--- darul <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabaarakatuh. > > Rahima batanyo dan manjawab sandiri, nan salah > diawak iyo manajemen nan > diateh tu bana, sahinggo banyak urang miskin nan > busuang lapa. Banyak nan > indak basikola. Kalau dikampuang Ima kiniko, sikola > indak mambaia duh kioh. > Kalau dikampuang kamiko namono sajo sikola nan > gratis, tapi tiok bulan tatap > harus mambaia, nan kadang diateh kamampuan ekonomi > urang tuo, ado anak SD > nan sampai gantuang diri dek urang tuono indak > kuaiak mambaia uang sikola. > > Kok ado pitih, nan dibagi pitih nantun. Saharusno > indak ikan nan diagiahkan > doh, tapi panciang. > > Wassalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh. Mak Darul, dan dunsanak kasadoalahe. Sutu hal yang sangat Ironis terjadi dinegara kita, dimana banyak rakyat miskin, sementara para pejabat bersenang-senang, dengan pelancongannya keberbagai negara dengan alasan study banding. Pernah saya mendengar seorang penceramah menyampaikan sebuah hadist, bahwa ada beberapa hal yang menyebabkan suatu negeri ditimpa bala. Salah satunya adalah dimana pembagian dari kekayaan alam negara tersebut tidak rata, yang kaya dan miskin sangat jelas kelihatan, yang kaya tidak memperhatikan si miskin lagi...dst... Allah berfirman : " Apa-apa yang menimpa kamu akan kebaikan, maka sesungguhnya kebaikan itu datang dari Allah, apa-apa yang menimpa kamu akan bala(keburukan), maka sesuangguhnya keburukan itu berasal dari diri kamu sendiri". FirmanNya lagi : " Sesungguhnya Allah tidak akan merubah suatu kaum, sehingga kaum itu sendiri yang dapat merubah dirinya sendiri". FirmanNya lagi : "Telah nyata kerusakan didarat dan lautan, karena perbuatan tangan manusia itu sendiri". Kemiskinan yang terjadi di Indonesia, menurut pengamatan"kacamata" liar saya, tak jauh dengan apa yang difirmankan oleh Allah Ta'ala diatas. Banjir , tanah longsor terjadi, akibat dari ulah manusia yang tidak memperhatikan bahaya penebangan hutan liar, pembuangan sampah sembarangan dan sebagainya-dan sebagainya. Dan penebangan hutan liar, sampah sembarangan dan sebagainya itu dikarenakan para aparat pemerintah yang bertugas dalam hal itu kurang exist, atau kurang optimal dalam menangani kasus semacam ini, mereka disibukkan dengan kasus bagaimana melihat negara lain, maka diambillah alasan study banding, padahal study banding itu bisa dilakukan oleh pejabat Deplu setempat yang sengaja diutus keberbagai negara. Tapi yah sudahlah memang begitu watak atau penyakit"parah" bangsa kita, penyakit keturunan yang belum sembuh-sembuh juga, mungkin selama ini obat yang diberikan berdosis rendah sementara penyakit (kangker dan menular pula lagi, sudah menjalar kemana-mana), maka dosisnya mungkin perlu yang tinggi, kalau tidak bisa lagi hanya "kepasrahan pada sang Illahi" sebagaimana seorang yang berpenyakit kronis menantikan keputusan yang maha kuasa. Namun bagi muslim yang bersikap optimis, tiada kata putus asa didalam hatinya, karena Allah berfirman : "Janganlah kamu putus asa akan rahmat Allah". Bisa jadi kalau sudah tingkat usaha yang maksimal dan kepasrahan yang tinggi di jiwa bangsa Indonesia, pertolongan Allah Ta'ala akan menampakkan sinarNya. Bagaimana solusi dengan simiskin yang ada dinegara kita? Penyelesaikan kemiskinan itu tidaklah mudah, tidak segampang membalikkan telapak tangan, perlu strategi dan usaha, bukan sekedar "omomg kosong" tetapi praktek. Dan tentu permasalahan ini bukan sedikit, butuh waktu, tenaga dan pemikiran, biaya, kerjasama , keikhlasan,,,dan sebagainya yang tidak sebentar, karena permasalahan kemiskinan, bukan sebagaimana kerusakan yang ada dikomputer kita, pencet sana-sini sudah beres, baik kembali. Wassalam. Rahima(36 thn). > Darul Makmur St. Parapatiah (53) > > > -------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ========================================================= > Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi > keanggotaan anda, silahkan ke: > http://rantaunet.org/palanta-setting > -------------------------------------------------------------- > UNTUK DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika > melakukan Reply > - Besar posting maksimum 100 KB > - Mengirim attachment ditolak oleh sistem > ========================================================= > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

