Assalamua'alaikumwarahmatullahiwabrakaatuhu. Mohon maaf, saya baru sempat membaca topik "tahajjud ini". Saya menduga hanya mengenai pembicaraan tahajjud yang biasa dibicarakan, dan saya kira semua orang pasti sudah tahu betapa besar manfaatnya shalat yang satu ini.
Bagi Nabi Muhammad(ini kekhususan beliau, tahajjud ini wajib dianggap beliau, saking pentingnya shalat ini, dan bagi ummatnya sunnah muakkadah). Dahulu para sahabat menduga tahajjud ini wajib, sehingga pernah ada yang tidak mampu bekerja keras siang hari shalat malam setiap hari, maka turunlah ayat ini.(Al Isra 79, waminallaili fatahhajad biHi naafilatallaka, dan dari sebahagian malam maka shalat tahajjudlah kamu sebagai shalat sunnah). Apa tujuan utamanya ? " sambungan ayatnya : " Semoga Allah membangkitkan kamu kemaqam yang terpuji". Pepatah Arab : " Man thalabaluulaa syahrullayaali, barang siapa yang ingin mencari kemuliaan hendaklah ia membiasakan diri bangun malam ". Bagi saya pribadi untuk diri saya sendiri shalat ini seakan-akan wajib. Sehingga tak jarang bila terkadang suami menginginkan diri saya, saya mandi tengah malam sebelum tidur agar bisa tahajjud ini, dan sangat senang bila beliau menginginkan saya sesudah shalat subuh. Sulit untuk diungkapkan bagaimana indahnya shalat malam itu, sambil bercengkrama dengan khaliq yang maha kasih, melantunkan AlQuran, menangis dihadapanNya, betapa diri kita tak berarti apa-apa dihadapanNya, betapa kita harus menegakkan agamaNya, betapa berat tanggung jawab manusia muslim sebagai ummat yang dikatakan terbaik bila amar ma'ruf nahi mungkar dijalankan. Namun,bila hal itu tidak dijalankan, maka pupuslah sudah gelar "ummat terbaik itu". Semua kita pemimpin dan semua kita diminta pertanggungjawaban atas yang kita pegang, pimpin, dan amanah illahi. Shalat tahajjud walau bukan dibulan Ramadhan atau dibulan Ramadhan sama saja. Tahajjud yah tahajjud, pahalanya lain, tarawih dan witir juga lain pahalanya lain lagi, --- "Gusmal, Hamdi (hamdi)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Adinda Rahima basarato Dunsanak nan dilapau... > Ambo batanyo ciek satantang pelaksanaan Shalat > Tahajjud di 1/3 Malam > pada Bulan Ramadhan > Di Masjid kami ado Ustadz mangatokan shalat Tarwih + > Witir lah samo jo > Shalat Tahajjud. Tidak benar pendapat itu. Jadi indak ado lai Shalat Tahajjud > salamo Ramadhan > apobilo awak lah melaksanakan Shalat Tarwih dan > Witir. sda > Adolo ciek lai Ustadz mangatokan, Shalat Tahajjud > bisa sajo kito lakukan > walaupun awak lah Shalat Tarwih dan Witir dek karano > sabalun Shalat > Tahajjud awak kan lah lalok dahulu aratinyo indak > samo doh. Waktu shalat tahajjud sama saja baik dibulan Ramadhan ataupun luar Ramadhan. Yaitu sesudah shalat isya, apakah sebelum ataupun sesudah tidur. Sebab arti tahajjud itu sendiri adalah shalat malam. Yang dikatakan malam tentu kita semua sudah tahu, hanya malamnya sesudah isya. Baiknya pertengahan malam, lebih baik tidur dulu. Yang lebih utama lagi adalah sepertiga malam, kira-kira sejam sebelum subuh.( Dulu pernah saya postingkan waktu shalat tahajjud dan witir ini, entah kemana postingan itu, saya tak simpan, karena replay juga kala itu, langsung jawab). Rasulullah hari-harinya diisi dengan tahajjud baik di bulan Ramadhan ataupun luar Ramadhan. Wassalamu'alaikum. Rahima. > Mohon dibantuan nama panadapek diateh nan labiah > kuaik manurut Hadist > ataupun nan pernah dilakukan oleh Rasul > Wassalam > Hamdi Gusmal > > > -----Original Message----- > From: [EMAIL PROTECTED] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On > Behalf Of Ahmad Ridha > Sent: Thursday, October 20, 2005 4:50 PM > To: [email protected] > Subject: Re: [EMAIL PROTECTED] Serba-serbi tarawih- > ibadah lain & Bid'ah > > Rasyid, Taufiq (taufiqr) wrote: > > >Baa nan sabananyo soal berbagai ibadah tu. Baitu > pulo soal Bid'ah tu > >sampai ado nan divonis haram. > > > > Mak Taufiq, iko ambo attach-kan tulisan tantang > bid'ah tu. Supayo indak > ado salah pengertian, bid'ah nan dibahas di dalamnyo > adalah bid'ah > sacaro istilah yakni: > > "Jalan di dalam agama yang diciptakan menyamai > dengan syari'at, yang > tujuannya untuk melebihkan dalam beribadah kepada > Allah." > > Jadi teknologi taka kapal terbang indak masuak ka > dalamnyo kecuali kok > kito anggap bahaso kapal terbang tu ada barokah > tertentu. > > Semoga bamanfaik, Mak. Allahu Ta'ala a'lam. > > Wassalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh, > > -- > Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. > 1980M/1400H) > > > > > > Website http://www.rantaunet.org > _____________________________________________________ > Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, > silahkan ke: > http://rantaunet.org/palanta-setting > ____________________________________________________ > __________________________________ Yahoo! Mail - PC Magazine Editors' Choice 2005 http://mail.yahoo.com Website http://www.rantaunet.org _____________________________________________________ Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting ____________________________________________________

