Satria Dharma <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

SEKOLAH KENAPA HARUS GRATIS (PART 2)

Seorang teman yang sering saya ‘tulari’ tentang pentingnya sekolah
gratis bagi bangsa menyatakan bahwa ia mulai memahami logika mengapa
sekolah gratis itu perlu bagi semua strata rakyat tanpa diskriminasi.
Ia juga mulai sadar bahwa sebenarnya sekolah gratis itu ‘dibiayai’ oleh
orang-orang kaya yang membayar bermacam-macam pajak sehingga mereka
sebetulnya lebih berhak memperoleh sekolah gratis ketimbang orang
miskin. Jadi pernyataan bahwa ‘tidak fair jika orang kaya mendapat
subsidi dalam bentuk sekolah gratis’ adalah pernyataan yang tidak
berdasar (groundless argument).
Meski demikian ia belum percaya bahwa sekolah gratis dalam level makro
memang-benar-benar dapat membuat bangsa dan negara justru menjadi jauh
lebih maju dan berkembang. Baru-baru ini ia bertanya apakah ada bukti
berupa data dan fakta yang menunjukkan bahwa sekolah gratis akan dapat
meningkatkan kualitas pendidikan kita dan pada akhirnya akan membuat
bangsa dan negara kita menjadi lebih bersaing (kompetitif). Tentu saja
ada jawab saya. Oleh sebab itu saya kirimkan data-data dan fakta
kemajuan pendidikan Kabupaten Jembrana. Selain itu saya kirimkan juga
artikel berikut ini.
Mungkin Anda sudah pernah membacanya. Tapi saya pikir membacanya sekali
lagi juga tidak rugi.
Enjoy!
SD

Bagaimana Irlandia Menjadi Negara Terkaya Kedua di Eropa
Oleh THOMAS L. FRIEDMAN
The New York Times
Dipublikasikan pada 29 Juni 2005

http://www.nytimes.com/2005/06/29/opinion/29friedman.html?hp

Ini hal yang mungkin Anda belum tahu: Irlandia sekarang adalah negara
terkaya kedua di Uni Eropa, setelah Luxembourg. Ya, negara yang selama
ratusan tahun dikenal karena imigrasi warganya,puisi tragisnya, perang
saudaranya, dan lepranya; sekarang memiliki GDP perkapita lebih tinggi
dari Jerman, Prancis, dan Inggris.
Bagaimana Irlandia berubah dari negara sakit Eropa menjadi negara kaya
Eropa hanya kurang dari satu generasi adalah cerita yang luar biasa. 
Kenyataan ini menggambarkan Eropa sekarang: semua inovasi muncul di
negara pinggiran Eropa yang memeluk globalisasi dengan cara mereka
sendiri--Irlandia, 
Inggris, Skandinavia, dan Eropa Timur. Mereka yang ikut model sosial
Prancis-
Jerman menuai pengangguran.
Perubahan Irlandia dimulai akhir 1960-an saat pemerintah menggratiskan
sekolah menengah, memungkinkan anak kelas bawah bisa menyelesaikan
sekolah menengah atau sekolah teknik. Hasilnya, saat Irlandia bergabung
ke UniEropa pada 1973, mereka dapat mengandalkan tenaga kerja
berpendidikan mereka.

Pada pertengahan 1980-an, Irlandia sudah mendapat keuntungan awal
anggota Uni Eropa, seperti subsidi pembangunan infrastruktur dan pasar
lebih luas. Tapi mereka masih belum memiliki produk kompetitif untuk
dihasilkan,akibat proteksi dan kesalahan fiskal selama bertahun-tahun.
Negara itu bangkrut dan para sarjananya berimigrasi ke luar negeri.
"Kami meminjam, membelanjakan, meningkatkan pajak dan itu nyaris
menenggelamkan kami," kata Deputi PM Mary Harney. "Hanya karena kami
nyaris tenggelam, kami berani berubah."
Irlandia pun berubah. Dalam perkembangan yang tidak biasa, pemerintah,
serikat pekerja terbesar, petani, dan kalangan industri bersetuju
melakukan langkah perbaikan fiskal, memotong pajak korporasi sampai
12,5 persen, mengurangi gaji dan harga, serta merayu investasi asing.
Pada 1996,Irlandia membuat pendidikan tinggi pada dasarnya gratis,
sehingga tenaga kerja berpendidikan lebih banyak lagi.
Hasilnya sangat fenomenal. Sekarang, 9 dari 10 perusahaan farmasi
terbesar dunia memiliki pabrik di sana, seperti 16 dari 20 peralatan
pembuat medis serta 7 dari 10 perusahaan pembuat piranti lunak. Tahun
lalu, Irlandia mendapat investasi Amerika lebih banyak daripada Cina.

Dan secara keseluruhan, pendapatan pajak pemerintah meningkat.
"Kami membuat pabrik di Irlandia pada 1990," kata Michael Dell, pendiri
Dell Computer. "Yang menarik kami? Tenaga kerja berpendidikan dan
universitas bagus di dekatnya. Irlandia memiliki kebijakan industri dan
pajak yang secara konsisten mendukung bisnis, siapapun yang sedang
berkuasa secara politik di sana. Saya percaya ini karena banyak orang
yang ingat saat buruk saat pembangunan ekonomi terlalu terkait politik.
Irlandia juga memiliki transportasi dan logistik sangat baik--mudah
bagi produk apapun mendistribusikan produknya di pasar utama di Eropa
dengan cepat."

Akhirnya, tambah Mr. Dell, "Mereka kompetitif, ingin berhasil, haus Dan
tahu bagaimana rasanya menang. Pabrik kami di Limerick, tapi kami juga
memiliki beberapa ribu orang penjualan dan teknis di luar Dublin. Bakat
teknis di Irlandia juga terbukti menjadi sumber daya kami... Fakta
menyenangkan: kami menjadi eksporter Irlandia terbesar."

Intel membuka pabrik chip pertama di Irlandia pada 1993. James Jarrett,
wakil presiden Intel, mengatakan mereka tertarik banyaknya orang
berpendidikan di Irlandia, pajak korporasi yang rendah, dan insentif
lain yang membuat Intel menghemat miliaran dolar selama lebih 10 tahun.
Program kesehatan nasional juga tidak merugikan. "Kami memiliki 4.700
karyawan di empat pabrik dan kami malah merancang chip tercanggih di
Shannon dengan insinyur Irlandia," katanya.

Pada 1990, angkatan kerja Irlandia adalah 1,1 juta. Tahun ini mencapai
2 juta, tanpa ada penganggur, dan 200 ribu pekerja asing (termasuk 50
ribu Cina). Negara lain memperhatikan perubahan ini. Perdana Menteri
Bertie Ahern mengatakan, "Saya bertemu perdana menteri Cina lima kali
dalam dua tahun terakhir."

Nasehat Irlandia sangat sederhana: Buat agar pendidikan menengah dan
Tinggi gratis; buat pajak korporasi rendah, sederhana, dan transparan;
aktif mencari perusahaan global; buka ekonomi untuk kompetisi;
berbicara bahasa Inggris; ciptakan kebijakan fiskal yang tertib; dan
ciptakan konsensus keseluruhan paket ini dengan buruh dan
manajemen--dan setia di sana karena Anda juga bisa menjadi negara
terkaya di Eropa.

"Ini bukan keajaiban, kami tidak menemukan emas," kata Mary Harney. 
"Ini kebijakan domestik yang tepat dan percaya globalisasi."

Satria Dharma
Balikpapan, 18 April 2006


__________________________________________________


--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke