Wa'alaikum salam wr.wb :

Berbicara tentang masalah adat perlu ke hati hatian agar jangan 
sampai berulang peristiwa yang menimpa salah seorang orang kampung 
saya  sebut saja namanya  Mr . X  . Orang kampung  saya tersebut 
punya keinginan dan pendapat yang seperti  Reza kemukakan ,  yakni 
ingin mereformasi adat  yang menurutnya kurang sesuai dengan 
kemajuan zaman . Dan hal tersebut disampaiknnya dalam suatu forum 
yang dihadiri oleh Bpk . Walinegari , tokoh adat serta beberapa 
warga masyarakat dan didokumentasikan dalam bentuk VCD . Kesalahan 
temen saya tersebut karena terlalu bersemangat dan lupa kaidah atau 
cara menyampaikan pendapat didepan umum , akhirnya menyebut nama 
seseorang yang kurang cakap memangku suatu jabatan penghulu . 
Akhirnya kaum atau suku yang merasa kepala sukunya dilecehkan 
menuntut secara adat . Dan atas kesepakan KAN ( kerapatan adat 
negari ) diputuskan bahwa terhadap Mr X mesti dijatuhkan sangsi 
mambayie saikua kabau dan mengundang makan seluruh anak negeri serta 
minta maaf secaraterbuka . Masalah ini terjadi di  akhir tahun 2004 .

Wassalam : zul amry piliang ( 58 th 11 bln )

--- In [EMAIL PROTECTED], "M. Syahreza" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Assalamu'alaikum wr.wb.
> 
> Adat salingka nagari di ranah tu jo pemuka-pemuka adatnyo di 
nagari manuruik
> ambo paralu direformasi. Tarutamo adat Pariaman nan labiah banyak 
mampasulik
> urang banyak. Dan dibuek standar baku yang bisa menyesuaikan dengan
> perubahan waktu..Jadi kami nan mudo ado pedoman, ma nan elok 
diambiak untuak
> dipakai ma nan buruak dibuang. Jadi jan maraso orang-orang tuo 
salalu yang
> batua dek pengalaman hiduiknyo yang alah banyak. Dek karano "kami 
yang mudo
> lahia untuak zaman jo maso kami pulo" kok yang tuo lahia untuak 
zaman jo
> maso yang tuo pulo yang alah ampia pensiun. Kok ABS SBK iyo ndak 
lakang dek
> paneh ndak lapuak dek hujan. Tapi implementasi paralu figur dari 
nan tuo-tuo
> ka kami yang mudo-mudo..Kito di rantau sibuk membicarakan adat 
minang, tapi
> di ranah mamak jo kamanakan bakuhampeh dek mamparabuikan pusako
> tinggi....jadi sia yang ka kami jadikan figur untuak jadi contoh??
> 
> wassalam
> Reza
> 29 - -> 30
> 






--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke