13 = ANGKA SIAL?

Konon, salah satu karakteristik masyarakat modern adalah tidak percaya
takhyul.  Anggapan  sok-modern  semacam itu tidak selalu benar, karena
dalam  sebuah  artikel  ilmiah di Smithsonian Magazine, Februari 1987,
berjudul    Triskaidekaphobia    (ketakutan    terhadap   angka   13),
psiko-sosiolog  Paul  Hoffman  melaporkan  hasil risetnya bahwa akibat
phobia  dengan  nama ruwet itu, setiap tahun Amerika Serikat dirugikan
minimal satu biliun dolar AS akibat absenteisme, pembatalan perjalanan
darat, udara, dan laut, sambil memerosotkan kinerja ekonomi, industri,
dan bisnis pada setiap tanggal 13 setiap bulan, apalagi bila kebetulan
jatuh pada hari Friday!

Tidak  heran,  film Friday the 13th begitu laris dikonsumsi di Amerika
Serikat,  sampai  diproduksi  serial  beruntun!  Beberapa insan paling
mahakaya-raya,  seperti  Paul  Getty,  sampai pun Presiden AS, seperti
Franklin  Delano  Roosevelt,  selalu  tegas  menolak hadir dalam acara
resmi yang dihadiri tiga belas orang.

Demi  membasmi  takhyul  bahwa  angka 13 adalah angka sial, pada tahun
1884,  sekelompok  warga  Kota  New York nekat mendirikan The Thirteen
Club!  Mereka sengaja menyelenggarakan pertemuan rutin pada tanggal 13
setiap  bulan  yang  dimulai  tepat  pada  pukul 13.13 di suatu gedung
pertemuan  bernomor  13,  dihadiri  13 insan (atau apabila lebih harus
tepat berjumlah kelipatan 13), dengan iuran per anggota AS $ 13 setiap
bulan.

Mereka ingin membuktikan bahwa segenap anggota klab 13 itu sama sehat,
sama  makmur,  sama  selamat,  sama  beruntung,  dan sama panjang-usia
dengan anggota klab mana pun. Namun yang jelas, misi The Thirteen Club
itu  bernasib  sial.  Terbukti takhyul atas angka 13 sebagai sial itu,
tetap saja bertahan merajalela sampai masa kini.

Ada  yang  menarik  soal keterkaitan angka 13 dengan mata uang Amerika
Serikat  (AS  $)! Jika kita teliti selembar uang kertas satu dolar AS,
ternyata di bagian belakang tampil piramid dengan 13 jenjang. Semboyan
di atasnya berbunyi annuit coeptis yang terdiri dari 13 huruf. Di pita
tergigit  paruh  burung  elang  tertulis E pluribus unum, juga terdiri
dari  13  huruf.  Di  atas  kepala  sang elang bersinar 13 bintang, di
perisai  terlukis  13  garis,  cakar  kiri mencengkeram 13 anak panah,
sementara  di  cakar  kanan  sebuah  batang  dengan  13  daun  zaitun,
perlambang  bahwa  pada masa berdirinya, semula Amerika Serikat memang
terdiri dari hanya 13 negara bagian.

Meskipun  nilainya  mungkin  sering  naik-turun, namun tidak disangkal
bahwa AS $ - serba 13 itu - sampai kini tidak dapat dianggap berkarier
sial,  malah telah diakui sebagai mata uang paling suprematif di dalam
sistem moneter dunia.

Sang  Mega  Star  komponis  Jerman,  Richard  Wagner  juga  senantiasa
dirundung angka 13! Jumlah huruf nama Richard Wagner sendiri sudah 13,
dilahirkan  pada  tahun  1813,  yang apabila keempat angkanya dijumlah
juga  menjadi  13.  Penampilan  perdana Wagner di depan publik terjadi
pada  tahun 1831, yang apabila segenap angkanya dijumlahkan, lagi-lagi
menjadi 13.

Salah  satu  opera akbarnya, Tannhaeusser, dirampungkan 13 april 1845,
lalu  dipergelarperdanakan di Paris tanggal 13 Maret 1861 (1 x 8 + 6 -
1  =  13)!  Tanggal  13 Agustus 1876 (7 + 6 = 13), pertama kali Wagner
mulai mempergelarkan mega-siklus Ring of the Nibelungen. Wagner sempat
diangkat  menjadi  direktur Teater Riga yang resmi dibuka pada tanggal
13 September. Opera mahakarya Wagner seluruhnya berjumlah 13.

Karena  alasan  politis,  Wagner  meninggalkan  tanah airnya selama 13
tahun,  dan  meninggal dunia tepat pada tanggal 13 Februari 1883, yang
kebetulan  merupakan  tahun  ke-13  berdirinya  Federasi  Jerman baru!
Kendati  demikian,  tidak  bisa  dikatakan  bahwa semasa hidup Richard
Wagner, yang kini dijunjung tinggi sejajar dengan Bach, Bethoven, atau
Brahms, senantiasa dirundung sial belaka.
  

Majalah Intisari Desember 2000


--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke