ass ww
  kalau ;ai mengikuyi Pagamg Axpres akan diketahui alah dimu;ai usahao usaho 
Membenahi Hak Ulayat dengan DAMI Iko sedang bajalan
  Ch N Latief Dt Bandaro 78

Yulnofrins Napilus <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Assalamualaikum w.w.

Kkd. Saafroedin,

Kalau west-sumatra.com belum ada apa2nya lah saat ini. Sifatnya adalah 
"triggering" dan masih jalan dg dana kantong pribadi saya sendiri semuanya. 
Saya akan coba semaksimal yang sanggup saya lakukan. Mudah2an ide Kanda Duta 
untuk menerima iklan nantinya di WS.com, mungkin itu akan memperpanjang dan 
bisa meningkatkan kualitas isinya nanti. Tp saat ini belum waktunya, krn masih 
banyak yg harus diimprove dulu sebelum menerima iklan. Kalau pun bisa berjalan 
baik, tetap merupakan bagian kecil dari suatu sektor industri dan Sumbar secara 
keseluruhan.

Tapi bahwa banyak yang "takajuik" melihat kampung halaman sendiri begitu 
indahnya sih iya. Krn ternyata banyak yang belum pula pernah berkunjung ke 
tempat2 tsb. Saya menerima banyak email tentang hal ini.

Harapan saya dengan foto2 ini, ini akan membantu secara tidak langsung 
menyadarkan kita semua : Sektor apa sebetulnya yang bisa dan perlu kita 
kembangkan secepatnya? 

Termasuk juga masalah Rel Kereta Api yang mau dijadikan besi tua begitu saja 
yang telah dibangun dengan darah nenek moyang kita yg di rodi oleh Belanda 
dulu. Sekali lagi harapan saya, semoga foto punya kekuatan untuk "membangunkan" 
kita.

Kembali ke masalah kemiskinan, mestinya ada strategi besar untuk itu. Yg kita 
bicarakan ini baru sektoral semua. Dan akan sangat berbahaya kalau dijalankan 
kurang terintegrasi. Kalau menurut saya, sebaiknya Pemda Sumbar mengundang dan 
mengajak Para Pakar Profesional dibidangnya masing2 untuk membuat suatu 
Workshop yang akan keluar dg program jangka pendek dan jangka panjang yg 
meliputi berbagai sektor terkait satu sama lain. Katanya Sumbar punya segudang 
intelektual hebat, tp sayang kurang terlihat dirangkul nampaknya. Atau para 
intelektualnya yg gak mau dirangkul ya...? Sudah saatnya kita bisa bekerja sama 
dengan siapa saja untuk maju.

Kalau kita mau kompetitif dan bersaing, sudah bukan waktunya lagi untuk malu 
bertanya dan mengajak para profesional dibidangnya masing2 itu kerja sama. A 
good manager knows how to delegate to the right persons. Nah nanti Pemda 
tinggal melaksanakan hasil yang telah disepakati dan diperdebatkan bersama 
dengan segala kendala dan limitasi yang dimiliki oleh Pemda. Profesional yang 
punya idealisme juga masih banyak dan rasanya tidak semua mau minta dibayar, I 
hope...

Contoh yang cukup menarik seperti pernah saya tulis sebelumnya adalah Pemda 
Sumsel yg sangat cerdik memanfaatkan IMA (Indonesian Marketing Association) 
agar mereka melakukan Musyawarah Nasionalnya di Palembang. Sehingga Hermawan yg 
biasanya dibayar puluhan juta itu, juga terpaksa ikut kesana. Lalu dia bisa 
ngomong gratis di Palembang dan dg IMAnya mengeluarkan saran terbaik untuk 
pariwisata Sumsel.

Untuk "Grand Strategy" Sumbar, tentunya tidak hanya pariwisata. Itu baru satu 
sektor. Dan saya juga bukan pakarnya. Tetapi saya orang IT dan hobby 
fotografi...:D

Mohon maaf talabiah takurang. Agak basumangaik pulo kito dek Kkd. Saaf jadinyo 
he..he... Krn ambo satuju jo pandapek baliau. Semoga berkenan.

Wassalam,
Nofrins - 46 thn

Saafroedin BAHAR wrote:
Waalaikumsalam w.w. Ananda Hadi Saputra,

Cara jitu dengan membangun infrastruktur itu perlu dan harus dilakukan. Tapi 
kan tidak usah meninggalkan alternatif lain yang dapat meringankan beban, 
betapa pun kecinya kemungkinan hasil. Soalnya kemiskinan dan pengangguran di 
ranah sudah sangat mendesak ditangani, dengan cara apapun juga, termasuk 
mengisi pasar tenaga kerja terdidik dan terlatih di luar negeri. 

Dengan demikian kedua cara ini bisa ditempuh sekali gus.

Saya setuju sekali tentang pentingnya peranan pemerintah dalam keseluruhan 
upaya ini. Btw sampai di mana kemajuannya Wireless West Sumatra dan 
West-Sumatra.com ?

Wassalam, 
Saafroedin Bahar



---------------------------------
Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business. 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================


                                
---------------------------------
Want to be your own boss? Learn how on  Yahoo! Small Business. 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================

Kirim email ke