Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

Waalaikumsalam w.w. Ananda Hanifah,

Dahulu orang Cina Singapura juga semborono dan tidak berdisiplin seperti orang 
kita. Misalnya mereka meludah dan buang sampah di mana-mana.  Namun dengan 
penegakan hukum yang tegas dan konsisten, mereka jadi berdisiplin seperti 
sekarang. Orang kita yang tidak berdisiplin, kalau ke Singapura langsung jadi 
berdisiplin, karena kalau tidak, misalnya buang sampah sembarangan, didenda 
S$500,- atau sama dengan Rp. 3.000.000,-  Bagaimana kalau tidak mampu bayar? Ya 
dipenjara.

Jadi soalnya bukanlah budaya, tetapi soal penegakan hukum secara tegas dan 
tidak pandang bulu. Kita mestinya juga bisa demikian, kan ?

Soal TKW bunuh diri, selain memang karena tidak tahan kekerasan, ada juga 
karena suaminya di kampung kawin lagi dengan uang kiriman si TKW itu. Sialan 
betul itu si suami.

Wewenang penanganan kasus pelanggaran HAM oleh Komnas HAM terbatas di dalam 
negeri saja. Untuk di luar negeri ditangani Departemen Luar Negerid dan 
Departemen Tenaga  Kerja. Suatu pelanggaran HAM terjadi kalau hak yang 
dilanggar itu tidak ditangani oleh instansi yang berwenang menanganinya. Jadi 
pertama-tama perlu ditangani dulu secara biasa oleh instansi yang bersangkutan. 
Bila tidak bisa lagi, ia akan jadi kasus pelanggaran yang ditangani Komnas HAM. 

Sekian dahulu Ananda.

Wassalam,
Saafroedin Bahar.


----- Original Message ----
From: hanifah daman <[EMAIL PROTECTED]>
To: Membangun Minangkabau yang Bergengsi <[email protected]>
Sent: Tuesday, December 19, 2006 8:13:38 AM
Subject: [EMAIL PROTECTED] Beda Budaya?


Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

Ass Wr Wb bapak Saafroedin Bahar yth
   
  Kata bapak, beda negara kita dengan Singapore di keteraturan / kedisiplinan 
dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
   
  Menurut hanifah tentu budaya begitu sangat asing oleh warga Indonesia 
terutama TKWnya yang belum tentu pula cerdas, sehingga kesulitan menyesuaikan 
diri. Apalagi sang majikan hidupnya sudah terprogram dan menginginkan orang 
lain juga mengerti dengan programnya. Lalu terjadilah kekerasan terhadap TKW 
atau karena tidak tahan lalu sang TKW memilih bunuh diri, pulang kampung kali 
tidak di kasih atau malu dll.
   
  Tapi yang sebenarnya bagaimana pak? Bagaimana cara Komnas HAM memandang kasus 
seperti ini? Kapan suatu pelanggaran termasuk pelanggaran HAM?
   
  Itu sen dulu tanyo hanifah yo pak, mudah2an bapak indak keberatan manjawekno. 
Mokasi banyak atas perhatian bapak
   
  Wass
   
  Hanifah Damanhuri (induak-induak)
   
  

Saafroedin BAHAR <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Tolong dibaca aturan di footer dibawah
--------------------------------------

Assalamualaikum w.w. Dunsanak Junaidi,
Yo indak baa doh Dunsanak. Bak kato dunsanak juo, kok umua lai panjang 
bilo-bilo kito basuo. Ambo sempat batuka pikiran jo pak Dubes Wardana tantang 
pelayanan dan perlindungan taradok warga negara RI di Singapura. Rasonyo kito 
bisa basuo di KBRI di lain kasampatan.

Wassalam,
Saafroedin Bahar.


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
* Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi 
keanggotaan,
silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting
* Posting dan membaca email lewat web di
http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages
dengan tetap harus terdaftar di sini.
--------------------------------------------------------------
UNTUK SELALU DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply.
- Posting email, DITOLAK atau DIMODERASI oleh system, jika:
1. Email ukuran besar dari >100KB.
2. Email dengan attachment.
3. Email dikirim untuk banyak penerima.
================================================

Kirim email ke