Ambo indak tahu apokoh ado lapangan bekas dari PSC
(Production sharing contract) yang diserahkan ke pertamina
dikarajokan sendiri  oleh pertamina. Biasono pertamina
me-ngontrakkan lagi ke kontraktor (kecil) lain.

Nan ambo tahu dan ado nan terlibat lansuang,
ado duo lapangan di offshore diserahkan ke pertamina.  
Salah satunya dari arco ke pertamina (lapangan Arimbi 
(Xray) dipantai Balongan.  
Tapi setelah penyerahan, bertahun-tahun lapangan tsb 
tidak diurus. Jangankan di dipelihara, dijagapun tidak.
Sehingganya peralatan di atas anjungan habis dijarah maling.
Deck dan sebagian instalasi hancur karena berkarat.
Ambo sebagai orang lapangan, -dimana peralatan perminyakan- 
merupakan "bagian dari anggota tubuh" ; 
rasanya "menangis" melihat peralatan yang tidak dijaga 
( pada 2003 kami datangi / 8thn setelah serah terima), 
dimaling, bahkan  kalau tidak bisa  dicopot, equipment 
tsb dirusak maling.
Bayangkan, mesin alat angkat (crane) diatas anjungan,
6 meter diatas deck bisa dimaling.  Apalagi yang berada di deck.

Setelah sekian tahun lapangan tsb "tersiksa", oleh pertamina
lapangan tsb dikontrakkan ke kontraktor untuk me re-produksinya.
Yang jelas peralatan yang hilang, rusak karena tidak dijaga
harus dibeli, dipasang, total overhaul lagi.
Mengenai hasil sumur ??
Biasanya lebih kecil karena sumur yang  mampet karena berbagai
factor; minyak beku, sumur kotor / karat / scale / peralatan 
dlm sumur macet. (Sumur yang ditinggal biasanya "disumbat")
Bisa lebih besar jika kontraktor punya modal besar untuk 
work over, wire-line, drilling untuk meningkatkan produksi.

Seperti biasa Pertamina biasanya hanya menunggu laporan.

Alah du, pasai urang mambacono.
nyaak......nyaaak ...... nyak ...... minyooaaaak

Capt.
Tolong fwrdkan ke sma-1 kito. Mokasi

Wass
mak ban 
14 - 29 maret manggaleh babelok
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


> -----Original Message-----
> From: Azizar Aras


> Sent: 13 Maret 2006 13:39
> 
> Ado ndak catatan pengalaman sumua minyak nan diambiak aliah Pertamina
> bak bantuak a ko lah jadi no....batambah produksi no, tatap atau
> bakurang, pangalaman ko mungkin juo dipakai dek pemerintah mamutuskan
> sia nan kamangalola blok cepu ko
> 
> -----Original Message-----
> From: Muhammad Hanif [mailto:[EMAIL PROTECTED] ==============


--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke