As. W.W. Ambo pas manonton di tv cuplikan acara ko. Sabalumnyo, ado samacam demo dan kericuhan (rami-rami mambawo bendera, sarupo urang bademo). Ambo prihatin juo mancaliaknyo, apokah saroman iko kalau guru bademo, apokah indak ado caro na santun dan tertib untuk bisa manyampaikan apo nan dimukasuik. Tabayang juo di ambo, guru sajo alah saroman ko, apo lai anak muridnyo.
Sakadar komentar dari ambo. Salam, Pada tanggal 12/2/05, hdmessa <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > dunsanak sadonyo , > > berikut teks puisi guru yg bikin heboh wapres , waktu peringatan hari > guru di solo beberapa waktu yg lalu. > > tapi seorang teman nyeletuk, bisa jadi memang saat ini , sekolah > sudah jadi tempat ayam juga ( ayam dalam tanda kutip ) > > karena di SMA di Cianjur dan juga di Bandung, ada terjadi di ruang > kelas anak murid yg main "ayam - ayaman" (perbuatan tak senonoh) > > di beberapa kampus kita kenal juga istilah "ayam kampus" , > jadi sebenarnya utk sebagian kasus , sekolah kita telah menjadi > sarang "ayam" pula , walaupun sebenarnya kampusnya megah... > > sebentar lagi ada juga kantor yg jadi kandang ayam pula , "ayam > kantoran" istilah utk pelaku selingkuh di perkantoran , atau ayam > pabrik di daerah industri... > > jadi tanpa di puisi kan , beberapa sekolah telah menjadi > kandang "ayam" ... sungguh menyedihkan... > > --------- dikuduang --------- > -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

