Tolong dibaca aturan di footer dibawah -------------------------------------- Jakarta, 2 November 2006. Kepada Yth. Saudara Rasyid Taufiq Assalamu’alaikum Wr.Wb. Dengan hormat, ASTARI (Asosiasi Teknologi Adiguna Rusia-Indonesia) membawa teknologi Rusia untuk menangani Lumpur di Sidoarjo, berdasarkan keahlian, teknologi dan pengalaman yang mereka miliki. Mereka menangani pekerjaan ini karena kasihan kepada rakyat yang sebegitu banyak yang menderita dan tidak ada yang bisa mengatasi masalah ini sampai sekarang. Apa tidak kasihan kita sama Saudara-saudara kita di Sidoarjo yang sama-sama sebangsa dan setanah air dengan kita. Saudara bilang bahwa teknologi minyak Rusia berhasil dinegerinya, tapi di Indonesia gagal. Mohon beritahu kepada kami proyek apa dan dimana yang Saudara kerjakan dengan menggunakan teknologi Rusia tersebut, kalau diperlukan kami akan bantu. Pekerjaan apa saja yang dikerjakan harus menggunakan prosedur, persyaratan, planning, engineering, pelaksanaan, kontrol dan lain-lain. Kalau Saudara memenuhi semua hal tersebut di atas, saya yakin tidak mungkin akan gagal. Kalau di Rusia sukses, di Indonesia tidak, sudah pasti ada same thing wrong yang Saudara lakukan. Tolong dipikir/cek ulang, kesalahan apa yang sudah Saudara lakukan. Sekian dan terima kasih. Wasslamu’alaikum Wr. Wb. R a z a l i N a z i r Vice President Business Development ASTARI "Rasyid, Taufiq (taufiqr)" <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
-----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of razali nazir Sent: Saturday, October 28, 2006 2:50 PM To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED] Cc: [EMAIL PROTECTED] Subject: [EMAIL PROTECTED] ASTARI mengatasi lumpur Sidoarjo dengan technology Rusia Ir Razali Nazir MSc sebagai Vice President Business Development ASTARI (Asosiasi Teknologi Adiguna Rusia- Indonesia)dan juga sebagai Wakil Ketua Umum Alumni Rusia Insan Nauka (Anggota FOKAL) menyampaikan informasi usulan penanganan masalah lumpur Sidoarjo. Berikut berita dari KOMPAS: ILMUWAN RUSIA TAWARKAN SOLUSI HENTIKAN LUMPUR. ======================================================================== ======================================================================== ======= Soal teknologi Rusia ko secaro teori bisa sajo, tapi implementasi dilapangan antah iyo antah indak. Ado pengalaman Rusia ko nan dicubo diimplementasi di tampek awak tapi gagal. Dikampuangnyo Sumur minyak nan talatak ditapi rel kureta api Trans Siberia, produksi lebih baik dari yang jauh dari rel. Keceknyo akibat di kucak-kucak dek kereta yang lewat. Minyak menjadi terkumpul disekitar sumur dan mudah disedot. Tapi dicubo dinagari kito, nyo buek pulo gampo-gampo ketek/ simulasi getaran. Akibatnyo bukannyo Produksi menjadi naik tapi menjadi turun. Mungkin minyak nan lah takumpua bukannyo batambah jumlahnyo jo nan lain nan baru datang sasudah digucak gampo. Tapi jadi ba kecai-kecai dan taserak katampek lain, dek karano gampo itu sahinggo nan bisa disedot manjadi bakurang. Dek karano iko lai ado garansinyo bisa juo dicubo, tapi bara biaya sabananyo. Maa nan gadang jo harago tanah nanlah tarandam kok dibali kasadonyo dek Lapindo ??? -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >100KB. 2. Email dengan attachment. 3. Email dikirim untuk banyak penerima. ================================================ --------------------------------- Apakah Anda Yahoo!? Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK SELALU DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika: 1. Email ukuran besar dari >100KB. 2. Email dengan attachment. 3. Email dikirim untuk banyak penerima. ================================================

