.
  Tarimo kasih banyak sanak Mzirman Iko resposs yang positif Ambo taruikan ka 
Prof Buchari Ketua DAMI dan jajarannyo serta Ir Firdaus dengan jajaran saudagar 
Minang TSM  untuk diedarkan ka jajarannyo
   
  Yang paralu dikongkritkam adolah apo nan mungkin Kalau paralu nan ketek ketek 
sajo dulu Pada pak Syaf kami sedang berusaho mengadakan pertemuan para mantan 
ketuan LKAAM Ambo alah bicaro pulo dangan Ketua LKAAM Dt Simulie Juga dengan 
seorang wk Ketua DPRD Sumbar Kalau dengan Bp Gubernur rasonyo hal hal seperti 
iko nan jaleh jaleh tantu akan dibantu beliau Sekalian ambo raso akan menjadi 
acara TSM pertemuan para saudagar Minang
   
  Tolonglah  dikongkritkan Siapkan segala kemungkinan Sudah tu kita bicarakan 
basamo Kalau itu feasible rasonyo masalah dana nanti kito bicarokan  
   
  Tarimo kasuh
  Ch N Latief Dt Bandaro 78

[EMAIL PROTECTED] wrote:
  AssWrWB,
Pak Datuak.. ini ada tawaran dar Qatar utk investasi
di Sumbar/Id, bgmn dgn GM, apa proposal nya utk
mensinergiskan dgn tanah Ulayat bisa di tawarkan.
Saya rasa lobby kpd Gub utk usaha2 pertanian dan lain2
nya bisa di dekatkan, dan GM tentu pounya dana
Abadi(seed money).
Mudah2 an usaha2 mengentaskan kemiskinan inibisa
terwujud hendaknya. InsyAAlah.

Wass. Muzirman
==========================================
Qatar Tawarkan Joint Investasi
* Abdul Wahid: Perlu Komunikasi Agar Terekspos 
Selasa, 20-Juni-2006, 06:14:03 17 clicks 


Padang, Padek—Dinamika pertumbuhan ekonomi di negara
Qatar cukup menjanjikan bagi peningkatan percepatan
peluang investasi di Indonesia, khususnya di Sumbar.
Negara Qatar yang memiliki pendapatan 45 dollar AS per
kapita per tahun menawarkan joint investasi sebesar 1
miliar dollar dengan kerjasama proyek 700 juta dolar
AS oleh Qatar dan 300 juta dollar AS oleh Indonesia. 




”Join investasi ini dapat dimanfaatkan Sumbar dalam
mengembangkan potensi sumber daya alam yang belum
tergarap secara optimal. Secara umum, peluang yang
cukup menjanjikan untuk kerjasama dengan Qatar yakni
di bidang pariwisata dan industri,” ucap Duta Besar RI
untuk Doha Qatar Abdul Wahid Maktub usai pertemuan dan
ekspos potensi Sumbar, di ruang sidang Kantor
Gubernur, Senin (19/6). Pertemuan yang dihadiri Wakil
Gubenur Sumbar, Marlis Rahman, Ketua Kadin Sumbar
Asnawi Bahar dan beberapa jajaran muspida lain. 

Joint investasi itu, bukan bersifat pinjaman namun
profit dari kerjasama itu dibagi sesuai kesepakatan.
Investasi itu dapat dilakukan dengan membuat sebuah
proyek yang ada di Indonesia. Khusus untuk Sumbar,
pengembngan proyek itu dapat dilakukan di bidang
pariwisata atau bidang industri. 

Pariwisata Sumbar, kata Abdul, memiliki peluang yang
cukup besar untuk dikembangkan. Sebab, di Sumbar
terdapat kawasan-kawasan wisata yang memang memiliki
kualitas. Sekarang tergantung bagaimana
mengkomunikasikan hal ini ke pihak Qatar sehingga
Qatar melirik potensi wisata Sumbar. Ditambah lagi,
akses untuk mendapatkan informasi itu harus diperjelas
sehingga memudahkan proses kerjasama itu sendiri,”
kata Abdul Wahid. 

Qatar Butuh Komoditi Sumbar 

Selama ini, menurut Abdul, Sumbar belum begitu dikenal
di negara Qatar. Hanya sebagian kecil dari
produk-produk perkebunan Sumbar yang diekspor ke
Qatar. Padahal bila dilihat dari potensi produk
Sumbar, terdapat beberapa komoditi ekspor yang memang
dibutuhkan di Qatar. 

Qatar masih memandang Indonesia secara parsial,
sehingga menyamakan semua kondisi wilayah di Indonesia
dengan kondisi yang 'menyeramkan' seperti di Bali. Hal
ini disebabkan masih kurangnya informasi dan akses
peluang-peluang pengembangan kerjasama antara Qatar
dan Sumbar. ”Namun kalau komunikasi antara Qatar dan
Sumbar telah lancar, maka peluang kerjasama akan
semakin mudah. Untuk itulah, dari kunjungan ini, akan
memberikan informasi kepada pengusaha-pengusaha Qatar
agar dapat melihat bagaimana peluang potensi SDA yang
ada di Sumbar. Kita juga meminta kepada pemerintah
daerah Sumbar untuk melakukan kunjungan balasan agar
dapat melakukan ekspos untuk memberikan informasi yang
lebih jelas lagi,” ulas pria asal Madura ini. 

Saat ini, Qatar dan Indonesia telah menjalin beberapa
kerjasama seperti di bidang perhotelan. Bahkan 20 ribu
tenaga kerja Indonesia bekerja di Qatar. Dari 20 ribu
tenaga kerja itu, 5 ribu tenaga kerja itu merupakan
tenaga kerja profesional yang memiliki keahlian. Para
tenaga kerja yang ada di Qatar itu menjadi tenaga
kerja yang handal dengan keahlian profesional yang
dimilikinya. 

”Kita ingin mengupayakan, agar kerjasama yang terjalin
bukan hanya sebatas pengiriman tenaga kerja. Namun
juga dalam bentuk pengembangan investasi. Sayang
rasanya, kalau kesempatan tawaran investasi Qatar
tidak dimanfaatkan. Sekarang kita mengupayakan agar
komunikasi antar Sumbar dan Qatar menjadi lancar
sehingga akan memudahkan kerjasama tindak lanjut,”
terangnya. (afi) 





__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================


 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke