Assalamualaikum ww "Indak ado Sungai GANGGA, Batang Kampar pun jadih, pokoknyo tradisi jahiliyah nenek muyang kito nan Hindu tu kito lestarikan saketek, walau indak ado contoh dari Rasulullah sekedar manyolo abp
"Rasyid, Taufiq (taufiqr)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Sjamsir Sjarif Sent: Monday, September 25, 2006 12:32 PM To: Lapau Subject: [EMAIL PROTECTED] Bakasai di Batang Kampar Apa yang dilakukan oleh masyarakat Kampar menurut Gubri merupakan sebuah kebudayaan bernuansa religius mesti dilestarikan. Apalagi, hal ini sangat sinkron dengan keinginan menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara. Hal senada juga diungkapkan Wakil Bupati Kampar H A Zakir SH MM, dan mengimbau seluruh masyarakat Kampar bersatu padu untuk menatap masa depan Kampar yang lebih baik, dengan menjaga silaturahim antar sesama sehingga tercipta kehidupan yang harmonis di Kabupaten Kampar. ------------------------------------------------------------------------ ------------------------------------------------------------------------ ---------- Soal balimau ko yang dihubungkan jo nuansa religius nan agak maragu dek ambo. Kalau sekadar tradisi buliah sajo bagi yang mau. Nan jaleh kalau kecek Bupatinyo Jeffrie Nur, kurang pas sabab nan bakucatak mandi tu jantan-padusi nan indak muhrimnyo. Bahkan rang Cino dan non-muslim rami pulo. Ternyata selain balimau-kasai ko acara sejenis namonyo : PETANG MEGANG selain di tapi Sungai Siak di Pakanbaru ado juo di Pelalawan dan daerah lain. Semuanya dihadiri para petinggi, Riau yang kaya lagi suka berpesta. Karena APBD nya memang aduhai. Kalau dulu ada program TV : Melayu Berdendang bergantian tiap Kabupaten/Kota mengisinya. Semua petinggi kabupaten mulai dari Muspida - Kepala Dinas beserta perangkat lain tumpah ruah bahondoh -poroh ka Batawi untuk nampang dan berjoget di TV. Yang memprihatinkan, angka kemiskinan masih cukup tinggi disini. Di hulu Kampar Kiri, kalau musim kemarau perahu tidak bisa mudik. Sedang jalan darat untuk kendaraan 4x 4 saja masih sulit. Acok indak ado bareh nan ka ditanak sehingga kelaparan melanda, bahkan dulu banyak nan sambok dek kurang makan. Ini salah satu efek kemarau selain produksi asap yang rutin setiap tahun. Dimusim hujan pula banyak daerah Riau yang kebanjiran karena berkurangnya daerah resapan . Dek karano halaman rumah panggung nan acok becek tu. Ambo acok mangecek ka urang situ :"Disiko sapu lidi indak laku nampak". Karano halaman mereka iyo banyak nan kurang terurus (rumput/semak liarnya) Wass StRA __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

