tamu itu
yang datang.Jangankan untuk bersih-bersih rumah, dan
menyiapkan makanan, tak jarang pula kita berusaha
mengelak dengan memberikan beribu alas an bahwa kita
tidak sedang di rumah, lagi sibuk,atau segala macam
alas an yang dibuat-buat lainnya.

Semua ini berdasarkan pada hal-hal sebagai berikut : 

A ).
Tamu yang datang itu apakah berbobot bagi kita apa
tidak, pentingkah atau tidak penting. Lihatlah
bagaimana Gubernur menyambut Presiden yang akan datang
kedaerahnya,segala jalan-jalan umumpun tak jarang
harus di tutup. Karena yang akan datang adalah seorang
presiden yang cukup penting dalam kariernya.

B ). Kondisi kita.Kalau keadaan kita lagi sibuk,
meskipun sesibuk apa, kalau yang datang itu adalah
tamu yang cukup penting bagi kita, bisa jadi kita akan
men cancel semua program-program lainnya, atau
menguranginya . Misalkan kita ada janji dengan
seseorang,atau ada rapat dan pertemuan dengan karyawan
,tapi dikarenakan akan datang kerumah kita  tamu maha
penting, maka kita men cancel rapat, janji dan
pertemuan itu, demi untuk mempersiapkan dan menyambut
serta melayani tamu yang sangat kita harapkan
kedatangannya itu.

Apa yang harus kita lakukan dalam penyambutan tamu
tersebut ??





                
__________________________________ 
Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 
http://mail.yahoo.com

Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
____________________________________________________

Kirim email ke