Dari sedikit cari-cari informasi ternyata berita tersebut tidak benar. Lihat:

http://www.konimex.com/news/news.asp?id=1

http://www.pom.go.id/public/q_and_a/detail.asp?id=8

Coba cari di Google dengan keyword "bantahan sampurno". Kita perlu
berhati-hati; jangan sampai berkontribusi dalam penyebaran kabar yang
tidak benar.

Allah 'Azza wa Jalla berfirman (yang artinya):

"Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan atau
pun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka
menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah
orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat)
mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena
karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut setan,
kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu)." (QS. an-Nisaa' 4:83)

Allahu Ta'ala a'lam.

Wassalaamu 'alaikum,
-- 
Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke