Hiks.. betapa indahnya mimpi ini.
Terbayang langsung setiap lukisan sudut kota Depok saat ini begitu membaca 
'perubahan' dalam tulisan mimpi ini.
Andai bisa terwujud dalam waktu 2-3 tahun ini, betapa nikmatnya sebagai 
warga Depok.

M. Razi (30)
Penghuni Depok sejak 1999

----- Original Message ----- 
From: "Arnoldison" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, February 14, 2006 4:27 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Depok Baru (Sebuah Mimpi)


> Depok Baru (Sebuah Mimpi)
>
> Sejak   pergantian  walikota,  Depok  terasa  berubah.  Pak  Walikota
> berkunjung ke daerah kumuh, stasiun kereta api, pasar tradisional dan
> terminal.
>
> Perubahan   mulai  terjadi.  Pasar  tradisional  yang  semula  selalu
> merupakan daerah macet berubah. Dengan sedikit kepedulian, pengaturan
> dan  pengawasan  maka para pedagang, supir angkot dan pengendara ojek
> yang  biasanya  menjadikan  pasar  macet sekarang sudah memperhatikan
> kenyamanan  dan  kelancaran  kendaraan  pengunjung.  Pengunjung pasar
> tradisional semakin bertambah dan rasa amanpun semakin meningkat.
>
>
> Di  terminal,  para  calo  dan  preman tak terlihat lagi. Polisi yang
> mengamankan  terminal  berhasil  juga  mengatur keluar masuk kendaran
> umum  dengan  rapi.  Dengan pengawasan yang berkesinambungan kerapian
> ini  tidak  hanya  bersifat  sementara tapi sudah menjadi pemandangan
> sehari-hari.
>
> Para pedagang  pinggir jalan yang biasanya memadati terminal tetap
> dapat berdagang  namun sekarang mereka menempati tempat yang telah
> disediakan dan tidak  lagi menghambat kelancaraan lalu lintas.
>
> Stasiun kereta api yang biasanya kumuh sekarang nampak
> lebih apik  setelah dicat. Toilet juga menjadi bersih. Papan
> pengumuman sudah  berfungsi baik bahkan kedatangan dan keberangkatan
> kereta api tidak  hanya diumumkan secara lisan tapi dapat dilihat
> tertulis seperti di  papan pengumuman di bandara. Ini amat menolong bagi
> penumpang asing yang  sukar menangkap bahasa lisan. Namun yang paling
> berkesan adalah mulai  stasiun Depok tak ada lagi penumpang yang 
> bertengger
> diatas kereta api.
> Semuanya masuk di dalam gerbong penumpang. Keteraturan  ini patut menjadi
> contoh bagi seluruh stasiun kereta api di Indonesia.
>
> Namun perubahan yang paling terasa adalah di pemukiman
> kumuh.
> Ketersediaan air bersih telah dapat dijamin bahkan
> bagi penduduk tidak  mampu ini air bersih tersedia cuma-cuma. Kata Pak
> Walikota lebih  membayar untuk air bersih daripada membayari perawatan
> diare serta  penyakit yang disebabkan minuman yang tak bersih.
> Biayanya jauh lebih  murah dan risiko kematian dapat dikurangi. Pak
> Walikota juga bermaksud  untuk menjadikan pemukiman kumuh ini bebas Demam
> Berdarah. Harus bisa,  kata beliau. Dengan peran serta seluruh masyarakat
> jentik nyamuk dapat  kita hilangkan dari Depok. Jika Kuba bisa kita juga
> bisa ujar beliau  bersemangat.
>
> Perhatian Pak Walikota tidak hanya tercurah pada
> penatalaksaaan  lingkungan fisik tapi juga pada layanan pendidikan dan
> kesehatan. Setiap  lurah dan jajarannya diinstruksikan untuk mencari anak
> usia sekolah dan  membawanya ke sekolah terdekat. Daya tampung sekolah
> cukup jika perlu kita operasionalkan sekolah sore atau ruang kelas
> ditambah. Beliau juga  minta dokter Puskesmas jangan hanya menunggu di
> Puskesmas tapi aktif   berkeliling kelurahan memperhatikan lingkungan 
> serta
> warga yang sakit.
> Layanan kesehatan harus proaktif jangan kecolongan
> melulu. Menurut suatu   sumber Pak Walikota akan mengajukan biaya 
> pendidikan
> dan kesehatan jauh  lebih tinggi daripada sebelumnya ke DPR. Kita kurangi
> pengeluaran yang  bersifat konsumtif dan kita gunakan uang rakyat untuk
> meninmgkatkan   keseja! hteraan rakyat kata beliau.
>
> Anda pernah ke kantor Walikota Depok? Semua telah
> berubah. anda akan  disambut sebagai tamu yang dihormati karena Walikota
> ingin menunaikan  janjinya sebagai pelayanan masyarakat. Di halaman muka
> kantor walikota   tercantum berbagai layanan yang disediakan lengkap
> dengan lama layanan dan biayanya. Jika layanan tak selesai pada waktunya
> warga Depok akan    dapat hadiah sebagai kompensasi. Karena itulah seluruh
> staf kantor  Walikota berusaha bekerja keras untuk dapat melayani
> warga tepat waktu  dan tanpa biaya tambahan. Menurut pengakuan pegawai
> meski tak memungut  biaya siluman pendapatan mereka dinaikkan oleh
> Walikota dengan bonus  tambahan. Jika kantor walikota lancar maka banyak
> investor masuk jelas  Walikota.
>
> Untuk kenyamanan bangku di ruang tunggu di tambah
> bahkan di ujung ruang  tunggu disediakan air putih gratis untuk diminum.
> Untuk layanan yang   selalu dibutuhkan masyarakat seperti layanan
> kependudukan waktu layanan    diperpanjang sampai pukul delapan malam agar 
> warga
> yang bekerja tak  perlu membolos. Kelompok LSM Warga Peduli yang
> didominasi oleh pengajar  di UI banyak membantu pemda Depok dalam 
> meningkatkan
> layanan. Salah satu  hasil karya mereka adalah pengaturan operasi angkutan
> kota sehingga  efisien. Mengurangi kemacetan dan mengurangi pemakaian
> BBM. Melalui  simulasi komputer ternyata operasi angkutan kota dapat
> dikurangi  frekuensinya 20% tanpa mengurangi jumlah penumpang
> yang diangkut. Jika  perubahan ini berjalan terus dalam waktu yang tak
> terlalu lama kota  Depok yang kecil tapi aman dan teratur ini akan
> menjadi model  pembangunan kota di Indonesia.
>
>
> -Prof. DR. Dr. Samsuridjal Djauzi, SpPD-KAI-
>
>
> --------------------------------------------------------------
> Website: http://www.rantaunet.org
> =========================================================
> Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan 
> ke:
> http://rantaunet.org/palanta-setting
> --------------------------------------------------------------
> UNTUK DIPERHATIKAN:
> - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
> - Besar posting maksimum 100 KB
> - Mengirim attachment ditolak oleh sistem
> ========================================================= 


--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke