awak koreksi data awak,...
On 10/16/06, Erwin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Raker Masyarakat Peduli Kereta Api Sumatera Barat > Gedung Komnas HAM Jakarta > 13 Oktober 2006 > > Peserta: > 1.Chaidir N. Latief, 0812-200-4006, [EMAIL PROTECTED] > 2.Yulnofrins Napilus, 0818-0870-8888, [EMAIL PROTECTED] > 3.Atika, 0812-105-1891, [EMAIL PROTECTED] > 4.Mesra Eza, 0812-107-9257, [EMAIL PROTECTED] > 5.Miko, 70784970, [EMAIL PROTECTED] > 6.Poppy, 0812-800-2341, [EMAIL PROTECTED] > *7.Jon Kenedi, 0815-1414-4885, [EMAIL PROTECTED]>koreksi > 8.Erwin Z, 0811-147-639, [EMAIL PROTECTED] > 9.Kurnia Chalik, 0817-193-401, [EMAIL PROTECTED] > 10.Anzori, 0816-857-939, [EMAIL PROTECTED] > 11.Alfred ML, 0856-101-4542, [EMAIL PROTECTED] > 12.Riri Mairizal Chaidir, 0817-095-0075, [EMAIL PROTECTED] > 13.Alizar, 0811-192-027 > 14.Johan Backir, 0815-969-6162, [EMAIL PROTECTED] > 15.Asfarinal, 0815-8792396, [EMAIL PROTECTED] > 16.Zukri Saad, 0811-663-461, [EMAIL PROTECTED] > 17.Indra Catri, 0811-663-950, [EMAIL PROTECTED] > 18.Harry Asmar, 0811-423-885 > 19.Chairul Alfi, 0816-924-577, [EMAIL PROTECTED] > 20.ET Hadi Saputra, 0818-687-001, [EMAIL PROTECTED] > > Notulen: Erwin > > > Summary Hasil Raker > > Focus pembahasan raker dibagi atas dua bagian, yaitu program umum dan > program > seminar, mengingat begitu intensnya pembicaraan mengenai seminar. > > A.Program Umum > > 1.Sambutan Ketua dan Sekjen > - Perkembangan MPKAS cukup baik, dukungan cukup banyak, baik melalui milis > maupun secara pribadi. > - Langkah pertama ke Sumbar cukup positif, ada dukungan dari Pemda. > - Anggota milis sudah 44 orang, tidak hanya orang Minang. Keinginan untuk > menikmati pariwisata Minang cukup besar dari peserta di Jawa. > - Jangan sampai timbul kesan MPKAS angat2 tai ayam, harus ada sesuatu yang > dikerjakan, dan kita mengupayakan ada sesuatu yang bergulir terus. > - Pemerintah pusat peduli akan kereta, namun jika pemda tidak care, tidak > akan > ada ceritanya. Sementara di daerah Gubernur sibuk, kita harus mendorong > langkah ini. > - Kita bisa mencontoh daerah lain yang cukup baik, yaitu Aceh. Sekarang > Prancis mulai masuk ke Aceh, meskipun tidak feasible, mereka tetap jalan. > Program kita mengaitkan dengan pariwisata sesuatu yang bagus, dan bukan > merupakan sesuatu yang sulit. Langkah selanjutnya tetap kita pikirkan, > sementara daerah lain juga mereka terus berjuang dengan program kereta api > mereka. > > 2.Sosialisasi > - Perlu program sosialisasi lebih jauh yang mendorong masyarakat mencintai > kereta, misalnya melibatkan anak-anak membersihkan rel kereta di masa > libur, > ataupun menumbuhkan kecintaan kereta melalui cerita-cerita tentang sejarah > kereta kepada mereka. > - Perlu pelibatan orang-orang yang berkecimpung di sektor riil, seperti > orang-orang pariwisata. Di padang sangat baik kolaborasi pelaku > pariwisata, > baik hotel, agen travel, dll. PDB Sumbar sector servis (pariwisatan, > transportasi) menghasilkan 43 persen. > > 3.Renovasi Kereta > - Renovasi kereta bisa mendapatkan sponsor, misalnya dari Bank Nagari, > misalnya sebuah lok dinamakan Bank Nagari, begitu juga sponsor yang lain, > sehingga masing-masing lok ada namanya sendiri. (jangka menengah). > Sponsorship bersifat promosi bagi sponsor. > - Sponsor sudah ada yang berjalan, kerja sama dengan Novotel, tetapi belum > ada > MoU. > > 4.Proposal > - Kita diminta membuat proposal ke pemda Sumbar, pihak pemda juga > mengundang > warga di rantau untuk menyampaikan proposal. > - Perlu studi-studi mendalam untuk pekerjaan kita, tidak loncat-loncat. > - Direncanakan membuat film saat kunjungan pencinta kereta yang akan > mencoba > kereta jalur Padang-Padangpanjang. Film ini sebagai pendukung proposal. > > 5.Kunjungan Pencinta Kereta ke Sumbar > - Direncanakan membuat film saat kunjungan pencinta kereta yang akan > mencoba > kereta jalur Padang-Padangpanjang. Film ini sebagai pendukung proposal. > > 6.Pengecatan Jembatan Lembah Anai > - Sekjen akan meminta data teknis jembatan Lembah Anai ke PT KAI Padang > untuk > perhitungan biaya. Untuk tenaga kerja diperkirakan biaya sekitar Rp 100 > jutaan. > > 7.Menghidupkan Lok Uap Padang-Padang Panjang > - Target utama kita lok uap dapat berjalan antara Padang-Padang Panjang. > Saat > ini yang diujicoba adalah lok diesel. Untuk pariwisata lebih baik > menggunakan > lok uap, treutama yang menggunakan gigi. > > B.Seminar/Loka karya > > 1.Latar Belakang > - Sumbar tidak punya scenario transportasi, misalnya 2025, mestinya sudah > menjadi bagian yang serius ditangani dari sekarang. > - Jalur kereta api menjadi alternatif dari jalan rakyat. Apa yang kita > risaukan loko yang ada sudah pindah ke Enim. Sementara antara Gubernur dan > stakeholder kereta seperti PT Bukit Asam, PT Semen Padang, PT Kereta Api, > tidak tercapai kesamaan visi dalam mempertahankan keberadaan kereta api di > Sumbar. > - Sistem kereta bagi yang memiliki pemahamana adalah yang ideal. Rasanya > tidak > terlalu sulit membangkitkan kereta karena proses penelantaran belum > terlalu > lama. Harus menjadi agenda kita bagaimana mendorong Pemda, PT KAI untuk > membangkitkan lagi kereta, dampak lanjut seperti pariwisata. > - Masalah keberlangsungan kereta api Sumbar sangat bergantung pada > leadership > Gubernur. > > 2.Point-point Seminar/Loka Karya > - Diberi nama : "Proyek Revitalisasi Kereta Api Sumatera". Pemilik proyek > adalah PT KAI, bukan MPKAS. > - Diperlukan studi awal yang bersifat preskriptif, tidak hanya bersifat > deskriptif, sehingga diperlukan para expert. > - Seminar ini ibaratnya tidak hanya membangunkan orang tidur, tapi juga > membangunkan orang mati. Sehingga harus disiapkan leverage agar bangun. > Kalau > hanya sounding, tidak akan bangun, dan kita akan dicemoohkan orang. Paling > tidak ada tenaga ahli, bahwa ini preskriptif, terukur. Karena pada > akhirnya > ini persoalan ekonomis. > - Untuk seminar, perlu orang yang serius dengan orang-orang yang punya > data, > memberikan angka-angka yang benar. Diharapkan dengan itu ada hasil yang > dapat > kita jual. > - Selain seminar setengah atau satu hari, dan lokakarya satu setengah > hari. > Perlu ada skenario yang mendorong/memaksa pemerintah merevitalisasi kereta > api, kemudian ada happening art pengecatan lembah anai, sekalian ada upaya > mempertanyakan kenapa loko itu ada di Enim. Setelah itu 20-30 orang dari > MPKAS mendatangi Menhub dengan membawa hasil seminar. > - Untuk seminar perlu high profile: Gubernur atau Bappeda, Dirut PT KAI, > Unand, MPKAS, ahli transportasi dari Jakarta. > > 3.Persiapan Seminar > - Perlu pembagian tugas antara orang ranah dan rantau. > - Perlu dipersiapkan siapa yang hadir. > - Di rantau ada baiknya menyiapkan paper dari siapa saja. Ada > unprecedented > paper yang dibagikan sebelum seminar. Dari ranah pun demikian kirim ke > kita. > - Bikin roundtable siapa saja dari stakeholder yang punya interest. Dan > juga > dari sisi investor. Sehingga dari dua hari ada hasilnya. Sedapat mungkin > kita > upayakan ada keynote speaker. Kalau perlu diundang investor dari luar > negeri. > - MPKAS akan membuat skenario dari data-data yang dikumpulkan. Pihak Pemda > (Pak Indra) meminta list permasalahan transportasi yang dibutuhkan untuk > bahan data. > > 4.Scheme Waktu > - Rencana diadakan pertengahan Januari 2007. > > > C. TAMBAHAN > > - Raker mulai jam 7 malam setelah acara Babuko, Shalat Magrib dan makan > malam > bersama. > - Peserta sudah ada yang hadir bbrp orang sejak jam 4.15 sore, sesuai > usulan > undangan jam 4 sore...! > - Hadirnya peserta-peserta dari luar kota, dari Bandung, Padang dan > Soroako. > - Pertemuan-pertemuan 'kecil' sudah bisa dilakukan di Sekretariat MPKAS, > di > Menara Kadin. Silahkan kontak sebelumnya sdr Hadi Saputra Katik Sati. > - Rencana PULANG BASAMO MENCOBA NAIK KERETA WISATA, sebaiknya sekalian > bersama > dengan rekan-rekan "Penggila Kereta Api" dari Jawa ini, 1-3 Des. 2006 > (menunggu konfirmasi agenda dari mereka). Supaya kita bisa sekalian > mendapatkan masukkan-masukkan baru berdasarkan pengalaman rekan-rekan kita > tersebut sebelumnya di dunia perkerata apian dan preservasi. > - Untuk acara kunjungan ini, kita akan usahakan 'dukungan' berbagai pihak > agar > bisa menekan biaya akomodasi dan transportasi serendah-rendahnya, agar > semakin banyak rekan-rekan yang bisa ikut rombongan ke Sumbar ini. > > > -------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ========================================================= > * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi > keanggotaan, > silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting > * Posting dan membaca email lewat web di > http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages > dengan tetap harus terdaftar di sini. > -------------------------------------------------------------- > UNTUK DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply > - Besar posting maksimum 100 KB > - Mengirim attachment ditolak oleh sistem > ========================================================= -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

