Ass. ww. Dear All Dunsanak, Mohon bantuannya untuk meneruskannya ke milis-milis lain, website-website dan mass media (kemaren sdh dikirim ke bbrp), yang dikenal. Bagi yg memerlukan dokumen yg ada tanda tanggannya, jika diperlukan, tolong japri, nanti kita forward yg format PDFnya. Atau bisa juga dicopy dari http://makitam.west-sumatra.com. Terima kasih atas segala bentuk dukungan agar Mak Itam bisa bangkit lagi di Sumbar. Wassalam, Nofrins St. Batuah - 46 thn Sekjen MPKAS ----------------- Press Release
Masyarakat Peduli Kereta Api Sumbar Terbentuk Jakarta -- Sebuah organisasi independen "Masyarakat Peduli Kereta Api Sumatera Barat" telah dibentuk pada 6 September 2006 lalu oleh masyarakat Sumatera Barat yang peduli terhadap keberadaan dan kondisi sarana transportasi kereta api di Sumatera Barat saat ini. Tokoh perkeretaapian, Chaidir Nien Latief, memimpin organisasi yang keberadaannya dilatarbelakangi kondisi perkeretapian Sumatera Barat yang saat ini sangat mengkhawatirkan. "Ada 6.700 kilometer lintasan kereta api peninggalan Belanda di seluruh Indonesia, ( yang beroperasi sekarang tidak lebih dari 40% ) dan dari 240 kilometer berada di Sumatera Barat, kini efektif hanya lintas Indarung Telukbayur sepanjang 17 km dan Padang Pariaman yang dioperasikan sekali seminggu. Antara Padang Panjang - Payakumbuh telah lama mati, bahkan relnya telah terbenam. Dibeberapa tempat malah sudah digunakan untuk keperluan lain oleh penduduk setempat Sementara Tokoh Sumatera Barat yang juga penggagas organisasi ini, Saafroedin Bahar, menyatakan keyakinannya kereta api di Sumatera Barat tidak hanya bisa diselamatkan, tetapi juga bisa dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari pembangunan Sumatera Barat dan sebagai bagian dari proyek pembangunan Trans Sumatra Railway. "Dalam jangka pendek, fokus perhatian kepada kareta api wisata, yang dikaitkan dengan kunjungan ke situs-situs sejarah yang lumayan banyak di Sumatera Barat sembari menikmati pemandangan alam yang luar biasa disepanjang jalan yang dilalui", ujar salah satu Pimpinan Komnas HAM ini. Chaidir menekankan pentingnya penyelamatan dan pengembangan aset kereta api di Sumatera Barat. Faktor-faktor seperti efisiensi bahan bakar secara global, peluang pengembangan kawasan dan berbagai sektor pembangunan, serta tren perkembangan perkeretaapian di Indonesia dan di dunia membuat keberadaan kereta api harus diperhitungkan kembali. "Jangan sampai kita ketinggalan kereta. Di Riau, orang akan membangun rel kereta, di Jawa sarana yang mati akan dihidupkan kembali, bahkan di Aceh orang mendesak kereta dihidupkan," ujarnya. Karena itulah organisasi ini dibentuk dengan ruang lingkup kerja di antaranya berupaya mengamankan aset kereta api, mendorong pengembangan kereta api dengan melakukan pendekatan ke pemerintah pusat, memanfaatkan kereta sebagai salah satu sarana pariwisata, mengajukan kajian ekonomis untuk peluang-peluang bisnis kereta api jangka pendek dan jangka panjang di Sumatera Barat khususnya dan Sumatera umumnya. Termasuk menggalang kerjsa sama denga komunitas-komunitas pecinta kereta api di dalam dan di luar negeri. Inisiatif ini diharapkan bisa membantu dan mendorong mencarikan solusi buat Pemerintah Daerah Sumatera Barat dan PT Kereta Api Indonesia agar aset kereta api yang untuk Sumatera Barat termasuk "aset raksasa" ini, tidak terlantar begitu saja. Kalau suatu waktu kereta api akan dihidupkan lagi, biaya pemulihan atau cost recoverynya tidak akan terlalu besar dan tidak dimulai lagi dari nol. Sejak pertama bergulir, ide dan gagasan yang semula dilemparkan di mailing list Rantau-Net ini, sebuah milis Minang tertua dan terbesar dengan ribuan anggota para perantau di seluruh dunia, mendapat tanggapan dan dukungan yang luar biasa banyaknya dari para anggotanya yang terdiri dari berbagai latar belakang dan kalangan seperti analis, praktisi, profesional, eksekutif, wartawan, mantan petinggi, dlsbnya. Salah satunya datang dari Direktur Utama Aerowisata Internasional, Rinaldo J. Aziz. "Saya mendukung 1.000 persenÂ…!" ujarnya di milis Alumni SMA1 Bukittinggi yang beranggotakan 1000 orang lebih. Ia mengkhawatirkan kondisi prasarana kereta api di Sumatera Barat yang sebagian besar telah hampir menjadi besi tua. Sebagai praktisi pariwisata belasan tahun, Rinaldo meyakini kereta api di Sumatera Barat akan menjadi salah satu obyek yang sangat menarik bagi turis, terutama turis mancanegara. "Bayangkan berkeliling Danau Singkarak naik kereta, ke Lembah Anai, ke Bukittinggi. Sungguh luar biasa," ujarnya. Yakinlah, tambahnya, ini akan menambah nilai jual Sumatera Barat. Maksudnya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata (red). Berikut nama tokoh-tokoh senior, generasi muda perantau dan pecinta Sumbar yang terlibat sebagai pendiri: Saafroedin Bahar, Chaidir Nien Latief, Alizar Munir, Yulnofrins Napilus, Darul Makmur, Muchlis Hamid, ET Hadi Saputra, Chairul Alfie, Erwin Zahri, Ronal Chandra, Atika, Chairul Djamal, Johan Backir, Asfarinal, Yoss Fitrayadi dan Benni Inayatullah. Bagi yang berminat dan tertarik ikut mendukung kepedulian terhadap dunia perkereta apian ini, silahkan bergabung dimailing list khusus untuk itu. Pendaftarannya bisa dilakukan dengan mengirim email kosong ke makitam- [EMAIL PROTECTED] . Sedangkan laporan aktifitas, isu-isu dan diskusi terbuka bisa diikuti melalui http://makitam.west- sumatra.com. Jakarta, September 2006 Hormat kami, Ttd Chaidir N. Latief, SH. MSi. Dt. Bandaro Ketua Umum [EMAIL PROTECTED] Ir. Yulnofrins Napilus St. Batuah Sekretaris Jenderal [EMAIL PROTECTED] 0818 0870 8888 Brief Organization Profile Nama: MASYARAKAT PEDULI KERETA API SUMATERA BARAT (MPKAS) Tempat/Tanggal Berdiri: Jakarta, 6 September 2006 Visi: Pemanfaatan dan Optimalisasi Kereta Api Sebagai Aset Negara untuk Memajukan Pembangunan Sumatera Barat Ruang Lingkup: 1. Berfungsi sebagai sebuah LSM yang independen untuk membantu mengamankan aset negara dalam konteks perkeretaapian di Sumatera Barat dan Sumatera. 2. Mengajukan hasil-hasil kajian ekonomis untuk peluang-peluang bisnis kereta api untuk jangka pendek dan jangka panjang di Sumatera Barat khususnya dan Sumatera umumnya. 3. Melakukan pendekatan dan mengajukan usulan ke pemerintah pusat untuk membantu pengembangan kereta api di Sumatera Barat untuk mendorong pembangunan dan aktivitas ekonomi Sumatera Barat jangka panjang. 4. Melakukan pendekatan dan mencari peluang-peluang bantuan internasional untuk melestarikan kereta api di Sumatera Barat. 5. Mendorong pengembangan kereta api Sumatera Barat agar masuk dan merupakan bagian jaringan Trans Sumatra Railway Program. 6. Mendorong dan memberikan saran-saran agar kereta api dijadikan sebagai salah satu sarana penting untuk memajukan industri pariwisata Sumatera Barat. 7. Membantu, mendorong dan membuatkan program-program wisata dengan kereta api, termasuk mengunjungi objek-objek bersejarah. 8. Mengajak dan melibatkan para profesional di bidangnya masing-masing, termasuk media massa lokal, nasional maupun internasional. Struktur Organisasi: Badan Penasehat: Saafroedin Bahar, Azwar Anas, Rainal Rais (sedang diusulkan antara lain Bpk Gamawan Fauzi, Ibu Meutia Hatta) Ketua Umum: Chaidir Nien Latief SH. MSi. Dt. Bandaro Wakil Ketua: Alizar Munir Malin Basa Sekretaris Jenderal: Yulnofrins Napilus St. Batuah Wakil Sekjen I & II: ET Hadi Saputra Katik Sati (Jkt), Syafrizaldi (Pdg) Bendahara: Darul Makmur St. Parapatiah Humas I & II: Erwin Zachri Divisi Aset & Inventarisasi Sejarah: Dra. Sri Setyawati MA., Rachmadi, Ir. Amrin Lubis MSc. Divisi Kerjasama Organisasi & Investasi: Chairul Alfie, Lusiana Indomo Divisi Pengembangan Pariwisata: Asfarinal, Johan Backir, Atika, Yoss Fitrayadi Alamat Sekretariat: Jakarta: PT. Menara Kadin Indonesia, Menar Kadin Bldg. 24th fl. Jl. HR. Rasuna Said X-5 Kav 2-3, Jakarta-12920 Fax: 021 7699 139 Padang: Rumah Meranjat Jl. Konservasi Utara No.7A Padang-25171 Telp. 0751 7055465 Mailing list: [EMAIL PROTECTED] Public Info: http://makitam.west- sumatra.com --------------------------------- How low will we go? Check out Yahoo! MessengerÂ’s low PC-to-Phone call rates. -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

