Dunsanak Hendra di Banduang nan ambo hormati, dak bisa ambo manggambarkan gadang hati ko do, untuk beberapa ulasan yang cukup detail dan metodis dari sanak kita perlu terus berdiskusi untuk memisahkan mana pasir dan menemukan emas untuk pertanyaan dunsanak tentang membuka rumah makan mungkin saya perlu studi beberapa buku, kalau dunsanak ado bukunya dengan senang hati saya akan mempelajarinya. kedua tentang the looser, saya punya tulisan Ana Nadya Abrar, uda kito nan dosen komunikasi UGM. Tulisan itu dibuek pada tahun1999 untuk seminar FORKOMMI UGM. untuk sementara itu kato sambuang dari ambo wassalam willy aditya
hdmessa <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Tulisan yg menarik sekali, terima kasih dunsanak Willy . Dalam beberapa hal saya kira tulisan tsb bisa menjelaskan juga karakteristik sosiologi orang minang , khususnya mengenai kerja , spt pilihan menjadi pedagang kakilima atau intelektualis seperti jadi penulis misalnya dan berbagai fenomena sosial saat ini lainnya. Namun dalam beberapa hipotesa saya lihat ada hal yg masih perlu diperbincangkan, khususnya berkaitan dg sejarah masa lalu orang Minang yg turut memberikan sumbangan untuk pembentukan karakter sosial orang minang secara umum , berikut saya ingin menyampaikan beberapa komentar sbb ; Manuruik ambo, asumsi sejarah orang Minang tak bisa hanya dilihat sejak penjajah Belanda datang ke tanah minang , tapi juga harus ditarik jauh ke belakang lagi , sejarah perjalanan orang minang sebelum Belanda datang, sebelum kerajaan Pagaruyung di dirikan. Sehingga kita bisa mendapatkan runtunan sejarah yg lebih lengkap untuk bisa memahami sosiologi orang minang. Ada hipotesa yg menyatakan bahwa orang minang pada asal nya adalah juga migran dari daerah lain yg awal nya menetap di dataran tinggi Agam, seperti dinyatakan dalam kisah tambo, kedatangan awal nenek moyang minang ke dataran tinggi sumatera , sekitar gunung merapi. pendatang selanjutnya adalah para pedagang yg menetap di daerah pesisir seperti pariaman, pesisir selatan dll. ada hipotesa bahwa mereka adalah kaum migran / pedagang / nelayan dari India atau Arab. ada kemiripan dg penduduk pesisir pantai Aceh. Kalau kita cermati ada perbedaan khas antara orang minang di dataran tinggi dengan mereka yg menetap di pesisir , seperti membandingkan tipologi genetik antara orang agam dg orang pariaman , misalnya . Ada hipotesa bahwa orang Minang sedari awalnya adalah percampuran dari berbagai genetik etnik / ras , karena memang berasal dari berbagai sumber yg berbeda, istilah nya sejak dulu orang minang sudah Internationalized , semacam "melting pot" lah kira2 istilahnya , bahkan dalam novel Negara Kelima, ada asumsi pula ,bahwa sebagian pengikut , rombongan penjelajahan besar Alexander the Great ada juga yg pergi ke ranah minang . Karena itulah kita agak sulit untuk memberikan tipologi khas genetik ( semisal bentuk muka, warna kulit dll ) untuk orang Minang Pendapat bahwa orang minang menjadi pedagang , bukanlah hanya karena berawal dari sejarah perdagangan tanaman kopi dll yg dibawa oleh Belanda di Sumbar , tapi karena memang para penduduk minang di pesisir , asal akar sejarahnya memang pedagang juga ( pedagang dari India / Arab ) Jadi ada 2 tipologi orang minang , petani agraris di dataran tinggi ( darek) dan pedagang ( merchantilisme ) di daerah pesisir pantai. bukanlah selalu proses nya petani menjadi pedagang, tapi memang sudah ada sebagian orang Minang yg dari dulu nya juga adalah berkarakter pedagang ( merchant ). Saya kira agak kurang tepat kalau kita menganalisa kerangka sosiologi orang minang dg pola karakteristik sosiologi orang jawa spt yg dilakukan oleh Cliford Gerzt misalnya . Sehinga konsep kelas bawah - menengah - atas , atau feodal dan kawula alit yg khas jawa, atau proses dari petani /peladang agraris menjadi pedagang atau pelaku industri, tak bisa selalu pas kalau kita analogikan utk membahas sosiologi orang minang , karena berbeda proses sejarah nya. Untuk memahami sosiologi sejarah orang Minang, saya kira kita memerlukan semacam kacamata analisis yg agak khas pula nampaknya , khususnya berkaitan dengan sejarah perjalanan orang minang yg turut membentuk karakter sosial dan budaya nya. Untuk analisa sosial kekinian ( saat ini dan seabad terakhir ) saya kira analisa yg disampaikan dunsanak Willy tsb sudah cukup bisa menjelaskan Dunsanak Willy, ada beberapa pertanyaan yg suka jadi bahan pemikiran pula ; - Sejak kapan dan bagaimana proses nya , orang minang berbisnis jualan makanan ( membuka restoran padang ) ? - Sebagian orang berpendapat bahwa orang minang dalam perjalanan sejarahnya , adalah juga the looser ( pecundang ) seperti kisah pertarungan anak jawi ( kerbau ) melawan banteng ketaton dari raja Jawa ( kisah tambo ) , pengikut Alexander the great yg lari dari medan perang , perang Paderi sampai yg terakhir perang PRRI , benarkah demikian ? benarkah karena itu sampai sekarang orang Minang masih terperangkap dalam stigma as the looser tsb ? Note : ( dalam kisah Alexander the great, ujung terakhir pengembaraan raja Macedonia tsb adalah di India, beliau ingin meneruskan perjalanan sampai ke pantai samudra pasifik, menjajah negeri China, tapi sebagian pengikutnya tak setuju , mereka sudah jenuh perang ingin kembali ke macedonia , sehingga akhirnya dari India yg telah ditaklukan nya , Rombongan tentara Alexander the great terpecah belah, ada yg menetap , ada yg pergi ke tempat lain , mungkin juga ada yg pergi sampai ke pulau Sumatera , sebagian besar pengikutnya kembali berbalik arah melewati Pakistan, Persia sampai ke Macedonia. Tapi di tanah Persia, akhirnya beliau meninggal dunia , pengikut nya ada yg menetap di persia , dan sebagian kecil kembali ke Macedonia , begitu cerita sejarahnya nan ambo caliak di Discovery channel ) terima kasih , demikian sekedar tambahan dari ambo Wassalam Hendra M Banduang --- In [EMAIL PROTECTED], willy aditya wrote: > > terima kasih atas tanggapan dun sanak ambo sado alahnyo > silakan untuk pak Erwin Moecthar untuk di upload di cimbuak > ambopun alah mambuka web site itu, > oke punya! > untuk kamajuan ranah minang tacinto > basamo-samo awak pelok an > janjang nan lah lapuk > > wassalam > -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem ========================================================= --------------------------------- Yahoo! Mail Use Photomail to share photos without annoying attachments. -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

