Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

Ini fakta yang dialami oleh keluarga saya sendiri.

Yang namnya pengusaha kecil tanpa ada 7 penyakit
tersebut tentu ingin menjadikan usaha itu semakin
besar dan maju. Nah, disini masalahnya. Untuk
mengembangkan kan diperlukan modal salah satunya
kredit dari dinas terkait. Walaupun semua persyaratan
dipenuhi dalam arti kata pengusaha kecil itu layak
untuk menerima kredit "TAPI KATA YANG BERWENANG DALAM
DINAS TERSEBUT KREDIT HANYA AKAN DISERAHKAN ATAS
PERSETUJUAN WALIKOTA".. 

--- "M. Syahreza" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Tolong dibaca aturan di footer dibawah
> --------------------------------------
> 
> 7 HAMBATAN PENGUSAHA KECIL 
> Yanto Sidik Pratiknyo 
> 
> Pengusaha kecil dalam menjalankan operasinya banyak
> menghadapi 
> permasalahan berupa penyakit yang menyerang
> usahanya. Penyakit ini 
> terkadang dianggap sepele, tetapi banyak yang
> menyebabkan matinya 
> usaha. Meskipun ada pengusaha kecil yang menderita
> penyakit ini 
> tetapi dapat besar dan sukses, namun umumnya
> mangalami banyak 
> permasalahan. Ada tujuh penyakit yang banyak
> diderita oleh pengusaha 
> kecil : 
> 
> 1. Tuli, kurang dapat menerima informasi. Bila sudah
> mendengar satu 
> informasi ia tidak dapat mendengar / tidak mau
> mendengar informasi 
> baru. Penyakit ini dapat mematikan usaha. 
> 
> 2. Muntah, mengeluarkan sesuatu dari mulut yang
> seharusnya 
> diprosesdalam perut. Meskipun penyakit ini sederhana
> tetapi membuat 
> hidup pengusaha kecil semakin susah saja. 
> 
> 3. Mencret, penyakit yang diakibatkan kecerobohan
> dan kurang hati-
> hati. Penyakit yang sederhana ini juga dapat
> mematikan. 
> 
> 4. Kurap, penyakit sederhana yang sering diabaikan
> tetapi lama 
> kelamaan dapat mematikan. 
> 
> 5. Batuk, juga banyak penyakit yang banyak diderita
> pengusaha kecil 
> dan penyakit batuk menahun sangat berbahaya. 
> 
> 6. Kutil, penyakit lain yang lama kelamaan juga
> membahayakan 
> pengusaha karena biasanya akan mengecewakan orang
> lain. 
> 
> 7. Campak, penyakit terakhir yang paling berbahaya
> dan kebanyakan 
> tidak dapat diobati. Hanya dengan kesadaran yang
> kuat penyakit ini 
> dapat disembuhkan. 
> 
> Kebanyakan pengusaha yang menderita penyakit dapat
> mengalami kematian 
> usaha. 
> 
> 7 HAMBATAN 
> Tujuh penyakit di atas sebetulnya berkaitan dengan
> masalah yang 
> dijumpai dan dihadapi oleh pengusaha kecil yaitu
> dapat digolongkan 
> berdasarkan fungsi-fungsi manajemen dikatagorikan
> sebagai berikut : 
> 
> Ø Masalah Pemasaran (Tuli, mencret, muntah) 
> 
> Ø Masalah Produksi ( Kurap dan batuk) 
> 
> Ø Masalah organisasi ( Kutil) 
> 
> Ø Masalah keuangan ( Campak) 
> 
> Penjelasan berbagai masalah ini adalah sebagai
> berikut : 
> 
> TULI, yang dimaksud tuli adalah "Satu Pembeli".
> Mungkin hal ini 
> sangat janggal, mengapa ada pengusaha yang hanya
> memiliki satu atau 
> dua pembeli saja. Untuk lebih jelasnya diberikan
> contoh-contoh di 
> bawah : 
> 
> Ø Pada kontraktor, perusahaan kecil biasanya hanya
> mampu mengerjakan 
> proyek kecil saja. Setelah mengerjakan proyek
> tersebut, seluruh 
> kapasitasnya habis terkuras. Proyek lain tidak ada
> lagi, sehingga 
> pembelinya hanya satu, itupun untuk dapat satu
> proyek harus berusaha 
> dan bekerja dengan susah payah. 
> 
> Ø Catering juga mengalami hal yang sama, setelah
> menerima order, 
> misalnya selama tiga bulan, suatu kantor atau
> pabrik, sudah sukar 
> untuk jualan lagi di akntor lain karena kapasitasnya
> sudah habis. 
> 
> Ø Kadang kala dalam kasus subcontractor, produsen
> hanya satu 
> perusahaan besar lain, dan sudah habis tenaganya. 
> 
> Dan masih banyak lagi contoh lain, kelemahan utama
> dari penyakit ini 
> adalah : 
> 
> Ø Harga jual dikuasai oleh pembeli, pengusaha kecil
> tidak berani 
> menawar, takut kalau batal ordernya, yang berarti
> perusahaan tidak 
> dapat penghasilan karena tidak memiliki pembeli
> lain. 
> 
> Ø Sering order yang diperoleh tidak kontinyu, karena
> pengusaha jenis 
> ini banyak yang mengantri pekerjaan, sehingga
> diterapkan asas giliran 
> atau arisan pekerjaan. 
> 
> Ø Bila satu-satunya pembeli tidak membeli perusahaan
> akan bangkrut. 
> 
> Kadang kala ada perusahaan yang menderita penyakit
> ini tapi tetap 
> sukses, tetapi tidak banyak, dan biasanya mereka
> memiliki suatu 
> hubungan yang khusus dengan pembeli, tetapi hubungan
> ini putus 
> setelah perusahaan menderita/ mengalami masalah. 
> 
> MENCRET , yang dimaksud mencret adalah " Menjual
> ceroboh dan 
> Teledor". Pengusaha sering kurang perhatian terhadap
> pembelinya, 
> pelayanan yang tidak baik, sering "Mengecewakan
> Pembeli" dapat 
> menyebabkan pembeli lari ke tempat lain . Diberikan
> beberapa contoh 
> di bawah ini : 
> 
> Ø Seorang calon pembeli menanyakan harga produk yang
> ditawarkan, 
> tetapi salesman tidak dapat menjawab dan
> mempersilahkan pembelinya 
> langsung telepon ke pemilik perusahaan karena
> masalah harga menjadi 
> wewenang pemilik. Calon pembeli marah dan berkata,
> kalau jualan tidak 
> tahu harga produkmaka jangan jualan, pemiliknya saja
> yang disuruh 
> menjadi salesman. Kamu duduk-duduk dikantor saja,
> ini pemilik tidak 
> mau sampai anak buahnya berhasil menjual, karena
> dapat merongrong 
> kewibawaan, meskipun karyawan ikut memajukan
> perusahaan. 
> 
> Ø Seseorang menjahitkan setelan jas untuk resepsi,
> setelah disepakati 
> tentang lama pemesanan (order), pemesan datang lagi
> pada hari yang 
> ditentukan. Ternyata jasnya belum selesai, sedangkan
> jas tersebut 
> harus segera dipakai untuk pertunangan,tentu hal ini
> akan membuat 
> keributan. 
> 
> Ø Penjual selalu memberikan kembali dengan permen.
> Oleh seorang 
> pembeli permen tersebut dikumpulkan lalu dipakai
> untuk membeli 
> ditempat penjual tersebut. Penjual marah : yang
> benar saja beli pakai 
> permen, memang toko bapakmu. 
> 
> Ø Ukuran kaki ibu terlalu besar, silahkan saja pergi
> ke rak sepatu 
> basket pria, disana banyak yang cocok. 
> 
> Masalah yang dapat timbul adalah : 
> 
> Ø Penjual sering menyinggung perasaan pembeli. 
> 
> Ø Penjual tidak memahami kebutuhan dari pembeli. 
> 
> Ø Pembeli tidak datang lagi karena kecewa, sehingga
> lama kelamaan 
> pembeli habis tidak ada yang berkunjung. 
> 
> MUNTAH, Yang dimaksud dengan muntah adalah " Menjual
> Mentah". 
> Pengusaha sebagai penjual tidak melakukan nilai
> tambah apa-apa, 
> barang yang dijual persis seperti yang dibeli. Untuk
> jelasnya 
> 
=== message truncated ===


________________
Dr. Yosza Dasril
Dept. of Science and Mathematics,
Centre for Academic Services (CAS),
Kolej Universiti Teknikal Kebangsaan Malaysia (KUTKM), 
Locked Bag 1200, Ayer Keroh,
75450 Melaka.
Mobile: +6012 9499518.
http://www.geocities.com/yosza


 
____________________________________________________________________________________
Need a quick answer? Get one in minutes from people who know.
Ask your question on www.Answers.yahoo.com

--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke