Bilo urang awak punyo kepercayaan diri sarupo iko? 

----- Original Message ----- 
From: riz poetry 
To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; ;
[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, May 11, 2006 11:30 PM
Subject: [M] Tribute to Ahmadinejad


Lelaki yang menjadi pemimpin Iran itu tidak seperti yang kuduga.
Perawakannya tidaklah terlalu besar atau kekar. Bahkan cenderung kurus.
Sangat berbeda sekali jika kita membayangkan bahwa dialah salah satu
pemimpin dunia yang paling ditakuti oleh negara adidaya Amerika Serikat saat
ini.

Tidak terlalu banyak protokol yang berbelit-belit saat beliau datang. Dengan
hangat dan ramah disalaminya kami satu persatu. Tidak melihat bahwa saya dan
beberapa teman adalah mahasiswa, kontras dengan petinggi-petinggi kampus
yang mengelilinginya atau bodyguard yang mengawalnya.

Saat dia menyalamiku, barulah aku memahami apa yang selama ini hanya kubaca
lewat media massa mengenai kesederhanaan beliau. Beliau tidak pernah
mengenakan dasi. Lebih berpenampilan santai, tetapi dengan kharisma yang
tetap terpancar. Mahmood Ahmadinejad, mantan walikota teheran yang sekarang
menjadi orang nomor satu Republik Islam Iran.

Kami menyambutnya dengan hangat. Sehangat balasannya kepada kami semua
mahasiswa UI dan seluruh hadirin acara. Masih agak kocak teringat, saat saya
dan beberapa teman-teman yang lain mengacungkan banner yang bertuliskan
"Iran in My Heart" dan "Nuclear 4 Peace". Semua dijawabnya dengan senyuman
dan salam salut yang khas.

Dengan sedikit guyonan Ahmadinejad memulai pidatonya dalam bahasa
Persia,"jika memang luas UI ada sekitar 320 ribu hektar dan ada 38.000
mahasiswa UI yang ada, maka seharusnya tiap mahasiswa bisa mendapat kurang
lebih 100 meter persegi tanah di kampus. Dan saya usul agar rektor bisa
memberikan ini kepada mahasiswa" canda presiden lulusan teknik sipil
Universitas Teheran ini, dan disambut oleh kami semua.

Dia menyampaikan pidatonya dengan santai dan tegas, tetapi teratur. Mulai
dari masalah kerjasama pendidikan dan teknologi sampai masalah
internasional. 
Di puncak pidatonya, barulah saya mengerti mengapa seorang Mahmood
Ahmadinejad menjadi sosok yang ditakuti imperalis barat dengan kepala yang
konon dihargai jutaan dolar oleh Israel, negara yang dia kritik perlu
dihapuskan dari muka dunia.

Dengan lantang dia menyuarakan bahwa negara Israel adalah negara yang
didirikan diatas hak-hak bangsa palestina, dan mereka tidak seharusnya
berdiri. Selama ini, masyarakat baratlah yang selalu mendukung Israel,
terlepas dari berapa banyak pelanggaran HAM yang dilakukan negara yahudi
itu."Bagaimana mungkin bangsa yang selama ini menumpahkan darah dan perang,
mengaku akan menegakkan bendera keadilan di dunia ??" kata beliau.

Dan di akhir pidatonya, beliau mengungkapkan hal yang semakin meningkatkan
kekagumanku."Iran mempunyai hak untuk mengembangkan teknologi apapun yang
kami inginkan. Walaupun itu teknologi nuklir sekalipun. Saat ini kami
membutuhkan 20.000 megawatt listrik untuk kebutuhan negeri kami. Dan itu
semua kami usahakan dari tenaga nuklir yang lebih efisien. Tidak ada satu
negara pun yang dapat menghalangi kami. Dan ini pun kami lakukan untuk
negara-negara muslim yang ada di dunia".

Satu setengah jam bersama beliau menghadirkan semangat dan kerinduan yang
luar biasa. Semangat bahwa masih ada orang yang dapat dengan lantang
bersuara di tengah kemapanan barat selama ini, semangat agar saya harus
terus berbuat yang terbaik untuk mencapai impian menjadi bangsa yang maju,
dan lebih besar lagi kerinduan agar Indonesia dapat diberikan seorang
pemimpin yang dapat tegas seperti beliau. Pemimpin yang berani berkata tegas
akan kelaliman negara-negara adidaya terhadap negara-negara dunia ketiga.
Pemimpin yang minimal bisa mengangkat harga diri bangsa di dunia seperti
beliau. Dan juga rindu agar Indonesia bisa dihormati dan dipandang sebagai
bangsa yang sejajar dengan bangsa lainnya di dunia.
Semoga bisa lahir pemimpin-pemimpin Indonesia yang seperti Ahmadinejad,
tegas dalam berbuat namun tidak meninggalkan kesederhanaan seorang pemimpin
yang bersahaja di mata rakyatnya.

- Valuable Experience in Balai Sidang UI, 11 Mei 2006 -
- M. Rizki Ramadhani -



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Home is just a click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/4tWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Moderator: Mungkinkah konkow-konkow dilakukan? Sia nan lai kasato?

Kirim email kosoang apobilo:
Ka sato maota disiko, ka: [EMAIL PROTECTED]
Maleh di palantako, ka: [EMAIL PROTECTED]
cuti dari palantako, ka: [EMAIL PROTECTED]
Sato duduak baliak disiko, [EMAIL PROTECTED]
ingin digest sajo ka: [EMAIL PROTECTED]

Photo dan file dapek di upload ka website group, cubo masuak
http://groups.yahoo.com/group/palantasma1bkt/photo
Baco dan upload file di: http://groups.yahoo.com/group/palantasma1bkt/files/
Bia agak tahu tantang fasilitas group pai ka:
http://help.yahoo.com/help/us/groups/files
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/palantaSMA1Bkt/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 






--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke